Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Marc Marquez MotoGP Spesial Veda Ega Pratama

    Link Live Streaming MotoGP Indonesia 2026 - Veda Start Pukul 11.00 WIB, Marquez Tampil sebagai Pemuncak Klasemen - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • MotoGP
  • Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:10 WIB

    Dari kiri ke kanan,  Ai Ogura (Trackhouse Aprilia), Marc Marquez  (Ducati Lenovo), dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) di podium sprint race MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026).Dari kiri ke kanan, Ai Ogura (Trackhouse Aprilia), Marc Marquez (Ducati Lenovo), dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) di podium sprint race MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026). (SONNY TUMBELAKA/AFP)

    BOLASPORT.COM - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, pertama kali tampil sebagai pemuncak klasemen MotoGP 2026 pada MotoGP Indonesia 2026. Aksinya dapat disaksikan melalui link live streaming.

    Tahun lalu, ia datang ke Mandalika tepat setelah dinobatkan sebagai juara dunia 2025 di Jepang dan tanpa tekanan untuk mengincar podium atau kemenangan seperti biasanya.

    Di sirkuit yang belum pernah menuntaskan satu pun balapan hari Minggu, serta memiliki karakteristik yang menyulitkan DNA motor Ducati dan memperparah keterbatasan kondisi lengan kanannya, Marquez akhirnya mencatatkan kemenangan sprint kedelapannya.

    Ini adalah kemenangan tak terduga yang, tak diragukan lagi, sebagian terjadi berkat kekacauan di tikungan pertamayang membuat Marco Bezzecchi dan Raul Fernández terjatuh serta masalah yang dialami Jorge Martin.

    Pembalap asal Madrid itu menghadapi serangkaian kendala. Pertama, masalah tekanan ban depan membuat Marquez bisa menyalipnya saat balapan menyisakan lima lap.

    Pada lap kedua terakhir, sebuah insiden yang menegangkan membuat pembalap Aprilia itu turun dari posisi kedua ke posisi keempat, posisi finis akhirnya.

    Singkatnya, ini adalah hari Sabtu yang luar biasa bagi Marquez, yang untuk sementara memimpin klasemen keseluruhan kali ini sendirian dan unggul empat poin atas Martín.

    "Dalam balapan, apa pun bisa terjadi sampai akhir. Terlepas dari apakah sirkuitnya menguntungkan atau tidak, Anda harus menyerang," kata Marquez dilansir dari MotoSport Espana.

    "Kami memang sedikit beruntung, tetapi keberuntungan itu harus diciptakan sendiri. Anda harus mengejarnya. Jika saya tidak berada di posisi kedua, saya tidak akan menang," ujar Márquez.

    "Tiba-tiba saya sadar bahwa saya mungkin mengalami masalah dengan tekanan ban. Begitu saya memimpin balapan, jalannya lomba menjadi persis seperti yang saya inginkan."

    "Kami mencapai target utama pertama kami yaitu lolos kualifikasi, dan kami melakukannya dengan baik. Target kedua kami meminimalkan kehilangan poin di balapan sprint berjalan bahkan lebih baik lagi."

    Baca Juga: Starting Grid Moto3 Indonesia 2026 - Respons Hakim Danish Start Paling Belakang, Veda Ingin Buat Balapan Tak Terlupakan dari Posisi Ke-7

    "Besok (hari ini) kami harus mempertahankan pola pikir yang sama, kehilangan poin sesedikit mungkin dan tetap bersaing dalam perebutan gelar juara. Jika kami kehilangan posisi pimpinan klasemen, itu bukanlah akhir dari segalanya."

    Marquez  kembali menegaskan bahwa mengutamakan aspek hiburan tidak boleh mengorbankan performa pembalap, terutama di tempat seperti Lombok yang memiliki suhu panas yang menyesakkan dan kelembapan udara yang sangat tinggi.

    Kondisinya begitu parah hingga ia merasa pusing setelah turun dari motor dan harus kembali ke ruangannya untuk mendinginkan suhu tubuh.

    "Saya tidak tahu apakah saya mengalami penurunan kadar gula darah secara drastis (sugar crash). Rasanya tidak manusiawi harus berada di podium setelah balapan sprint dengan masih mengenakan baju balap lengkap," tutur Marquez.

    "Memang bagus untuk foto, tetapi tidak ideal untuk performa besok. Kami adalah atlet elite; dalam dunia balap motor, setiap detail diperhatikan dengan cermat demi memastikan performa puncak, dan hal itu berlaku juga bagi kami."

    Sementara itu, Veda Ega Pratama start dari posisi ke-7 pada Moto3 Indonesia 2026. Pembalap bernomor 9 ini mencatatkan waktu putaran terbaik 1 menit 37,246 detik, yang menempatkannya di baris ketiga dan memberinya posisi yang menjanjikan untuk bersaing di barisan depan, mulai pukul 11.00 WIB.

    "Hari ini berjalan cukup baik, dan saya merasa nyaman dengan motor saya. Sesi latihan pagi berjalan lancar, dan kami berhasil mengidentifikasi beberapa aspek yang perlu ditingkatkan," ucap Veda dalam siaran resmi Honda Team Asia.

    "Saya berdiskusi dengan mekanik, dan kami juga mematangkan persiapan balapan serta strategi kualifikasi. Hasil kualifikasi juga positif. Hasilnya tidak buruk, meskipun selisih waktunya hanya 0,3 detik, jadi menurut saya mungkin kami bisa meraih hasil yang sedikit lebih baik lagi."

    "Bagaimanapun, saya merasa nyaman dengan motor ini, terutama saat melakukan pengereman, dan saya senang dengan kinerja kami sejauh ini."

    "Sekarang saya merasa siap untuk balapan. Memulai dari posisi ke-7 memberi kami peluang bagus. Saya akan berusaha melakukan start yang kuat, tetap berada di grup depan, dan berjuang meraih hasil terbaik."

    "Balapan di kandang sendiri terasa sangat istimewa, dan saya ingin memberikan segalanya demi tim serta seluruh penggemar Indonesia yang mendukung saya."

    Baca Juga: Moto3 Indonesia 2026 - Gestur Santai Veda setelah Apik pada Kualifikasi, Aoyama Yakin Akan Persaingan di Depan

    Jadwal MotoGP Indonesia, Minggu (11/10/2026)

    09.40-09.50 WIB: WUP MotoGP

    10.00-10.40 WIB: Rider Parade

    11.00 WIB: Race Moto3 (20 lap)
    12.15 WIB: Race Moto2 (22 lap)
    14.00 WIB: Grand Prix Race MotoGP (27 lap)

    LINK : SPOTV via Vidio

    *) memerlukan biaya langganan

    Komentar
    Additional JS