Pernah Jadi Sorotan saat Piala Dunia U-17 2023, Atap JIS Ditutup Rapat di Laga Persija Vs Persik - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 26 Oktober 2026 | 20:09 WIB
Atap Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara akhirnya terlihat ditutup rapat saat laga Persija Jakarta menjamu Persik Kediri dalam laga pekan ke-7 Super League 2026/2027, Senin (26/10/2026). (WILA WILDAYANTI/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Pemandangan berbeda tersaji di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara karena atap stadion berkapasitas 82 ribu penonton tersebut akhirnya ditutup rapat.
Pemandangan ini tersaji saat Persija Jakarta menjamu Persik Kediri dalam laga pekan ketujuh Super League 2026/2027, pada Senin (26/10/2026).
Duell pekan ketujuh Super League 2026/2027 ini menjadi momen kembalinya skuad Macan Kemayoran merumput di stadion kebanggaan warga Ibu Kota.
Persija sejatinya bukan kali pertama bermarkas di JIS.
Catatan sejarah mencatat, tim kebanggaan The Jakmania itu pertama kali mencicipi rumput JIS pada laga grand launching tahun 2022 silam.
Kala itu, Persija menyuguhkan duel sengit melawan klub asal Thailand, Chonburi FC, pada 24 Juli 2022, yang mana laga berakhir dengan skor sama kuat 3-3.
Setelah momen tersebut, JIS berulang kali menjadi saksi perjuangan Persija mengarungi kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air.
Sebelum duel kontra Macan Putih hari ini, laga terakhir yang dilakoni Persija di stadion megah ini adalah saat menghadapi Semen Padang pada 23 Mei 2026 lalu.
Namun, laga kontra Persik Kediri kali ini menyedot atensi lebih dari sekadar duel perebutan tiga poin.
Pasalnya, sorotan langsung tertuju pada fasilitas retractable roof alias atap buka-tutup JIS yang akhirnya dioperasikan secara penuh dan ditutup rapat bahkan sebelum pertandingan dimulai.
Langkah menutup atap JIS tentu bukan tanpa alasan.
Akhir-akhir ini, di beberapa kawasan Jakarta memang tengah diguyur hujan.
Bahkan hari ini, Senin (26/10/2026) malam WIB kawasan Jakarta Utara diperkirakan hujan, sehingga ini jadi pemandangan yang menarik.
Pengoperasian atap stadion ini seolah menjadi jawaban atas evaluasi dan sorotan tajam yang pernah terjadi beberapa tahun silam.
Publik tentu belum lupa momen gelaran Piala Dunia U-17 pada 24 November 2023 lalu.
Kala itu, duel bergengsi babak perempat final antara Timnas U-17 Brasil kontra Timnas U-17 Argentina sempat terganggu akibat cuaca buruk.
Hujan deras yang mengguyur Jakarta membuat permukaan lapangan JIS tergenang air, hingga laga terpaksa ditunda selama 30 menit.
Kritik mengalir deras lantaran atap stadion megah tersebut justru dibiarkan terbuka di tengah intensitas hujan yang sangat tinggi.
Kini, pengelola JIS dan panitia pelaksana tampak tak ingin mengulang catatan serupa.
Baca Juga: Komentar Shin Tae-yong soal Dua Pelatih Dipecat setelah Kalah dari Persija
Dengan potensi cuaca yang tak menentu di Ibu Kota, keputusan menutup atap menjadi opsi paling tepat demi menjamin kelancaran pertandingan dan kualitas aliran bola di atas lapangan.
Bermain di bawah atap tertutup tentu memberikan pengalaman baru sekaligus kenyamanan, baik bagi para pemain yang bertanding maupun puluhan ribu The Jakmania yang memadati tribune JIS.
Sekedar informasi, hingga berita ini diturunkan, Persija tertinggal lebih dulu dari Persik.
Persik memimpin lebih dulu lewat gol yang dicetak Imanol Garcia pada menit ke-10, tetapi apapun masih bisa terjadi dalam laga ini.
Pasalnya, laga masih berlangsung, sehingga perubahan skor pun bisa terjadi di akhir laga nantinya.
Saat ini, tim asuhan Shin Tae-yong itu diketahui masih memimpin puncak klasemen dengan mengemas 15 poin dari enam laga yang dilakoninya.