Pakar Malaysia Sebut Harimau Malaya Butuh Pelatih Penjamin Trofi dan Tiket Piala Asia - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:00 WIB
Reaksi para pemain Timnas Malaysia usai menang 6-0 atas Singapura di laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. (FACEBOOK.COM/MALAYSIANT)
SUPERBALL.ID - Timnas Malaysia dinilai membutuhkan sosok pelatih yang mampu mempersembahkan trofi dan tiket Piala Asia secara rutin.
Pandangan tersebut disampaikan oleh pakar sepak bola asal Malaysia, Dr. Zulakbal Abd Karim.
Masa depan Tan Cheng Hoe sebagai pelatih sementara Timnas Malaysia menjadi perbincangan setelah FIFA ASEAN Cup 2026.
Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sedang dihadapkan pada pilihan mempertahankan Tan Cheng Hoe atau mencari pelatih baru.
Baca Juga: Demi Piala Dunia 2030, Malaysia Campakan Tan Cheng Hoe usai Kepincut Kualitas John Herdman
Menanggapi hal ini, Zulakbal mengatakan FAM perlu menemukan pelatih yang mampu memaksimalkan bakat yang ada dan mengubah penampilan yang menjanjikan menjadi trofi.
Zulakbal mengakui bahwa Harimau Malaya telah membuat kemajuan di bawah pelatih asing sebelumnya, Kim Pan-gon dan Peter Cklamovski.
Namun, memenangkan gelar juara tetap menjadi target yang sulit diraih oleh skuad Harimau Malaya.
Kim Pan-gon memimpin Malaysia lolos ke Piala Asia 2023 berdasarkan prestasi untuk pertama kalinya sejak 1980.
Sementara Peter Cklamovski meninggalkan Timnas Malaysia pada Juni 2026 tanpa mempersembahkan trofi besar.
Trofi besar terakhir yang diraih oleh Malaysia adalah Piala AFF pada 2010 ketika mengalahkan Timnas Indonesia di final.
Sementara trofi terbaru mereka adalah Piala Merdeka pada 2024 di bawah pelatih sementara Pau Marti, mantan asisten Kim Pan-gon.
"Kami memiliki Cklamovski dan Kim Pan-gon yang membimbing tim," kata Zulakbal, dikutip SuperBall.id dari New Straits Times.
"Ada hasil bagus di bawah kepemimpinan mereka, tetapi kami tidak mendapatkan hasil yang diinginkan atau memenangkan trofi," tambahnya.
Setelah menggantikan posisi Cklamovski, Cheng Hoe hanya mengantarkan Malaysia ke babak semifinal ASEAN Championship 2026.
Baca Juga: Malaysia Selesaikan Kesepakatan Naturalisasi untuk Mantan Pemain Tottenham Hotspur
Ia kemudian membawa Malaysia mencatatkan rekor tak terkalahan dan tanpa kebobolan sepanjang turnamen FIFA ASEAN Cup 2026.
Namun, Malaysia kembali gagal merebut trofi dan hanya menempati peringkat ketiga di edisi perdana turnamen tersebut.
Zulakbal mengatakan bahwa FAM harus mengidentifikasi trofi dan tiket Piala Asia sebagai kebutuhan tim nasional sebelum memilih pelatih.
"Saya merasa memenangkan trofi akan menempatkan tim nasional pada jalur yang tepat untuk lolos ke Piala Asia secara rutin," katanya.
Zulakbal menambahkan bahwa Malaysia sudah lama tidak menunjuk pelatih ternama dunia seperti Claude Le Roy pada 1994.
Namun, Zulakbal mengakui bahwa penunjukan tokoh asing ternama bisa jadi sulit karena FAM berupaya memulihkan reputasinya.
Menurut Zulakbal, skandal pemain naturalisasi palsu juga memengaruhi kemampuan FAM untuk menarik sponsor.
Jika FAM tidak mampu membayar pelatih asing kelas dunia, Zulakbal menilai Cheng Hoe bisa dipertimbangkan dengan dukungan yang memadai.
"Kita tahu bahwa Cklamovski dan Pan Gon memiliki banyak staf pendukung untuk membantu mereka," kata Zulakbal.
"Jadi FAM perlu bersikap adil kepada Cheng Hoe dengan memberikan dukungan yang sama kepadanya," tambahnya.