Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Featured Juara Medali Emas Mobil Listrik Nurisa Dian Ashrifah Panahan Spesial

    Raih Emas Bersejarah di Asian Games 2026, Nurisa Dian Ashrifah Dapat Bonus Uang dan Mobil Listrik - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read


    BOLASPORT.COM - Nurisa Dian Ashrifah mendapat guyuran bonus uang dan mobil listrik setelah mendapatkan medali emas yang bersejarah di Asian Games 2026.

    Atlet panahan Indonesia, Nurisa Dian Ashrifah, meraih prestasi gemilang di Asian Games 2026 Jepang.

    Keberhasilannya meraih medali emas nomor Women's Individual tidak hanya mengukir sejarah bagi Indonesia, tetapi juga mendatangkan apresiasi berupa bonus uang tunai senilai satu miliar dan sebuah mobil listrik.

    Bonus uang tunai diberikan langsung oleh Ketua Umum Persatuan Panahan Indonesia (Perpani), Arsjad Rasjid.

    Baca Juga: Denmark Open 2026 - Pelajaran yang Didapat Alwi Farhan usai Dijegal Antonsen

    Sementara itu, mobil listrik diserahkan oleh Azis Armand selaku manajer tim panahan Indonesia.

    Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian luar biasa atlet berusia 20 tahun tersebut.

    Penyerahan apresiasi itu berlangsung dalam acara bertajuk "Syukuran Medali Emas Panahan Indonesia" di Beranda Kitchen, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026) malam WIB.

    Sejumlah tokoh olahraga nasional turut menghadiri acara tersebut.

    Di antaranya Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, serta Ketua Akuatik Indonesia, Anindya Bakrie.

    Keberhasilan Nurisa menjadi sorotan karena medali emas tersebut merupakan pencapaian bersejarah bagi tim panahan Indonesia di Asian Games.

    Untuk pertama kalinya, Merah Putih berhasil menempati podium tertinggi dalam cabang olahraga panahan pada ajang multicabang terbesar di Asia itu.

    Arsjad Rasjid menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan yang diraih Nurisa bersama tim panahan Indonesia.

    Baca Juga: Jadwal Final Kejuaraan Dunia Junior 2026 - 1 Emas Sudah di Tangan Lewat Derbi Junior Alwi Farhan, Wakil Malaysia Kejar Gelar pada Penampilan Ke-3

    Figur berusia 56 tahun tersebut menilai prestasi yang diraih itu merupakan buah dari kerja keras atlet, dukungan berbagai pihak, serta doa yang menyertai perjuangan mereka.

    "Hari ini adalah hari yang kita syukuri. Kita bersyukur karena tadi, alhamdulillah, Indonesia itu tidak pernah memenangi emas di Asian Games. Dan ini adalah pertama kalinya untuk panahan Indonesia," kata Arsjad Rasjid kepada awak media termasuk BolaSport.com, 16 Oktober 2026.

    Arsjad Rasjid menilai pencapaian tersebut menjadi tonggak penting bagi perkembangan panahan nasional.

    Arsjad juga mengingatkan bahwa keberhasilan atlet tidak terlepas dari kontribusi pelatih, dukungan suporter, dan pihak-pihak yang terus memberikan kepercayaan kepada tim.

    "Ini adalah mengukir sejarah, dan di sinilah kita ingin bersyukur. Selain kerja keras daripada atlet, daripada Hani contohnya, dan semuanya, tetapi juga perlu dukungan dan doa, serta diterima oleh Allah SWT., Tuhan Yang Maha Kuasa," sambung Arsjad Rasjid.

    Arsjad Rasjid turut menyoroti keberhasilan Indonesia melewati dominasi Korea Selatan yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama dunia dalam olahraga panahan.

    Sehingga, Arsjad Rasjid turut berbangga dan mengucap rasa syukur atas upaya gemilang Indonesia.

    "Jadi, untuk itu, kami juga bersyukur bersama-sama karena tadi sudah dapat meraih emas. Dan yang luar biasanya, kita melewati Korea pada waktu itu," tutur Arsjad Rasjid.

    Baca Juga: Hasil Copas Das Nacoes de Futsal 2026 - Timnas Futsal Indonesia Dibekuk Tanjung Verde, Kekalahan Kedua Pasukan Hector Souto

    Bagi Perpani, pencapaian ini diharapkan menjadi modal berharga untuk meningkatkan prestasi atlet Indonesia pada kompetisi internasional berikutnya.

    Target yang lebih besar pun mulai diarahkan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

    "Jadi, ini adalah satu kunci keberhasilan yang harus dibanggakan. Dan di sinilah harapan bahwa insyaallah, insyaallah kita bisa dapat medali yang lebih baik lagi nanti di Olimpiade 2028," ucap Arsjad Rasjid.

    Arsjad menegaskan bahwa apresiasi yang diberikan bukan semata-mata ditujukan kepada peraih medali emas.

    Atlet lain, pelatih, dan suporter yang ikut mendukung perjalanan tim juga menjadi bagian penting dari keberhasilan tersebut.

    "Jadi, itulah pada hari ini. Dan kembali lagi, prestasi yang ada, kami juga memberikan apresiasi kepada yang telah meraih, Hani dan juga teman-teman semuanya, mulai dari atlet dan juga pelatih yang hadir, serta suporter yang ada," ujar Arsjad Rasjid.

    Bagi Nurisa Dian Ashrifah, penghargaan yang diterimanya menjadi bentuk apresiasi yang berkesan setelah menjalani debut di Asian Games.

    Baca Juga: Nasib Apes Pablo Andrade Usai Dilepas Persija Jakarta, Bergabung Klub Bermasalah Indonesia dan Filipina

    Hani, sapaan Nurisa Dian Ashrifah, mengaku bersyukur bisa langsung mempersembahkan medali emas bagi Indonesia pada penampilan perdananya di ajang tersebut.

    Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan penghargaan atas pencapaiannya, termasuk Arsjad Rasjid, Azis Armand, dan Iman.

    "Pertama, terima kasih banyak untuk Pak Arsjad Rasjid, Pak Azis, dan Pak Iman yang telah memberikan apresiasi yang sangat mengesankan bagi saya," kata Hani.

    "Karena pertama kali ini saya ikut di Asian Games dan alhamdulillah langsung meraih emas untuk cabang olahraga panahan."

    Kesuksesan di Asian Games 2026 kini menjadi motivasi tambahan bagi Hani untuk mengejar target yang lebih tinggi.

    Ia mengungkapkan keinginannya untuk tampil di Olimpiade, kompetisi olahraga tertinggi yang telah lama menjadi impiannya.

    "Iya, ingin sekali. Karena memang dari dulu saya ingin, semoga bisa mengikuti Olimpiade," ucap Hani.

    Baca Juga: Denmark Open 2026 - Akhiri Penantian 18 Tahun tapi Ganda Putri No.1 Malaysia Punya Tekad Lain

    Hani juga berharap suatu hari nanti dapat membawa pulang medali dari Olimpiade Los Angeles 2028.

    Baginya, pencapaian tersebut akan menjadi hadiah istimewa setelah perjalanan panjang sebagai atlet panahan.

    "Dan jika saya bisa berkesempatan untuk memenangkan medali Olimpiade, itu suatu hadiah yang spesial buat saya," pungkasnya.

    Keberhasilan Hani di Asian Games 2026 menjadi sinyal positif bagi masa depan panahan Indonesia.

    Dengan dukungan pembinaan, apresiasi terhadap atlet, dan persiapan yang berkelanjutan, prestasi bersejarah tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan untuk bersaing di panggung Olimpiade.

    Komentar
    Additional JS