Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Borneo FC Featured Liga Indonesia PSIM Yogyakarta PSS Sleman Risto Vidakovic Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Super League

    Pernah Tangani PSS dan Borneo FC, Risto Vidakovic Resmi Ditunjuk Jadi Pelatih Baru PSIM - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    .com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • SUPER LEAGUE
  • Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:18 WIB

    Risto Vidakovic resmi ditunjuk sebagai pelatih PSIM Yogyakarta menggantikan posisi Jean-Paul Van Gastel untuk mengarungi sisa Super League 2026/2027.Risto Vidakovic resmi ditunjuk sebagai pelatih PSIM Yogyakarta menggantikan posisi Jean-Paul Van Gastel untuk mengarungi sisa Super League 2026/2027. (PSIM)

    BOLASPORT.COM - PSIM Yogyakarta resmi menunjuk pelatih berpengalaman yang pernah menukangi PSS Sleman dan Borneo FC yakni Risto Vidakovic untuk menggantikan posisi Jean-Paul Van Gastel.

    PSIM Yogyakarta bergerak cepat melakukan perombakan di kursi kepelatihan demi mendongkrak performa tim mengarungi ketatnya persaingan Super League 2026/2027.

    Klub berjulukan Laskar Mataram tersebut resmi menunjuk juru taktik berpengalaman asal Serbia, Risto Vidakovic, sebagai pelatih anyar.

    Seperti diketahui, Jean-Paul Van Gastel resmi dipecat PSIM pada 17 Oktober lalu buntut hasil negatif tim.

    PSIM dalam lima laga beruntun haru hanya sekali meraih hasil imbang dan empat kali menelan kekalahan.

    Oleh karena itu, manajemen memutuskan resmi memcat sang pelatih dan akhirnya mantan pelatih Kuala Lumpur City ditunjuk menjadi juru taktik PSIM.

    Baca Juga: Arema FC dan PSIM Pecat Pelatih Karena Kalah dari Persija, Shin Tae-yong Sedih dan Prihatin

    Dalam mengemban tugas berat ini, arsitek berusia 57 tahun tersebut tidak akan bekerja sendirian karena bakal didampingi oleh Edin Prljaca sebagai asisten pelatih.

    "Manajemen PSIM secara resmi memercayakan kursi pelatih kepala baru kepada Risto Vidakovic," ujar manajer Iksan Mahar dalam keterangannya, Sabtu (31/10/2026).

    "Ia akan dibantu oleh asisten pelatih Edin Prljaca,” ucapnya.

    Sosok Risto Vidakovic sejatinya sudah tidak asing lagi dengan atmosfer sepak bola Tanah Air.

    Pelatih kelahiran Sekovici, Bosnia Herzegovina 5 Januari 1969 tersebut sebelumnya sempat mencicipi panasnya tensi kasta teratas Liga Indonesia saat menukangi Borneo FC hingga tim tetangga, PSS Sleman.

    Risto Vidakovic diketahui menukangi Borneo FC pada 2021/2022, setelah itu ia sempat menukangi klub Malaysia, Singapura, hingga akhirnya PSS Sleman musim 2023/2024.

    Rekam jejak positif dan pengalamannya menakhodai klub-klub lokal itulah yang menjadi pertimbangan matang manajemen PSIM untuk memboyongnya ke Kota Pelajar.

    "Keputusan ini diambil berdasarkan analisis taktis objektif sekaligus rekam jejaknya sudah teruji di iklim sepak bola Indonesia," kata Iksan.

    "Ia memahami bagaimana kultur, tekanan, dan gaya kompetisi di sepak bola nasional,” jelasnya.

    Menariknya, kehadiran Risto kian lengkap dengan merapatnya Edin Prljaca.

    Keduanya diketahui memiliki ikatan kerja sama yang cukup kuat lantaran pernah berduet di kompetisi Indonesia, ditambah modal mentereng lisensi UEFA Pro yang sama-sama mereka kantongi.

    Kekompakan duet asal Balkan ini diharapkan bisa langsung tancap gas tanpa terkendala proses adaptasi yang berlarut-larut.

    Baca Juga: Klasemen Super League 2026/2027 - Persijap Pecah Telur, Isenmulang Kalteng FC dan PSIM Betah di Zona Degradasi

    "Chemistry dan pemahaman sistem kerja sudah terbangun di antara keduanya diharapkan mampu memangkas waktu adaptasi, sehingga filosofi permainan tim bisa langsung diimplementasikan saat pertandingan,” ungkap Iksan.

    Langkah berani merombak staf pelatih ini menjadi bukti nyata keseriusan manajemen Laskar Mataram menyikapi grafik performa tim yang belum memuaskan di awal musim.

    Seluruh pemain kini dituntut untuk segera menyatukan tekad demi mengembalikan PSIM ke jalur kemenangan dan konsisten mendulang poin penuh di setiap laga.

    "Ekspektasi manajemen sangat jelas. Kami menuntut jajaran pelatih baru untuk segera bekerja keras, menyatukan visi dengan seluruh pemain, dan mengembalikan konsistensi kemenangan PSIM demi mencapai target yang telah disepakati," kata Iksan.

    Di sisi lain, manajemen pun menyadari bahwa perjuangan tim di atas lapangan tidak akan lengkap tanpa adanya suntikan moral dari tribun penonton.

    Untuk itu, manajemen berharap atmosfer positif terus mengalir dari para suporter setia demi mengawal target kebangkitan tim kebanggaan warga Yogyakarta ini.

    "Kami juga meminta sinergi dan dukungan tanpa henti dari Brajamusti, The Maident, serta seluruh pendukung PSIM di manapun berada hingga akhir," tuturnya.

    Komentar
    Additional JS