Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Bangladesh Timnas Indonesia

    Pelatih Bangladesh Tak Kaget Timnas Indonesia Menang Besar: Itu Sangat Wajar - Viva

    5 min read

     


    Pelatih Bangladesh, Thomas Dooley

    Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:50 WIB

    VIVA – Pelatih Timnas Bangladesh, Thomas Dooley, mengakui kekalahan telak timnya dari Timnas Indonesia dengan skor 2-9 pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam.

    Baca Juga

    Dooley menilai kekalahan telak tersebut sebagai hal yang sangat wajar mengingat perbedaan kualitas serta level kompetisi yang terpaut jauh antara kedua negara.

    Dalam pertandingan tersebut, anak asuh John Herdman tampil dominan dan menggelontorkan sembilan gol yang masing-masing dicetak oleh Mitchell Baker (lima gol), Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.

    Baca Juga

    Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

    Photo :

    • VDN/Ilham Giovanni

    Sementara Bangladesh hanya mampu membalas dua gol lewat aksi Sahariar Emon dan Farhaan Ali Wahid. Hasil ini memastikan langkah Skuad Garuda ke partai final untuk menghadapi Thailand.

    Baca Juga

    "Indonesia adalah tim yang jauh lebih baik hari ini. Itulah mengapa kemenangan besar itu wajar, sangat wajar. Jika Anda harus mencetak gol dan melawan tim yang lebih baik, itulah yang terjadi. Kereta terus datang dan Anda harus berjuang melawannya," ujar Thomas Dooley dalam sesi konferensi pers usai pertandingan di SUGBK.

    Dooley menjelaskan bahwa jurang pemisah antara sepak bola Asia Tenggara dan Asia Selatan dapat dilihat secara obyektif dari posisi peringkat FIFA maupun kualitas liga domestik masing-masing negara. Menurutnya, keberadaan pemain-pemain Indonesia yang merumput di kompetisi Eropa seperti Bundesliga Jerman, Liga Belanda, dan Liga Italia memberikan dampak signifikan terhadap kecepatan berpikir serta pengambilan keputusan di lapangan.

    "Ada alasan mengapa pemain-pemain Indonesia lebih baik, karena Kevin Diks bermain di Bundesliga, yang lainnya di Belanda, yang lainnya lagi di Italia. Liganya jauh lebih kuat daripada yang kami miliki di Bangladesh,” kata Dooley.

    “Ketika Anda bermain melawan tim yang lebih baik dan lebih cepat, Anda akan melihat sendiri perbedaannya," tambah juru taktik asal Jerman tersebut.

    Kendati mengalami kegagalan tanpa meraih poin di fase grup, mantan pelatih Timnas Filipina itu menegaskan bahwa keterlibatan Bangladesh dalam turnamen ini menjadi proses pembelajaran penting. Menurut Dooley, menghadapi tim-tim berperingkat tinggi memberikan pengalaman berharga bagi para pemainnya untuk memahami standar sepak bola modern yang membutuhkan proses dan waktu latihan intensif.

    Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe

    Kata Tan Cheng Hoe setelah Malaysia Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 karena Laga 11 Gol Timnas Indonesia

    Timnas Malaysia meraih kemenangan telak 6-0 atas Singapura pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, pesta gol tersebut tetap gagal mengantarkan Harimau Malay

    img_title

    VIVA.co.id

    2 Oktober 2026

    Komentar
    Additional JS