Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Featured Spesial

    Klasemen Medali Asian Games 2026 - Indonesia di 15 Besar jelang Penutupan, Tambah Perak dan Perunggu, Terakhir Berkuda - Semua Halaman - Bolasport

    26 min read


    BOLASPORT.COM - Kontingen Indonesia tidak dapat memperbaiki peringkat di klasemen Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kesempatan untuk meraih hingga empat emas terlepas pada hari penultima.

    Sabtu (3/10/2026), pada hari kedua sebelum penutupan Asian Games 2026, Indonesia masih berada di luar posisi 10 besar.

    Posisi Indonesia turun satu tingkat dari hari sebelumnya setelah tak dapat menambah raihan emas walau kesempatan terbuka.

    Peluang yang muncul dari cabang olahraga sepak takraw, bola voli pantai, padel, dan panjat tebing urung dikonversi menjadi raihan keping tertinggi.

    Pada final sepak takraw nomor kuadran putra, Muhammad Hardiansyah Muliang dkk. harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor rubber 15-17, 15-9, 13-15.

    "Memang persiapan minim ya, hanya dua bulan menjelang Asian Games," kata pelatih sepak takraw putra Indonesia, Iwan Hermawan, dilansir dari ANTARA.

    "Akhirnya kami belum bisa maksimalkan hal-hal yang terkait dengan teknik dan fisik, ini evaluasi ke depan agar tampil lebih baik."

    Baca Juga: Hasil Asian Games 2026 - Emas Ke-6 Juga Retak di Lapangan Padel, Nestapa Wakil Indonesia dalam 115 Menit

    Pada final voli pantai putra, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi terhalang cedera setelah memberi perlawanan sengit ke juara bertahan, Cherif Samba/Ahmed Janko (Qatar).

    Kemenangan pada set pertama tak dapat dibawa ke sisa pertandingan. Cedera pergelangan kaki mengganggu Sofyan.

    "Target kami sebenarnya medali emas. Tetapi pada set pertama saya mengalami cedera di pergelangan kaki. Sejak saat itu kami kehilangan fokus," kata Sofyan.

    Perak berikutnya, alias yang ke-11, diraih pasangan padel putri, Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini.

    Fadona/Fitrani takluk 3-6, 4-6 dari wakil tuan rumah, Kae Tokumoto/Saki Tsukamoto. Asa wakil Tanah Air untuk bangkit pada set kedua pupus setelah sempat unggul 4-1.

    "Kami harus terus semangat, comeback stronger (kembali lebih kuat). Kami sudah dapat silver medal itu di luar target kami," ujar Fadona.

    Sedangkan dari panjat tebing, masing-masing dua atlet Merah Putih yang berlomba di final lead putra dan lead putri harus rela pulang tanpa medali.

    Putra Tri Ramadani yang pada Juni lalu membuat Indonesia pecah telur di disiplin lead pada World Climbing Series harus puas finis ke-5 disusul Raviandi Ramadhan di urutan ke-8.

    Hasil serupa terjadi di final lead putri dengan Alma Ariella Tsany dan Sukma Lintang Cahyani secara berurutan menempati posisi ke-5 dan ke-8.

    Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, tetap mensyukuri pencapaian yang diraih di disiplin yang semula bukan spesialisasi para climber Tanah Air.

    "Memang kami belum berhasil mempersembahkan medali di kategori lead panjat tebing. Namun saya tetap bersyukur atlet-atlet kami masih masuk ke babak final," katanya.

    "Bagi kami ini adalah lompatan yang luar karena kerena tiga sampai empat tahun yang lalu, belum ada yang bisa mencapai final."

    "Jadi ini sesuatu yang luar biasa dan kami sangat bersyukur atlet kita bisa seperti ini. Memang butuh waktu, butuh jam terbang yang lebih banyak lagi."

    Kontingen Indonesia kini mengumpulkan 5 medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

    Hasil ini sebenarnya telah melampaui target yang dicanangkan yaitu 4 emas pada edisi ke-20 dari Pesta Olahraga Asia.

    Efisiensi anggaran Pemerintah RI sampai absennya event-event andalan seperti perahu naga dan menembak sasaran bergerak memperumit tantangan.

    Pahit manis dari perjuangan selama Asian Games 2026 akan coba dijadikan bekal untuk ajang-ajang selanjutnya, termasuk SEA Games 2027 dan puncaknya, Olimpiade Los Angeles 2028.

    Perjuangan akan ditutup Tim Equestrian yang akan tampil pada final jumping perorangan pada Minggu (4/10/2026) di Equestrian Park, Tokyo, Jepang.

    Rahman Setiawan dan Arserl Rizki Brayudha akan tampil dengan kuda masing-masing.

    UPDATE KLASEMEN MEDALI ASIAN GAMES 2026
    Hingga Sabtu (3/10/2026) pukul 22.00 WIB
    Pos.NegaraEmasPerakPerungguTotal
    1China1698983341
    2Jepang839591269
    3Korea Selatan394368150
    4India21273785
    5Uzbekistan21252470
    6Iran19181552
    7Thailand18132152
    8Kazakhstan12244884
    9Hong Kong11192454
    10Bahrain115622
    11Malaysia971632
    12Korea Utara713929
    13Uni Emirat Arab74112
    14Taiwan5173355
    15Indonesia5112339
    16Qatar5655
    17Filipina491616
    18Kuwait4144
    19Vietnam331919
    20Arab Saudi3299
    DISTRIBUSI MEDALI INDONESIA
    No.CaborEmasPerakPerungguTotal
    1Bulu Tangkis2136
    2Angkat Besi1012
    3Panjat Tebing1001
    4Panahan1001
    5Dayung0202
    6Esports0202
    7Sepak Takraw0134
    8Teqball0112
    9Menembak0112
    10Padel0112
    11Selancar Air0101
    12Voli Pantai0101
    13Wushu0055
    14Karate0022
    15Sepeda Gunung0022
    16Sepeda BMX0011
    17Kano0011
    18Soft Tennis0011
    19MMA0011
    Total  5112339
          

    PENYUMBANG MEDALI INDONESIA DI ASIAN GAMES 2026

    Emas

    1. Fajar Alfian dkk. (Badminton/Men's Team)
    2. Rahmat Erwin Abdullah (Weightlifting/Men's 75 kg)
    3. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Badminton/Men's Doubles)
    4. Desak Made Rita Kusuma Dewi (Sport Climbing/Women's Speed)
    5. Nurisa Dian Ashrifah (Archery/Women's Individual Compound)

    Perak

    1. Sumaya (Teqball/Women's Singles)
    2. Sulthanul Aulia Maruf, Muhamad Iqbal Raja Prabowo, Wira Sukmana (Shooting/10m Air Pistol Team)
    3. Ihram, Memo, Maulana Rendi Setia, Febrian (Rowing/Men's Quadruple Sculls)
    4. Ali Mardiansyah/Rafiq Wijdan Yasir (Rowing/Lightweight Men's Double Sculls)
    5. I Made Pajar Ariyana (Surfing/Men's Shortboard)
    6. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah (Badminton/Mixed Doubles)
    7. Deni Ardiyanto dkk (Esports/Pokemon Unite)
    8. Alexander Buhe dkk (Esports/Mobile Legends: Bang Bang)
    9. Muhammad Hardiansyah Muliang dkk. (Sepak Takraw/Men's Team Quadrant)
    10. Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi (Beach Volleyball/Men's Finals)
    11. Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini (Padel/Women's Pairs)

    Perunggu

    1. Yoga Ardika Putra (Teqball/Men's Singles)
    2. Leica Al Humaira Lubis (Karate/Women's Kumite 68kg)
    3. Vallensia Fahira Hotmauli (Mixed Martial Arts (Women's Modern 54kg)
    4. Fernando Sanger dkk. (Soft Tennis/Men's Team)
    5. Seraf Naro Siregar (Wushu/Men's Changquan)
    6. Eugenia Diva Widodo (Wushu/Women's Changquan)
    7. Luluk Diana Tri Wijayana (Weighlifting/49kg Women's)
    8. Guitara Bintang Reindra Nada (Wushu/Men's 60kg)
    9. Sinaga Fereddy (Wushu/Men's 56kg)
    10. Kusumaningtyas Thania (Wushu/Women's 60kg)
    11. Siti Fadia Silva Ramadhanti dkk. (Badminton/Women's Team)
    12. Cok Istri Sanistya Rani (Karate/Women's -55kg)
    13. Herlin Aprilin Lali (Canoe/Women's Single 200m)
    14. Sayu Bella Sukma Dewi (Cycling Mountain Bike/Women's Cross Country)
    15. Kusnelia dkk. (Sepak Takraw/Women's Team Regu)
    16. Muhammad Hardiansyah Muliang dkk. (Sepak Takraw/Men's Team Regu)
    17. Feri Yudoyono (Cycling Mountain Bike/Men's Cross Country)
    18. Alwi Farhan (Badminton/Men's Singles)
    19. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Badminton/Men's Doubles)
    20. Jasmine Azzahra Setyobudi (Cycling BMX/Women's Racing)
    21. Aris Febrianto, Dewa Putu Yadi Suteja, Muhammad Fawwaz Aditia Farrel (Shooting/25m Rapid Fire Pistol Men's Team)
    22. Kusnelia dkk. (Sepak Takraw/Women's Team Quadrant)
    23. Beatrice Gumulya/Novela Putria (Padel/Women's Pair)

    Komentar
    Additional JS