Mega Tetaplah Mega, Pujian dari Setter Timnas Korea dan Kubu Penggemar Indonesia yang Terbagi Jadi 2 - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 7 Oktober 2026 | 14:47 WIB
Megawati Hangestri Pertiwi saat tiba di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, Jumat, 10 Juli 2026. (HDECVOLLEYBALLTEAM)
BOLASPORT.COM - Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, menghadiri acara Media Day jelang bergulirnya Liga Voli Korea musim 2026-2027.
Megawati akan melanjutkan kiprahnya di Korea Selatan pada episode kedua yang kali ini memperkuat Suwon Hyundai E&C Hillstate.
Nama pemain asal Jember, Jawa Timur itu telah harum di Negeri Ginseng itu dalam perjalanannya membela Daejeon JungKwanJang Red Sparks selama dua musim.
Tahun ini, Mega akan menghadapi situasi yang berbeda bersama salah satu tim dengan reputasi tinggi di Korea.
Dia mengungkapkan kabar terbarunya dalam acara yang digelar di Hotel Rivera, Cheongdam-dong, Seoul, Korea Selatan, Rabu (7/10/2026).
“Saya memutuskan untuk menikah sejak Juli tahun lalu dan telah melangsungkan upacara pernikahan,” kata Mega dilansir BolaSport.com dari Yonhap Agency News.
"Meskipun baru-baru ini saya sedikit sakit akibat cedera, saya sudah mulai berlatih lagi sejak tiga minggu lalu untuk memulihkan kondisi fisik,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai reaksi para penggemar di Indonesia terkait kepindahannya ke tim baru dan kembalinya ke V-League, Mega menjawabnya dengan tegas.
Megawati menyatakan bahwa dirinya adalah atlet profesional dan harus menunjukkan performa terbaik di klub mana pun yang akan dibelanya.
Menurutnya, sejumlah penggemar di Indonesia masih ada yang setia mendukung Red Sparks, tetapi ada juga yang pindah memberikan dukungan untuk Hyundai Hillstate.
“Memang masih ada penggemar yang tetap setia di Jeonggwanjang, tetapi banyak juga penggemar yang pindah ke Hyundai Construction untuk mendukung saya," ucap Mega.
"Kami adalah atlet profesional. Saya berlatih seperti saat masih di JungKwanJang dan berusaha untuk tampil lebih baik daripada saat itu.”
“Yeom Hye-seon, yang pernah menjadi rekan setim saya di JungKwanJang, memang pemain yang hebat, tetapi Kim Da-in juga merupakan setter tim nasional,” tutur Mega.
Mega mendapatkan tandem yang mampu mempertajam serangannya selama bermain di Korea. Di Red Sparks dia dibantu Yeum Hye-seon, setter yang tampil untuk timnas Korea pada Olimpiade Tokyo 2020.
Adapun di Hyundai Hillstate, Mega akan ditopang setter timnas Korea saat ini yakni Kim Da-in.
Kim Da-in yang juga hadir dalam acara Media Day memuji kekuatan serangan pemain Indonesia itu.
“Kami sudah mencoba bermain bersama selama sekitar 4–5 hari, dan Mega memang Mega," kata Kim Da-in.
"Sebagai setter, memiliki penyerang andalan yang bisa mencetak poin saat situasi sulit berarti pertandingan akan lebih mudah dijalankan.”
“Karakter Mega juga baik dan sangat cocok dengan warna tim,” tutur setter berusia 27 tahun itu.
Kim melanjutkan bahwa Hyundai tampaknya akan lebih memanfaatkan dua penyerang sayap mereka dengan Jordan Wilson dan Megawati.
Bertahun-tahun, Hyunda Hillstate dikenal memiliki kekuatan yang tangguh pada posisi middle blocker saat masih diperkuat pemain senior, Yang Hyo-jin.
“Dulu kami memang lebih banyak mengandalkan permainan di tengah, tetapi tahun ini, dengan adanya ‘duo penyerang’ yang mumpuni seperti Jordan dan Mega di kedua sayap, kami akan bermain lebih agresif.”
“Dengan hengkangnya (Yang) Hyo-jin, gaya permainan tim telah berubah total. Meskipun mungkin akan sulit, para pemain telah beradaptasi dengan baik, layaknya tim yang sudah lama mereka ikuti.”
“Jika saya sendiri bisa beradaptasi dengan baik, musim ini sepertinya akan sangat seru,” ujar Kim.
Mega bersama Hyundai akan memulai petualangan di Liga Voli Korea musim ini dengan menghadapi Hwaseong IBK Altos pada Selasa (3/11/2026).