Korsel Murka Lagi, Bendera Nyangkut Saat Upacara Kemenangan Asian Games - Kompas
TOYOTA, KOMPAS.com - Kapten tim sepak bola Korea Selatan di Asian Games mengungkapkan kekecewaannya setelah bendera negaranya tampak tersangkut selama upacara kemenangan cabang olahraga sepak bola.
Korsel meraih medali emas untuk keempat kalinya berturut-turut setelah menang tipis 1-0 atas tuan rumah Jepang.
Gol semata wayang Korsel dicetak oleh Eom Ji-sung dalam laga final yang berlangsung di Stadion Toyota dekat Nagoya pada Sabtu (3/10/2026) malam.
Namun, rekaman upacara kemenangan setelahnya menunjukkan para petugas upacara kesulitan mengibarkan bendera Korea Selatan di tiang bendera.
Panitia Asian Games Minta Maaf ke Korsel karena Salah Putar Lagu Kebangsaan Korut
Baca juga: Asian Games 2026 Banyak Masalah, Wali Kota Nagoya Minta Maaf
Hal ini memicu sorakan ejekan dari para penggemar Korea.
"Saya percaya upacara penghargaan seharusnya menjadi momen untuk perayaan," kata kapten Lee Gi-hyuk, menurut Kantor Berita Yonhap.
"Kami telah bekerja sangat keras untuk sampai di sini, jadi sangat mengecewakan bahwa mereka bahkan tidak dapat mengibarkan bendera dengan benar," sambungnya.
"Saya membayangkan para pemain, serta para penggemar yang datang jauh-jauh untuk mendukung kami, pasti juga merasa tidak senang dengan hal itu."
Baca juga: Korsel Jadi Korban Asian Games Lagi, Bus Salah Arah, 1 Jam dari Tujuan Asli
Bendera berkibar setelah lagu kebangsaan
Menurut media Korea Selatan, bendera tersebut akhirnya dikibarkan dengan benar, tetapi baru setelah lagu kebangsaan selesai dinyanyikan.
Pesta Olahraga di Aichi-Nagoya, yang akan berakhir Minggu (4/10/2026) sore, telah dihantui oleh masalah organisasi terkait akomodasi dan transportasi.
Korea Selatan juga menjadi korban kekeliruan ketika lagu kebangsaan Korea Utara diputar untuk tim hoki Korea Selatan.
Para pejabat Olimpiade Korea Selatan telah secara terbuka mengkritik cara penyelenggaraan Asian Games 2026.
"Jika saya harus memberi mereka nilai, nilainya adalah F," ujar Presiden Komite Olahraga dan Olimpiade Korsel Ryu Seung-min.
Baca juga: Asian Games Akui Salah Kelola Logistik, Akomodasi Atlet Kacau
Korsel jadi korban masalah Asian Games
Sebelumnya, bus yang membawa tim voli putra menuju ke lokasi yang salah, bahkan berjarak satu jam dari tempat seharusnya mereka berangkat.
Para pemain voli Korea Selatan terpaksa membatalkan latihan mereka pada Senin (28/9/2026) pagi menjelang pertandingan grup melawan Taiwan yang akan berlangsung hari itu, menyusul masalah logistik terbaru.
"Sebuah bus antar-jemput yang disediakan panitia membawa tim kami ke Okazaki, bukan ke tempat latihan kami di Inuyama kemarin pagi," kata seorang pejabat dari Asosiasi Bola Voli Korea, dikutip dari AFP.
"Karena sudah terlalu banyak waktu yang terbuang untuk berbalik, pelatihan tersebut dibatalkan. Kami telah mengajukan pengaduan resmi kepada penyelenggara melalui KSOC," sambungnya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
PPPK Pamekasan Panjat Tiang Demi Sambung Tali Bendera dalam Upacara