Komentar Wasit asal Malaysia soal Kontroversi Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:45 WIB
Salah satu wasit asal Malaysia turut memberikan komentar terkait kontroversi perpanjangan waktu di laga Timnas Indonesia vs Bangladesh. (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh menimbulkan kontroversi di jagat maya.
Hal tersebut tak terlepas dari masalah waktu tambahan pada babak kedua.
Awalnya, wasit di pinggir lapangan hanya memberikan waktu tambahan selama dua menit.
Hal ini lalu mengundang protes dari pihak Timnas Indonesia.
Pasalnya, memang banyak waktu yang terbuang pada babak kedua karena adanya beberapa insiden seperti pengecekan VAR hingga berbagai pelanggaran.
Wasit kemudian meralat waktu tambahan yang awalnya dua menit menjadi tujuh menit.
Hal ini lalu membuahkan protes dari pihak Malaysia.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) bahkan melayangkan protes dan melaporkan kinerja wasit.
FAM menilai adanya kecurangan saat wasit keempat merevisi tambahan waktu di akhir babak kedua.
Baca Juga: Persib Putuskan Pindah Kandang Selama Oktober, Ini Alasannya
Sementara itu, wasit asal Malaysia yakni Subkhiddin Mohd Salleh belum lama ini turut memberikan komentar terkait masalah ini.
Dalam hal ini, Subkhiddin menilai masalah tersebut disebabkan karena adanya kesalahan komunikasi antar wasit.
Ia berpendapat wasit keempat seharusnya berkoordinasi dengan wasit utama dan wasit VAR sebelum mengumumkan waktu tambahan.
"Sebelum wasit keempat menunjukkan dua menit waktu tambahan, dia seharusnya menerima konfirmasi dari wasit utama dan saran dari petugas VAR tentang berapa banyak waktu yang digunakan untuk peninjauan, penundaan, dan sebagainya."
"Petugas VAR kemudian akan memberi tahu petugas keempat dan kemudian mendapatkan konfirmasi dari wasit," kata Subkhiddin, dilansir BolaSport.com dari Bharian.
Lebih lanjut, Subkhiddin juga menegaskan tak ingin menyalahkan wasit keempat.
Ia tetap berpegang teguh bahwa kesalahan tersebut terjadi akibat masalah komunikasi.
Terkait perpanjangan yang menjadi tujuh menit, Subkhiddin menilai hal tersebut cukup wajar karena ada beberapa gol yang terjadi pada babak kedua sehingga terdapat waktu yang terbuang.
"Untuk menyalahkan ofisial keempat juga, saya tidak bisa karena jika dia mengikuti prosedur, dia pasti sudah mendapat konfirmasi dari wasit."
"Jadi mungkin ada kesalahpahaman di antara para petugas pertandingan, wasit, dan bahkan wasit keempat selama konfirmasi."
"Ada kemungkinan bahwa setelah menunjukkan dua menit, wasit baru menyadari ada kesalahan teknis. Mungkin VAR memberi tahu wasit bahwa ada kesalahan teknis, seharusnya tujuh menit, bukan dua menit."
"Itu adalah kemungkinan yang bisa terjadi. Bisa jadi ada miskomunikasi, mungkin VAR mengatakan sesuatu, tetapi ada kesalahpahaman di antara mereka," tuturnya.