Luis de la Fuente Pelatih Terbaik Ballon d'Or 2026: Ini untuk Seluruh Tim - Kompas
KOMPAS.com - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menerima penghargaan Johan Cruyff Trophy di Ballon d'Or 2026.
Johan Cruyff Trophy merupakan simbol untuk pelatih terbaik dunia. Trofi itu diberikan dalam acara malam penganugerahan Ballon d'Or 2026 di London Palladium, Inggris, Senin (26/10/2026) atau Selasa dini hari WIB.
"Selamat malam, merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menerima penghargaan ini," kata Luis de la Fuente, dilansir dari BBC.
Luis de la Fuente merasakan kesuksesan besar pada tahun 2026 ini. Ia merupakan otak di balik perjalanan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.
Cara Baru Nonton Cerita Rakyat : Mikrodrama Verikal - BEGINU
Keberhasilan menjadi kampiun Piala Dunia 2026 merupakan sukses lanjutan Luis de la Fuente selama menukangi timnas Spanyol.
Baca juga: Ballon dOr 2026, Kata-kata Lamine Yamal Usai Sabet Kopa Trophy
Sebelumnya, ia juga pernah membawa Spanyol jadi yang terbaik di Euro 2024.
“Berada di antara nomine ini adalah sesuatu yang sangat istimewa. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada nomine lainnya karena mereka telah melakukan lebih dari cukup untuk mendapatkan ini," kata De la Fuente.

Lihat Foto
Persembahan untuk Tim
Luis de la Fuente memenangi persaingan dengan figur-figur yang tak kalah hebat semodel Unai Emery (Aston Villa), Mikel Arteta (Arsenal), Vincent Kompany (Bayern Muenchen), dan dan Luis Enrique (PSG).
“Penghargaan ini bukan penghargaan individu. Ini untuk seluruh tim, tim yang hebat," kata Luis de la Fuente,
"Merupakan suatu kehormatan untuk melatih Anda dan bekerja dengan Anda. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada federasi sepak bola Spanyol."
Baca juga: Ballon dOr 2026, Kata-kata Lamine Yamal Usai Sabet Kopa Trophy
“Rahasianya adalah bekerja dengan para pesepak bola yang sangat murah hati dan bekerja dalam solidaritas serta menempatkan tim mereka di atas diri mereka sendiri,” ucap pelatih berusia 65 tahun tersebut.
Spanyol Sapu Bersih Johan Cruyff Trophy
Spanyol menyapu bersih penghargaan Johan Cruyff Trophy. Sebab, kategori pelatih tim putri terbaik jatuh kepada peracik taktik Barcelona, Pere Romeu.
Pere Romeu mengemas treble musim lalu dengan meraih gelar liga, Liga Champions, dan Copa de la Reina (Piala Spanyol).
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Lionel Messi "Pamit" dari Timnas Argentina, Christiano Ronaldo Beri Pesan Haru
