Niat Cari Celah Kesalahan Indonesia, Malaysia Malah Diceramahi Eks Wasit FIFA - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 4 Oktober 2026 | 16:30 WIB
Eks wasit FIFA ceramahi Malaysia yang sudah terlanjur protes ke FIFA soal tambahan waktu laga Timnas Indonesia versus Bangladesh (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)
SUPERBALL.ID - Mantan wasit FIFA asal Malaysia, Subkhiddin Mohd Salleh, turut mengomentari kontroversi tambahan waktu di laga Timnas Indonesia vs Bangladesh.
Alih-alih mendapat dukungan atas pelaporan FAM, Malaysia malah kena ceramah eks wasit FIFA soal kontroversi tambahan waktu di FIFA ASEAN Cup 2026.
Perkara ini soal laga Timnas Indonesia melawan Bangladesh di laga terakhir babak penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Malaysia masih tak terima dengan kegagalan lolos ke final meski telah menang 6-0 atas Singapura usai Indonesia menggasak Bangladesh 9-2.
Tambahan waktu dijadikan Malaysia sebagai kontroversi untuk memprotes hasil pertandingan Indonesia melawan Bangladesh.
Malaysia tak terima dengan perubahan pemberian tambahan waktu, dari yang awalnya dua menit menjadi tujuh menit yang menguntungkan Indonesia.
Setelah FAM mengirim surat protes resmi, salah satu media Malaysia coba mencari celah kesalahan Indonesia dengan menghubungi mantan wasit FIFA.
Alih-alih mendapat dukungan tambahan, Malaysia malah mendapat ceramah dari mantan wasit Subkhiddin Mohd Salleh.
"Sebelum wasit keempat menunjukkan dua menit waktu tambahan, dia seharusnya menerima konfirmasi dari wasit utama dan saran dari petugas VAR."
Baca Juga: Perdana Menteri Malaysia Kirim Pesan Khusus Jelang Pertandingan Melawan Vietnam
"Tentang berapa banyak waktu yang digunakan untuk peninjauan, penundaan dan sebagainya. Petugas VAR kemudian akan memberi tahu petugas keempat.
"Kemudian mendapatkan konfirmasi dari wasit," imbuhnya.
Meski begitu, Subkhiddin menegaskan bahwa wasit keempat tidak serta merta dapat disalahkan karena hal tersebut.
Subkhiddin menilai adanya salah paham antara wasit yang bertugas dengan wasit keempat, sehingga membuat kekeliruan dalam pemberian waktu tambahan.
"Untuk menyalahkan ofisial keempat, saya tidak bisa karena jika dia mengikuti prosedur, dia pasti sudah mendapat konfirmasi dari wasit."
"Jadi mungkin ada kesalahpahaman di antara para petugas pertandingan, wasit, dan ofisial keempat selama konfirmasi," kata Subkhiddin lagi.
Subhkiddin berkeyakinan bahwa setelah wasit keempat memberi tambahan waktu dua menit, VAR segera menginterupsi dan memberitahu waktu yang benar.
"Ada kemungkinan bahwa setelah dia menunjuk selama dua menit, wasit baru menyadari ada kesalahan teknis," kata Subhkiddin melanjutkan.
Baca Juga: Tinggalkan Tim, Kapten Malaysia Absen di Laga Perebutan Tempat Ketiga Kontra Vietnam
"Mungkin VAR telah memberi tahu wasit bahwa ada kesalahan teknis, seharusnya tujuh, bukan dua. Itu adalah kemungkinan yang bisa terjadi."
"Bisa jadi ada miskomunikasi, mungkin VAR mengatakan sesuatu, tetapi ada kesalahpahaman di antara mereka," imbuhnya.
Ceramah panjang Subkhiddin ini diharapkan dapat menjadi wawasan baru penikmat sepak bola Malaysia yang kepanasan karena timnas mereka gagal lolos final.
Termasuk bagi para pemain Harimau Malaya yang gencar melancarkan sindiran melalui media sosial perihal kontroversi tambahan waktu.
Penjelasan Subhkiddin yang merupakan mantan wasit FIFA itu sekaligus menjawab protes FAM dan menegaskan upaya mereka hanya sia-sia.