Malaysia Bajak Hajime Moriyasu dari Jepang, Merapat usai Piala Asia 2027? - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:41 WIB
Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, dilaporkan menjadi target utama Timnas Malaysia. (DANTRI.COM.VN/AFC)
SUPERBALL.ID - Timnas Malaysia dikabarkan mengincar Hajime Moriyasu usai gembar-gembor menginginkan pelatih Kelas A seperti John Herdman.
Spekulasi mengenai pelatih Timnas Malaysia kembali mencuri perhatian, kali ini sosok pelatih kenamaan Asia disebut menjadi sasaran.
Sebelumnya Federasi Malaysia (FAM) melalui sang presiden, Datuk Abd Ghani Hassan, menegaskan tim nasionalnya butuh pelatih asing berpengalaman.
Ia bahkan menepikan Tan Cheng Hoe yang telah membawa Malaysia keluar sebagai peringkat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 tanpa kekalahan.
Menurutnya, pelatih asing berpengalaman merupakan kunci utama Harimau Malaya tak hanya menembus Piala Asia tapi juga Piala Dunia.
Meski begitu, Abd Ghani menegaskan bahwa FAM belum menentukan siapa yang bakal mereka rekrut, setidaknya untuk saat ini.
"Di FAM, kami belum mengambil tindakan apa pun terkait hal ini. Masalah ini akan dibahas," kata Ghani kepada Astro Arena.
"Kami mengakui bahwa pelatih asing membawa keahlian dan pengalaman mereka sendiri. Kami menginginkan hasil yang baik."
Siapa sangka, Hajime Moriyasu menjadi target utama Malaysia seperti laporan sejumlah media Asia Tenggara dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Pakar Malaysia Sebut Harimau Malaya Butuh Pelatih Penjamin Trofi dan Tiket Piala Asia
Dan ternyata kabar ini tak hanya mencuat di ASEAN, media Korea Selatan pun turut melaporkan dengan menyebut alasan kuat Moriyasu merapat ke Malaysia.
Laman Chosun.com menyebutkan bahwa Moriyasu akan mengundurkan diri dari jabatan pelatih Timnas Jepang usai Piala Asia 2027.
Itulah yang menjadi satu-satunya petunjuk bagi Malaysia mendapatkan targetnya, meski hal ini masih sebatas spekulasi semata.
"Spekulasi beredar bahwa Hajime Moriyasu, pelatih tim nasional Jepang, dapat mengambil alih kepemimpinan Malaysia," tulis Chosun.com.
"Moriyasu diperkirakan akan mundur dari perannya sebagai pelatih Jepang setelah Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada Januari tahun depan."
Akan tetapi, hasrat Malaysia menjadi raja Asia Tenggara sudah tak terbendung, media Korea menyadari hal itu sepenuhnya.
Sayangnya, Malaysia saat ini masih berada di bawah bayang-bayang Indonesia, itulah yang menjadikan Harimau Malaya mengalami penurunan.
"Malaysia pernah menjadi kekuatan besar dalam sepak bola Asia, tetapi mengalami penurunan sejak tahun 1970-an," tulis Chosun.com.
Baca Juga: Demi Piala Dunia 2030, Malaysia Campakkan Tan Cheng Hoe usai Kepincut Kualitas John Herdman
"Meskipun mendominasi Asia Tenggara hingga awal 2010-an, negara ini telah dibayangi oleh pertumbuhan pesat Vietnam dan Indonesia."
Sementara itu, soal pelatih baru Timnas Malaysia, Abd Ghani sebenarnya tak hanya fokus dengan nama asing tapi juga membuka peluang pelatih lokal.
Ia menegaskan keputusan pemilihan pelatih bukan di tangan FAM tapi juga Exco dan pihak terkait lain yang ada di federasi.
"Jika pelatih lokal dapat memberikan hasil yang memuaskan, kami harus melanjutkan opsi tersebut. Jika butuh pelatih asing, kami akan mempertimbangkannya."
"Ini bukan keputusan saya sendiri. Kami akan mendiskusikannya, dan jika ada nama-nama tertentu, mereka akan diajukan."
"Untuk saat ini, belum ada yang dibahas," pungkas Abd Ghani Hassan.