Pelaku Perusakan Bus Persib U-18 Positif Narkoba, Polisi Temukan Alat Konsumsi Sabu - Kompas
BATANG, KOMPAS.com – BPA (33), terduga pelaku perusakan bus Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Tol Batang, Jawa Tengah dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu dan ganja.
Kasat Reskrim Polresta Batang, Kompol Bintoro Thio Pratama mengatakan, yang bersangkutan telah diperiksa oleh Sat Resnarkoba.
“Hasil pemeriksaan oleh Satnarkoba Polresta Batang tadi, Ia (terduga pelaku) positif memakai sabu dan ganja,” kata Bintoro saat ditemui di Mapolresta Batang, Senin (12/12/2026).
Selain hasil tes urine, polisi juga menemukan alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu.
Aksi Kapolsek Cibatu Pecahkan Botol Pakai Tenaga, Ancam Pedagang Miras
Temuan tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan lanjutan untuk mendalami kondisi BPA, termasuk kemungkinan kaitannya dengan aksi perusakan bus dan penganiayaan ofisial Persib Bandung U-18.
Baca juga: Koper Ofisial Persib U-18 Diduga Dijarah Saat Penyerangan Bus, Polisi Minta Didata Dulu
Oknum Suporter Persija
Diberitakan sebelumnya, Polresta Batang juga memastikan BPA merupakan oknum suporter Persija Jakarta.
Saat diamankan, BPA mengenakan kaus oranye bertuliskan “PERSIJA SELAMANYA”.
Ia diduga melempar batu ke arah bus Persib Bandung U-18 hingga menyebabkan kaca kendaraan pecah.
Baca juga: Abrasi Gerus 30 Persen Garis Pantai Bali, Butuh Penanganan Terpadu
Bintoro mengatakan, dugaan keterlibatan pelaku sebagai suporter Persija juga telah dikonfirmasi melalui komunikasi dengan koordinator lapangan (korlap) suporter.
“Kami dapat pastikan karena kemarin saat diamankan, kami juga bertemu korlapnya. Itu sudah kami bicarakan, tetapi dari korlap juga sudah menyampaikan bahwa itu di luar tanggung jawab kami, karena yang bersangkutan sudah melakukan tindak pidana,” kata Bintoro.
Polisi menduga fanatisme berlebihan terhadap klub sepak bola menjadi salah satu pemicu tindakan tersebut.
Baca juga: Erick Thohir Buka Suara Soal Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Desak Kasus Diusut Tuntas
Kronologi Penyerangan
Sebelumnya, peristiwa itu terjadi pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 21.27 WIB. Bus diketahui membawa sekitar 30 pemain dan ofisial Persib Bandung U-18.
Kejadian bermula ketika seorang pria menghampiri kernet bus dan menanyakan apakah kendaraan tersebut membawa rombongan Persib.
Pria tersebut kemudian memanggil rekan-rekannya.
Baca juga: Diduga Dianiaya, Prajurit TNI di Teluk Bintuni Koma dan Mengalami Pendarahan Otak
Sejumlah orang lalu mendatangi bus dan melakukan perusakan hingga kaca bagian kiri dan kanan belakang pecah.
Dalam kejadian itu, seorang ofisial bernama Pandu juga menjadi korban penganiayaan dan mengalami luka lecet di bagian pipi serta kepala.
Polisi menyebut terduga pelaku perusakan bus dan penganiayaan ofisial Persib Bandung U-18 berjumlah lebih dari satu orang. Namun, sejauh ini baru BPA yang diamankan.
Baca juga: Farhan Siapkan Pendampingan Psikologis untuk Pemain EPA Persib Korban Penyerangan
BPA (33) diringkus di Gerbang Tol Cikarang Utama.
Kompol Bintoro Thio Pratama mengatakan, dugaan keterlibatan BPA diperkuat oleh keterangan saksi dan rekaman CCTV yang diperiksa penyidik.
"Ini yang kita amankan yang melakukan pelemparan batu ke bus, dibuktikan dengan keterangan saksi dan CCTV yang ada. Saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Polresta Batang," ujar Bintoro.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Kapolsek Cibatu Sita Miras Sambil "Atraksi Unik" Pecah Botol
