Masuk Nominasi AFC, Borok FAM Terbongkar usai Laporan Audit dan Putusan CAS Lenyap - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:16 WIB
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) masuk nominasi penghargaan federasi terbaik dari AFC. (NST.COM.MY)
SUPERBALL.ID - Kontroversi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) masuk nominasi penghargaan AFC membuka tabir gelap keduanya, laporan audit dan putusan CAS lenyap.
Masuknya FAM ke nominasi penghargaan AFC dalam kategori federasi terbaik tak hanya memunculkan tanda tanya besar terhadap integritas dan profesionalisme.
Respons beragam ditunjukkan publik, termasuk dari kalangan cendekia sepak bola Malaysia, salah satunya dari pengamat Zakaria Rahim.
Zakaria Rahim tak habis pikir dengan keputusan AFC memasukkan FAM dalam kategori penghargaan federasi terbaik bersama Federasi Hong Kong dan India.
"Bagaimana mungkin sebuah asosiasi yang menghadapi masalah tata kelola seperti yang disorot pada rapat umum pemegang saham luar biasa bisa menjadi salah satu dari tiga kandidat potensial untuk sebuah penghargaan?" kata Zakaria Rahim.
Seperti yang diketahui, FAM adalah pelaku pemalsuan dokumen naturalisasi sebanyak tujuh pemain asing yang diklaim memiliki keturunan Malaysia.
Federasi Malaysia telah disanksi FIFA berupa denda dan pembatalan hasil pertandingan, AFC menyusul dengan sanksi yang sama.
Meski begitu, FAM awalnya bersikeras bahwa mereka tidak melakukan pelanggaran berupa pemalsuan, hingga kasus ini dibawa ke Pengadilan CAS.
Singkat cerita, Malaysia kalah dalam persidangan tetapi putusan akhir lengkap dari CAS belum dibuka ke publik, begitu pula laporan audit AFC.
Baca Juga: Bersama Rekan Duetnya di JDT, Bomber Malaysia Lebih Tajam dari Duo Harry Kane dan Michael Olise
Hingga saat ini putusan CAS dan laporan audit AFC masih belum dibuka ke publik oleh FAM, padahal wajib dilakukan sebagai bentuk transparansi.
Sekjen AFC dari Malaysia, Datuk Seri Windsor menegaskan bahwa pihaknya akan merilis temuan dari hasil laporan audit terhadap FAM.
Namun hingga saat ini, tak ada kabar apa pun dari AFC soal laporan audit itu meski pada awalnya sempat berdalih bahwa itu adalah ranah federasi.
"Kami tentu akan merilis beberapa temuan kami kepada publik. Kami ingin memastikan transparansi," kata Sekjen AFC Datuk Seri Windsor John pada Maret lalu.
"Namun, laporan lengkapnya akan dikirim terlebih dahulu ke FAM, kemudian federasi akan memutuskan apakah akan merilis hasil lengkapnya atau tidak," imbuhnya.
Sementara itu, Zakaria Rahim mengklaim bahwa CAS telah meminta FAM mempublikasikan putusan lengkap perihal banding yang mereka lakukan.
Sayangnya hingga saat ini, putusan lengkap dari CAS tak kunjung dibuka oleh FAM, Zakaria Rahim pun menuntut agar federasi berani membukanya ke publik.
"Seingat saya, ketika CAS mengeluarkan putusan akhirnya, mereka menyatakan bahwa teks lengkap putusan tersebut akan dipublikasikan setelahnya.”
Baca Juga: Soal Kontroversi Malaysia Masuk Nominasi Asosiasi Terbaik, Sekjen AFC: Tak Ada Pendaftar Lain
"Saya yakin jika seluruh putusan dipublikasikan, akan lebih banyak detail yang tidak menguntungkan dapat terungkap."
"Saya berharap Komite Integritas FAM akan membuktikan saya salah dengan mempublikasikan putusan tersebut," pungkas Zakaria Rahim.
Selain membuat heboh dengan AFC, Malaysia juga dalam sorotan usai sesumbar akan mendatangkan pelatih berkelas dunia.
Federasi Malaysia dikabarkan mengincar Hajime Moriyasu sebagai pelatih kepala, tetapi rencana bahkan sudah hancur sebelum dimulai.
Moriyasu dikabarkan akan meninggalkan Timnas Jepang usai Piala Asia 2026 tapi keinginannya berkarier di Eropa, bukan Asia Tenggara.
Apalagi menukangi Timnas Malaysia, Moriyasu ingin menjadi pelatih pertama Jepang yang memimpin klub top Eropa.