Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup Juara Manchester United Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Manchester United Ikut Rayakan Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Rayakan, King Indo! - Viva

    7 min read

     


    Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

    VIVA – Kabar Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 ternyata ikut mendapat perhatian dari klub raksasa Inggris, Manchester United. Klub berjuluk Setan Merah itu memberikan ucapan selamat kepada skuad Garuda melalui akun Instagram resminya.

    Baca Juga

    Manchester United mengunggah sebuah poster bernuansa merah-putih yang menampilkan lautan suporter Indonesia dengan bendera Merah Putih. Di bagian bawah poster tersebut terdapat tulisan besar “RAYAKAN, KING INDO!” lengkap dengan logo Manchester United.

    Dalam keterangan unggahannya, Manchester United menuliskan pesan singkat yang langsung menyapa Indonesia.

    Baca Juga

    “Jujur, nyampe King. ID. Selamat merayakan, Indonesia!” Tulis Manchester United melalui unggahan media sosial resminya.

    Unggahan tersebut juga disertai tagar #MUFC, #TimnasDay, dan #Indonesia.

    Baca Juga

    Pesan tersebut mendapat respons positif dari para pengguna Instagram. Sejumlah warganet bahkan ikut menyambut unggahan Manchester United dengan menyebut Indonesia sebagai “king” setelah keberhasilan skuad Garuda mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

    Tak hanya itu, akun TopScore turut meninggalkan komentar yang berbunyi “NEXT KING MU YANG JUARA”, yang semakin membuat unggahan tersebut ramai diperbincangkan.

    Ucapan dari Manchester United terasa spesial bagi publik sepak bola Indonesia. Apalagi, gelar FIFA ASEAN Cup 2026 diraih Timnas Indonesia setelah melalui final dramatis menghadapi Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.

    Jalannya Pertandingan Final Indonesia Vs Thailand

    Timnas Indonesia harus melewati pertandingan penuh drama sebelum akhirnya memastikan gelar juara. Kedua tim bermain imbang 0-0 pada babak pertama.

    Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Luke Vickery menjadi salah satu pemain yang lebih dulu memberikan ancaman melalui pergerakannya di sisi kiri.

    Pada menit ketiga, Vickery berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain Thailand sebelum melepaskan tembakan melengkung. Namun, kiper Thailand Anuin Saranon masih mampu mengamankan bola.

    Lima menit berselang, giliran Mitchell Baker yang mengancam. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti berhasil ditepis Saranon.

    Thailand kemudian memberikan respons melalui Songkrasin Chanathip pada menit ke-18. Berdiri relatif bebas di dalam kotak penalti, Chanathip menyambut umpan silang dari sisi kanan dengan tembakan voli. Bola masih melambung di atas gawang Emil Audero.

    Indonesia kembali menciptakan peluang melalui Justin Hubner. Berawal dari umpan silang Calvin Verdonk pada menit ke-20, Hubner memenangkan duel udara dan mengarahkan bola ke gawang. Namun, sundulannya masih melebar tipis.

    Verdonk kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-32 melalui tembakan kaki kiri dari jarak jauh. Bola menyusur tanah, tetapi kembali melewati sisi gawang Thailand.

    Hingga babak pertama berakhir, kedua tim masih sama kuat 0-0.

    Memasuki babak kedua, Thailand tampil lebih agresif. Indonesia baru kembali mendapatkan peluang pada menit ke-69 melalui Mitchell Baker, tetapi tembakannya masih menyimpang dari sasaran.

    Situasi berubah pada menit ke-80. Thailand harus bermain dengan 10 orang setelah Nicolas Mickelson menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Ole Romeny.

    Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Indonesia.

    Pada menit ke-84, Dean James mengambil tendangan bebas. Bola hasil sepakannya membentur Sanron Iklas dan berubah arah sehingga mengecoh Anuin Saranon. Indonesia unggul 1-0.

    SUGBK pun bergemuruh.

    Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan tiga menit. Thailand berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-87 melalui Sanron Iklas yang memanfaatkan umpan Ratree Seksan.

    Skor berubah menjadi 1-1.

    Indonesia sebenarnya memiliki peluang untuk mengakhiri pertandingan di waktu normal. Pada menit ke-90+5, Mitchell Baker mendapat kesempatan emas di depan gawang. Namun, Saranon kembali melakukan penyelamatan penting.

    Peluit panjang kemudian berbunyi. Skor 1-1 membuat final harus dilanjutkan ke babak tambahan.

    Thailand Sempat Membalikkan Keadaan

    Pada babak extra time, stamina kedua tim mulai terkuras. Kesalahan operan beberapa kali terjadi sehingga pertandingan berlangsung lebih hati-hati.

    Thailand justru berhasil mencetak gol pada menit ke-110.

    Memanfaatkan serangan balik cepat, Peeradol Chamrasamee sukses menaklukkan Emil Audero dan membawa Thailand berbalik unggul 2-1.

    SUGBK sempat terdiam.

    Namun, Indonesia belum menyerah.

    Lima menit kemudian, Elkan Baggott menjadi penyelamat. Berawal dari kerja sama Egy Maulana Vikri dan Rizky Ridho, bola kemudian dikirim ke dalam kotak penalti.

    Baggott menyambutnya dan melepaskan penyelesaian yang berhasil mengoyak gawang Thailand.

    Indonesia 2, Thailand 2.

    Tidak ada gol tambahan hingga babak tambahan waktu berakhir. Gelar juara pun harus ditentukan melalui drama adu penalti.

    Emil Audero Jadi Pahlawan

    Dalam adu penalti, empat eksekutor Indonesia menjalankan tugasnya dengan sempurna.

    Kevin Diks menjadi penendang pertama dan sukses mencetak gol. Dean James kemudian melakukan hal yang sama, disusul Elkan Baggott dan Shayne Pattynama.

    Empat penalti Indonesia masuk seluruhnya.

    Thailand sempat mencetak gol melalui Bihr Manuel dan Choolthong Waris. Namun, dua eksekutor berikutnya gagal.

    Sepakan Sarach Yooyen membentur tiang kiri gawang.

    Sementara itu, Nattapong Sayriya gagal menaklukkan Emil Audero. Kiper naturalisasi Indonesia tersebut membaca arah bola dengan tepat dan melakukan penyelamatan penentu.

    Indonesia akhirnya menang 4-2 dalam adu penalti.

    Skuad Garuda pun resmi menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

    Gelar tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk meraih trofi di level senior. Terakhir kali Indonesia meraih medali emas SEA Games adalah pada 1991, ketika juga mengalahkan Thailand melalui adu penalti. Kini, 35 tahun kemudian, Thailand kembali menjadi saksi lahirnya sejarah baru sepak bola Indonesia.

    Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026.

    Jadwal Timnas Indonesia Vs Yordania usai Juara FIFA Matchday 2026

    Timnas Indonesia langsung dihadapkan dengan agenda penting setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda dijadwalkan menjalani dua pertandingan pada jeda internasio

    img_title

    VIVA.co.id

    7 Oktober 2026

    Komentar
    Additional JS