Perjuangan Suporter Dukung Timnas Indonesia di GBK: Naik Motor 12 Jam Hingga Rela Tubuh Dicat - Tribunnews
TRIBUNJAKARTA.COM - Perjuangan suporter Timnas Indonesia demi mendukung langsung skuad Garuda terlihat di kawasan Gelora Bung Karno pada Senin (5/10/2026).
Laga Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Timnas Indonesia Vs Thailand digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) kick off pukul 20.00 WIB.
Para suporter ada yang rela naik sepeda motor selama 12 jam hingga tubuhnya dicat merah putih. Namun, para suporter ada yang berakhir dengan kekecewaan karena tidak mendapat tiket laga Timnas Indonesia Vs Thailand.
Diketahui, 67 ribu tiket Timnas Indonesia Vs Thailand ludes terjual.
Motoran 12 Jam
Nasirun (35), warga Bandar Lampung rela menempuh perjalanan sekitar 12 jam dari Lampung menuju Jakarta dengan sepeda motor bersama adiknya demi melihat Timnas Indonesia.
Namun, setibanya di kawasan GBK, harapan Nasirun untuk masuk ke stadion pupus.
Ia mengaku tiket yang ditawarkan kepadanya di sekitar GBK mencapai Rp1,5 juta, atau sekitar lima kali lipat dari harga tiket termurah resmi.
"Saya dari Lampung, datang memang khusus buat nonton ini (Timnas), naik motor berdua sama adik saya boncengan, nyeberang naik kapal," ucap Nasirun saat ditemui di kawasan GBK, Senin malam.
Nasirun sebelumnya telah berupaya mendapatkan tiket melalui kanal resmi Kita Garuda.
Namun, ia mengaku tidak kebagian karena tiket yang tersedia telah habis.
Meski begitu, ia tetap nekat berangkat ke Jakarta dengan harapan masih dapat membeli tiket secara langsung di sekitar stadion.
"Sebenernya nekat dan mikir aja masih dapat kali tiket di sini beli langsung. Ternyata mahal banget, tiket yang paling murah Rp250.000 dijualnya Rp1,5 juta tadi saya ditawarnya," kata Nasirun.
Nasirun berangkat dari rumahnya di Bandar Lampung pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Ia mengendarai sepeda motor bersama adiknya menuju Pelabuhan Bakauheni untuk menyeberang ke Pulau Jawa menggunakan kapal.
Setelah tiba di Pelabuhan Merak, perjalanan kembali dilanjutkan melalui jalur darat menuju Jakarta. Nasirun baru tiba di kawasan GBK sekitar pukul 10.00 WIB, Senin pagi.
Total sekitar 12 jam perjalanan ditempuh Nasirun demi satu harapan, yakni menyaksikan langsung perjuangan Timnas Indonesia sekaligus melihat skuad Garuda mengangkat trofi juara.
Sayangnya, harga tiket yang menurut pengakuannya ditawarkan jauh di atas harga resmi membuat Nasirun mengurungkan niat masuk ke stadion.
"Yasudahlah, enggak jadi saja nonton ke dalam. Paling nunggu saja ada yang bikin nobar di luar," tuturnya.
Meski gagal mendapatkan tiket, Nasirun tidak langsung meninggalkan kawasan GBK. Ia memilih bertahan bersama suporter lainnya dan berharap dapat menyaksikan pertandingan melalui acara nonton bareng (nobar) di luar stadion.
Baginya, datang langsung ke GBK tetap menjadi pengalaman tersendiri meski tidak dapat menyaksikan pertandingan dari dalam stadion.
Nasirun pun tetap optimistis Timnas Indonesia mampu mengalahkan Thailand dan meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
"Enggak apa-apa mau gimana lagi, banyak teman di sini yang enggak bisa masuk juga. Insyaallah skor 2-1 bisa juara kita Indonesia, tetap senang bisa ke GBK," katanya.
Tubuh Rela Dicat
Di sisi lain, seorang suporter paruh baya mencuri perhatian karena tampil tanpa mengenakan baju.
Tubuhnya dipenuhi lukisan dengan tulisan dukungan untuk Timnas Indonesia.
Pria tersebut berjalan menuju pintu masuk SUGBK dari arah Jalan Plaza Tenggara sambil membawa patung Garuda.
Saat ditemui, pria itu mengaku bernama Agus dan berasal dari Cipinang, Jakarta Timur.
Ia mengatakan sengaja menggambar tubuhnya sebagai bentuk dukungan kepada Timnas Indonesia yang tampil di partai puncak.
"Tulisannya 1 hati, 1 jiwa dan 1 tujuan buat membangkitkan motivasi pemain," kata Agus dikutip dari Warta Kota.
Menurut Agus, para pemain Timnas Indonesia membutuhkan dukungan penuh dari suporter agar semakin percaya diri menghadapi pertandingan final.
Ia pun menyinggung kemenangan besar Indonesia atas Bangladesh dengan skor 9-2 pada fase grup FIFA ASEAN Cup 2026.
"Kasih motivasi aja. Pemain semua baik, punya semangat tinggi. Akhirnya kemarin ada banyak gol lawan Bangladesh," ujarnya.
Agus mengaku membutuhkan waktu cukup lama untuk mempersiapkan aksi tersebut.
Ia bahkan rela berdiam diri selama sekitar 90 menit agar tubuhnya bisa digambar dengan baik oleh tim yang membantunya.
Ia berharap penampilannya dapat menarik perhatian sekaligus menjadi bagian dari dukungan suporter untuk perjuangan Timnas Indonesia merebut gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Agus juga optimistis skuad Garuda mampu mengalahkan Thailand pada pertandingan final.
"Saya optimis skor prediksi 3-0," ucap Agus.
(TribunJakarta.com/Wartakota)
Berita Terkait
Baca juga: Suporter Timnas Berharap Indonesia Main Full Pressing Lawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Baca juga: H-1 Duel Timnas Indonesia vs Thailand, Tiket Final di SUGBK Tersisa 2 Kategori, Cek Bocoran Harganya
Baca juga: SOSOK Mitchell Baker: Predator Gol Baru Timnas Indonesia, Borong 5 Gol dan Menjelma Monster di GBK
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
