Naik Pangkat Jadi Kapten usai Ditinggal Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes: Tak Ada Perpecahan - Semua Halaman - Bolasport

BOLASPORT.COM - Bruno Fernandes menyuarakan opini soal kondisi internal Timnas Portugal di tengah konflik Cristiano Ronaldo dengan pelatih Jorge Jesus.
Playmaker Manchester United itu mengambil alih ban kapten setelah Cristiano Ronaldo meninggalkan kontingen Timnas Portugal.
Ronaldo pulang ke Madrid sehari menjelang pertandingan UEFA Nations League di markas Denmark, Kamis (1/10/2026), sebagai buntut konflik dengan Jorge Jesus.
Bruno Fernandes otomatis mendapatkan kenaikan pangkat. Dia mengambil alih jabatan kapten dari superstar berusia 41 tahun itu.
Di bawah kepemimpinan Fernandes di lapangan, Portugal melahap Tim Dinamit dengan kemenangan 4-2.
Hasil sempurna diraih anak asuh Jorge Jesus dalam tiga partai pertama Grup 4, masing-masing atas Wales (1-0), Norwegia (2-1) dan kini Denmark (4-2).
Hal menarik, dua kemenangan terakhir muncul tanpa kontribusi Ronaldo di lapangan.
Sebelum minggat jelang duel versus Denmark, CR7 hanya duduk di bangku cadangan sepanjang laga di markas Norwegia.
Ketika meladeni Erling Haaland dkk pada 27 September lalu, Fernandes juga absen karena alasan pemulihan cedera.
Tanpa dirinya dan Ronaldo, ban kapten diambil alih bek Ruben Dias.
Baca Juga: 6 Aksi Tantrum Cristiano Ronaldo dari Manchester ke Copenhagen, Biasanya Jadi Tanda Perpisahan
Sekarang Fernandes bakal kembali dipercaya memimpin kontingen Selecao das Quinas dalam agenda lanjutan di Estadio do Dragao, Minggu (4/10/2026).
Tim juara bertahan Liga Antarbangsa Eropa bakal menutup agenda internasional bulan ini dengan menjamu Norwegia.
Fernandes menegaskan timnya tidak akan terpengaruh isu konflik Ronaldo dengan pelatih.
Muncul rumor bahwa para personel Portugal terbagi ke dalam dua kubu antara yang pro dan kontra terhadap keputusan CR7 desersi dari tim nasional.
Ronaldo = Simbol Portugal
Ada yang dituding merayakan, tapi sebagian lagi diduga merasa kehilangan peran dari sang pemilik lima trofi Ballon d'Or di ruang ganti.
Bruno Fernandes tak mau gosip yang bergulir liar di luar memengaruhi fokus tim nasional menjelang pertandingan melawan Norwegia.
Dia mengungkapkan rasa respek yang tinggi terhadap Cristiano Ronaldo, terlepas dari keadaannya saat ini.
"Saya tidak perlu berbicara dengan rekan-rekan setim, kami semua tahu cara menangani situasi masing-masing," tutur eks pemain Udinese tersebut, dikutip BolaSport.com dari A Bola.
"Mengenai Cristiano, saya telah berbicara dengannya, dan apa yang saya sampaikan kepadanya adalah apa yang saya ulangi di sini."
"Hal terpenting adalah, apa pun yang terjadi, Cristiano tidak akan pernah berhenti menjadi simbol terbesar tim nasional, sepak bola kami dan negara ini atas apa yang telah ia lakukan tidak hanya di Portugal, tetapi di seluruh dunia."
"Dia memiliki tempat istimewa tidak hanya di antara para pemain terbaik sepanjang masa, tetapi juga di hati seluruh rakyat Portugal."
Baca Juga: Sanksi Berat Menanti Cristiano Ronaldo akibat Mangkir dari Tugas Negara, Siap-siap Pensiun Saja
"Terpenting adalah kita berhenti mempermasalahkan hal-hal tersebut, tidak ada perpecahan di tim nasional."
"Tim ini adalah satu kesatuan dan akan tetap demikian, terlepas dari segala keributan yang mungkin datang dari luar."
"Paling penting adalah situasi ini berakhir dengan baik bagi kedua belah pihak. Kami sama sekali tidak terlibat dalam hal ini."
"Kami menyadari apa yang kalian (jurnalis) katakan, apa yang kami lihat. Kami menghabiskan banyak waktu di ruang ganti pemain untuk bermain kartu."
Reaksi Cristiano Ronaldo setelah gagal memanfaatkan peluang bikin gol dalam laga Timnas Portugal melawan Wales pada ajang UEFA Nations League di Lisabon (24/9/2026). (PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)
"Kami berada di luar kontroversi ini, tetapi yang saya minta adalah negara ini tidak terpecah belah, tidak memihak, dan menghormati semua pihak."
"Namun, pada saat yang sama, Cris adalah, dan akan tetap menjadi, ikon terbesar tim nasional kami."
"Ia layak mendapatkan rasa hormat dari semua orang, terlepas dari siapa yang lebih atau kurang menyukainya," ucap Fernandes mengungkapkan opini secara bijak.
Menurutnya, keputusan memainkan siapa pun dalam pertandingan sepenuhnya adalah prerogatif pelatih. Pemain hanya perlu tampil sebaik mungkin jika mendapat peluang.
"Siapa yang mendapat kesempatan atau tidak, itu keputusan pelatih, untungnya bukan keputusan saya," lanjut pemain andalan Man United.
"Ini pertanda bahwa kami memiliki kualitas yang hebat dan para pemain yang bisa tampil di posisi berbeda."
"Berada di tim nasional adalah sesuatu yang luar biasa dan tidak seharusnya dipandang negatif jika Anda bermain lebih banyak atau sedikit. Kami semua ingin bermain, mewakili negara, dan membuat pelatih pusing," pungkasnya.