Pelatih Bangladesh Sebut Wasit Sengaja Bantu Timnas Indonesia Cetak Gol - Semua Halaman - Superball.
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 2 Oktober 2026 | 09:09 WIB
Pelatih Timnas Bangladesh, Thomas Dooley, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Media Center Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
SUPERBALL.ID - Pelatih Timnas Bangladesh Thomas Dooley mengaku kecewa dengan wasit di laga pamungkas FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Timnas Indonesia.
Timnas Bangladesh harus menerima kekalahan telak 2-9 dari Timnas Indonesia di laga terakhir babak penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, skuad Garuda berpesta gol memastikan kelolosan ke final.
Sembilan gol bersarang ke gawang Bangladesh dengan dua gol balasan yang mampu mereka cetak, fenomena yang mewarnai turnamen perdana FIFA di ASEAN ini.
Sementara Malaysia mampu memgalahkan Singapura dengan skor 6-0, situasi tersebut menempatkan Indonesia di posisi sulit.
Anomali terjadi terutama di 15 hingga 10 menit terakhir pertandingan, di mana Indonesia membutuhkan tiga gol tambahan untuk lolos.
Meski pada akhirnya tiga gol itu mampu dicetak lewat perjuangan keras para pemain, Luke Vickery (90'), Kevin Diks (90+2) dan Mitchell Baker (90+6).
Tiga gol ini tercipta setelah wasit memberi menit tambahan waktu, tetapi kontroversi muncul usai terdapat perbedaan pemberian waktu.
Awalnya wasit keempat hanya memberi dua menit tambahan waktu, hal itu memicu protes keras dari Indonesia karena banyak momen yang membuat waktu terbuang saat laga.
Baca Juga: Mitchell Baker Quattrick, Timnas Indonesia Unggul 6-1 atas Bangladesh di Babak Pertama
Setelahnya wasit pun mengganti dengan memberi tujuh menit waktu tambahan, inilah yang kemudian disebut sebagai kontroversi.
Thomas Dooley selaku pelatih Bangladesh merasa wasit telah membantu Indonesia untuk mencetak gol lebih banyak dan itu sangat merugikan timnya.
"10 hingga 15 menit terakhir pertandingan agak aneh. Rasanya banyak keputusan yang merugikan tim Bangladesh."
"Awalnya, hanya ada 2 menit waktu tambahan, lalu tiba-tiba menjadi 7 menit," kata Thomas Dooley usai pertandingan.
Kekecewaan Bangladesh semakin mendalam karena keputusan wasit dinilai memang menguntungkan Indonesia.
Mengingat Indonesia sangat membutuhkan gol tambahan untuk bisa lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 mengalahkan Malaysia.
"Setelah Indonesia mencetak gol, jika dilihat dari sisi negatif, sepertinya mereka diberi waktu tambahan untuk mencetak lebih banyak gol."
"Itulah mengapa kami sedikit kecewa dengan beberapa keputusan wasit," kata Thomas Dooley melanjutkan.
Baca Juga: Usai Parkir Bus Lawan Malaysia, Timnas Indonesia Diuji Bongkar Taktik Serupa Kontra Bangladesh
Keanehan juga terjadi di laga Malaysia melawan Singapura, di mana Harimau Malaya dengan mudahnya mencetak enam gol tanpa balas.
Jika dilihat dari tayangan ulang, kiper Singapura tidak terlalu bersemangat untuk menghentikan bola sepakan pemain Malaysia.
Enam gol yang bersarang ke gawangnya seperti dibiarkan begitu saja, itu juga yang membuat banyak pertanyaan mengenai pertandingan ini.