MotoGP Mandalika 2026, 66 Penerbangan Tambahan dan 213 UMKM Disiapkan - Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP 2026 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), turut mendorong aktivitas ekonomi dan pariwisata daerah.
Hal itu terlihat dari penambahan konektivitas penerbangan, tingginya permintaan akomodasi, hingga keterlibatan tenaga kerja lokal dalam penyelenggaraan ajang balap internasional tersebut.
Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, pada periode penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 terdapat tambahan 66 penerbangan dari dan ke NTB.
Baca juga: Pelita Air Bagi 100 Tiket Gratis MotoGP Mandalika, Ini Cara Mendapatkannya

Lihat Foto
Hampir seluruh penerbangan tambahan tersebut merupakan pesawat berbadan besar atau wide body.
AHM Mulai Serius Garap Motor Listrik
"Pada periode pekan ajang balap Grand Prix of Indonesia 2026 ini kami mencatat adanya tambahan 66 penerbangan dari dan ke NTB dan hampir semuanya merupakan pesawat berbadan besar atau wide body," ujar Maya dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).
Ia menuturkan, konektivitas menjadi salah satu hal yang dibahas bersama pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata untuk memastikan kesiapan NTB menyambut wisatawan selama periode balapan.
Sementara itu, dari sisi akomodasi, tingkat okupansi hotel menjelang MotoGP Mandalika 2026 telah mendekati 100 persen, dan diperkirakan terus meningkat seiring semakin dekatnya pelaksanaan event.
Baca juga: Penonton MotoGP Mandalika 2026 Ditarget 145.000 Orang, ITDC Ingin Wisatawan Tinggal Lebih Lama
Di sisi lain, penyelenggaraan MotoGP juga melibatkan masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Sekitar 3.000 tenaga kerja lokal akan dilibatkan dalam penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, termasuk 2.200 volunteer.
InJourney juga mencatat sebanyak 213 UMKM akan terlibat dalam event tersebut.
UMKM yang terlibat berasal dari binaan InJourney Group, Pertamina, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, serta UMKM komersial.

Lihat Foto
Baca juga: MotoGP Mandalika 2026 Ditargetkan Ditonton 145.000 Orang, Dampak Ekonomi Tembus Rp 4,9 Triliun
Maya mengatakan, keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian dari upaya agar penyelenggaraan event internasional tidak hanya memberikan dampak selama balapan berlangsung, tetapi juga meninggalkan manfaat bagi daerah.
"Kami terus berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal, seperti marshal dari NTB yang telah mendapat kesempatan berkiprah di Malaysia, Jepang, hingga Australia," kata Maya.
"Inilah legacy yang ingin terus kita bangun untuk mewujudkan Mandalika Mendunia, pariwisata yang terus tumbuh, dan semakin banyak generasi-generasi muda Indonesia yang juga berkarya dan berkiprah," tambahnya.
MGPA pastikan kesiapan sirkuit
Sementara itu, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memastikan kesiapan operasional balapan menjelang pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026.
Baca juga: Gekrafs Bawa Produk Lokal NTB ke MotoGP Mandalika, MGPA Bandingkan dengan Malaysia
Direktur Utama MGPA Ananda Mikola mengatakan, kesiapan lintasan dan sistem pendukung balap menjadi prioritas menjelang homologasi FIM Grade A yang dijadwalkan pada 8 Oktober 2026.
Saat ini, civil works telah mencapai 90 persen, backbone 80 persen, track painting 60 persen, dan race electronic 60 persen.
Sejumlah pekerjaan seperti kelistrikan, fire protection, storage circuit, dan common garage telah mencapai 100 persen.
"Kami memastikan pekerjaan track maintenance, fasilitas keselamatan, race electronic, hingga seluruh sistem pendukung terus berjalan sesuai kebutuhan," ujar Ananda.
Baca juga: MotoGP Mandalika Cetak SDM Ekspor, Marshal Lokal Bertugas di Jepang dan Malaysia
Untuk mendukung operasional balapan, MGPA menyiapkan 400 marshal yang akan menjalani pelatihan pada 5-8 Oktober 2026.
Sementara dari sisi logistik, sebanyak 13 dari total 27 kontainer sea freight telah tiba.
Lima penerbangan air freight juga dijadwalkan tiba pada 5-6 Oktober 2026.
Untuk mobilitas penonton selama gelaran, sebanyak 118 shuttle disiapkan untuk pergerakan di dalam kawasan The Mandalika.
Baca juga: ITDC Bidik 150.000 Penonton MotoGP Mandalika 2026, Perputaran Ekonomi Ditarget Tembus Rp 5 Triliun
Pemerintah Provinsi NTB juga menyiapkan 35 shuttle untuk transportasi di luar kawasan.
Maya menambahkan, dengan berbagai persiapan tersebut, gelaran MotoGP 2026 di Mandalika bukan sekadar event olahraga internasional, tetapi merupakan katalis bagi pertumbuhan pariwisata Indonesia.
Maka dari itu, berbagai peningkatan terus dilakukan untuk mendukung pengembangan pariwisata di The Mandalika.
"Ketika kita kehilangan event berskala global, kita berisiko kehilangan momentum pertumbuhan pariwisata, peningkatan ekonomi daerah dan devisa, sekaligus nation branding Indonesia. Untuk itu, kami memastikan keberlanjutan dan kualitas penyelenggaraan event ini menjadi kepentingan bersama," kata Maya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.