Klasemen Asian Para Games 2026 - Target Dilampaui 2 Kali Lipat walau Persiapan Cuma 3 Bulan, Rawat Prestasi Perlu Pelatnas Panjang - Semua Halaman - Bolasport

BOLASPORT.COM - Kontingen Indonesia pulang dengan prestasi melimpah ruah dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tak tanggung-tanggung, target medali dilampaui hingga berlipat ganda.
Indonesia telah mendapatkan 14 medali emas, 20 perak, dan 37 perunggu jelang penutupan Asian Para Games 2026 besok.
Pencapaian para atlet disabilitas kebanggaan Tanah Air ini jauh melebih target yang mana 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu.
Dua kali lipat dan bahkan lebih dari target harus yang diturunkan karena persiapan yang terbilang singkat hingga hilangnya cabang olahraga andalan seperti catur.
Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Para Games 2026, Reda Manthovani, mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih dan ofisial yang telah mencatatkan prestasi gemilang.
"Ini kebanggaan bagi kami. Total kami dari hari pertama hingga hari kelima ini mendapatkan 14 emas, 20 perak, 37 perunggu," kata Reda melalui NPC Indonesia.
"Artinya sudah melebihi target 100 persen lebih, karena target kami hanya 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu."
"Terima kasih atas segala dukungan dari masyarakat Indonesia, baik yang di Indonesia maupun yang di Jepang ini, atas doa, restu, dan segalanya yang telah di-support kepada kami."
Baca Juga: Sejarah Tercipta, Leani Ratri Oktila Quattrick Emas di Asian Para Games 2026
Kejutan salah satunya hadir dari atlet para tenis meja yang meraih emas lagi sejak Asian Games 2018 di Jakarta.
Barce Layaba/Leli Marlina meraih emas di nomor ganda campuran kelas 10 (TT10) ketika mereka dan tim diekspektasikan meraih 4 perunggu. Hasilnya 1 emas dan 6 perunggu.
Mereka mengalahkan Kim Young-gun/Moon Sung-hye (Korea Selatan) dengan skor 3-1 (6-11, 11-7, 11-8, 11-3) pada final di Nagoya, Jepang, Jumat (23/10/2026).
Kemenangan ini dipersembahkan bagi rekan, David Jacobs, yang berpulang pada 2023. David Jacobs merupakan peraih emas pada Asian Games 2018.
"Raihan emas ini sangat berarti sekali bagi tim para tenis meja ini," kata pelatih para tenis meja Indonesia, Bayu Widhie Hapsara Purba.
"Sepeninggal kak David Jacobs, legend kita di tenis meja baik difabel maupun non difabel, baru kali ini kita bisa mendapatkan emas di Asian Para Games."
"Sebelum ini kita hanya mendapatkan 4 perunggu, dan di sini Alhamdulillah kita bisa."
Perkembangan juga terlihat dari boccia di mana Indonesia meraih tiga emas, naik dari raihan 1 emas pada Hangzhou 2022.
Prestasi kali ini juga menandai sejumlah regenerasi yang berhasil dengan gebrakan atlet-atlet muda hingga debutan di pesta olahraga disabilitas se-Asia.
Atlet asal Bali, I Kadek Dwi Purwana Yasa, mencatat rekor dunia lempar cakram F57 walau baru berusia 18 tahun.
Abdil Majid Rahman, atlet para renang berusia 17 tahun dari Kampar juga sukses menggondol emas dalam penampilan perdana di Asian Games.
Perenang Indonesia, Abdil Majid Rahman, berpose dengan medali emas yang diraih dari 100 meter gaya dada SB7 putra Asian Para Games 2026 di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Kamis (22/10/2026). (NPC INDONESIA/AGUNG WAHYUDI)
"Ini membuktikan adanya regenerasi di para renang," ucap Jendi Panggabean yang merupakan peraih emas para renang Asian Games 2018.
Kali ini harus puas dengan raihan perak, Jendi senang melihat gebrakan Abdil Majid dan lanjutan prestasi Maulana Rifky Yavianda yang membuat Indonesia meraih 2 emas dari para renang.
"Saya harap kedepannya makin banyak atlet-atlet muda, karena saya juga menyadari sudah senior atau sudah berumur."
"Jadi, saya sangat senang dengan atlet-atlet baru, seperti Majid, Mutiara Cantik Harsanto, dan Rifky juga luar biasa, serta yang lain-lainnya," ucap Jendi.
Baca Juga: Para Atletik Bersinar, Karisma Evi Tiarani Kunci Emas Asian Para Games 2026
Selain itu masih banyak nama muda lain atau debutan Asian Para Games yang meraih medali perak atau perunggu.
CdM Reda Manthovani menilai atlet-atlet muda, termasuk para peraih medali perlu diwadahi dalam proyek pemusatan latihan nasional (Pelatnas) jangka panjang.
Selain untuk mengontrol konsistensi dalam berprogres, sudah ada dua event besar di depan mata yaitu ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028.
"Saya melihat, kenapa banyak atlet yang enggak dapet medali ataupun medalinya perunggu (di Nagoya), karena rata-rata tuh permasalahan fisik," tukas Reda.
"Untuk Asian Para Games ini saja, pemerintah melalui Kemenpora hanya memberikan jatah Pelatnas tiga bulan. Itu sebenarnya kurang cukup.
"Diperlukan paling minimal enam bulan. Terlebih kenapa? Tahun depan ada yang namanya ASEAN Para Games di Malaysia dan pada 2028 ada Paralimpiade di Los Angeles."
Asian Para Games 2026 rencananya akan ditutup lewat upacara penutupan di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Sabtu (24/10/2026).
Sebelum itu, Indonesia masih berpeluang menambah medali lewat cabor boccia, para panahan dan para angkat berat.
KLASEMEN MEDALI ASIAN PARA GAMES 2026
Hingga Jumat (23/10/2026) pukul 22.00 WIB
| Pos. | Negara | Emas | Perak | Perunggu | Total |
| 1 | China | 204 | 115 | 108 | 427 |
| 2 | Jepang | 63 | 60 | 62 | 185 |
| 3 | Uzbekistan | 45 | 49 | 51 | 145 |
| 4 | India | 30 | 22 | 49 | 114 |
| 5 | Korea Selatan | 28 | 36 | 33 | 97 |
| 6 | Iran | 26 | 36 | 40 | 102 |
| 7 | Thailand | 18 | 39 | 63 | 120 |
| 8 | Indonesia | 14 | 20 | 37 | 71 |
| 9 | Kazakstan | 12 | 16 | 22 | 50 |
| 10 | Arab Saudi | 8 | 8 | 1 | 17 |
| 11 | Malaysia | 6 | 8 | 13 | 27 |
| 12 | Irak | 6 | 8 | 8 | 22 |
| 13 | Taiwan | 4 | 7 | 9 | 20 |
| 14 | Mongolia | 4 | 3 | 2 | 9 |
| 15 | Hong Kong | 2 | 13 | 21 | 36 |
| 16 | Sri Lanka | 2 | 4 | 3 | 9 |
| 17 | Uni Emirat Arab | 2 | 2 | 5 | 9 |
| 18 | Filipina | 2 | 2 | 3 | 7 |
| 19 | Yordania | 2 | 1 | 2 | 5 |
| 20 | Vietnam | 1 | 2 | 2 | 5 |
| 21 | Kuwait | 1 | 0 | 2 | 3 |
| 22 | Kirgiztan | 1 | 0 | 0 | 1 |
| 23 | Singapore | 0 | 5 | 5 | 10 |
| 24 | Qatar | 0 | 2 | 2 | 4 |
| 25 | Myanmar | 0 | 1 | 4 | 5 |
| 26 | Bahrain | 0 | 1 | 2 | 3 |
| 27 | Korea Utara | 0 | 1 | 1 | 2 |
| 28 | Pakistan | 0 | 1 | 0 | 1 |
| 28 | Tajikistan | 0 | 1 | 0 | 1 |
| 28 | Timor Leste | 0 | 1 | 0 | 1 |
| 31 | Kamboja | 0 | 0 | 1 | 1 |
| 31 | Oman | 0 | 0 | 1 | 1 |
| 31 | Suriah | 0 | 0 | 1 | 1 |
DAFTAR PERAIH MEDALI INDONESIA DI ASIAN PARA GAMES 2026
Emas
- Felix Ardi Yudha (Boccia/Men's Individual BC2)
- Handayani (Boccia/Women's Individual BC1)
- Gischa Zayana (Boccia/Women's Individual B2)
- I Kadek Yasa (Para Athletics/Men's Discus Throw F57)
- Karisma Evi Tiarani (Para Athletics/Women's 100m T63)
- Partin (Para Athletics/Men's 100m T63)
- Muh Al Imran/Suryo Nugroho (Para Badminton/Men's Doubles SL3-SU5)
- Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila (Para Badminton/Mixed Doubles SL3-SU5)
- Subhan/Rina Marlina (Para Badminton/Mixed Doubles SH6)
- Muhammad Fadli Imammuddin (Para Cycling/Men's C4 4000m Individual Pursuit)
- Maulana Rifky Yavianda (Para Swimming/Men's 100m Freestyle S12)
- Maulana Rifky Yavianda (Para Swimming/Men's 100m Backstroke S12)
- Abdil Majid Rahman (Para Swimming/Men's 100m Backstroke SB7)
- Barce Layaba/Leli Marlina (Para Table Tennis/Mixed Doubles XD10)
Perak
- Ken Swagumilang/Arif Firmansyah (Para Archery/Compound Men Doubles)
- Ken Swagumilang/Teodora Audi Ayudia Ferelly (Para Archery/Compound Mixed Team)
- Kholidin/Noviera Ross (Para Archery/Recurve Mixed Team)
- Taufik Karim (Para Athletics/Men's 100m T11)
- Muhammad Putra (Para Athletics/Men's 100m T36)
- Saptoyogo Purnomo (Para Athletics/Men's 100m T37)
- Saptoyogo Purnowo (Para Athletics/Men's 200m T37)
- Saptoyogo Purnomo (Para Athletics/Men's 400m T37)
- Ansyari (Para Athletics/Men's Javelin Throw F40/F41)
- Marcelino Michael (Para Athletics/Men's Shot Put F12)
- Lia Priyanti (Para Athletics/Women's Discus Throw F43-F44-F62-F64)
- Fredy Setiawan (Para Badminton/Men's Singles SL4)
- Leani Ratri Oktila (Para Badminton/Women's Singles SL4)
- Rina Marlina/Apriliyana Sulistyawati (Para Badminton/Women's Doubles SH6)
- Junaedi (Para Judo/Men's J1-70kg)
- Siti Mahmudah/Shebrioni/Sriyanti (Para Powerlifting/Women's Team)
- Jendi Pangabean (Para Swimming/Men's 100m Backstroke S9)
- Maulana Rifky Yavianda (Para Swimming/Men's 100m Butterfly S12)
- Maulana Rifky Yavianda (Para Swimming/Men's 50m Freestyle S13)
- Mutiara Cantik Harsanto (Para Swimming/Women's Breaststroke SB9)
Perunggu
- Kholidin/Setiawan (Para Archery/Recurve Men Doubles)
- Alfin Nomleni (Para Athletics/Men's 400m T20)
- Rizal Bagus Saktyono (Para Athletics/Men's Javelin Throw F46)
- Ni Made Putri (Para Athletics/Women's 100m T12)
- Vitasari (Para Athletics/Women's 100m T36)
- Vitasari (Para Athletics/Women's 200m T36)
- Nanda Sholihah (Para Athletics/Women's 100m T47)
- Nanda Sholihah (Para Athletics/Women's 200m T47)
- Helin Wardina (Para Athletics/Women's 100m T37-T38)
- Helin Wardina (Para Athletics/Women's 200m T37)
- Karisma Evi Tiarani (Para Athletics/Women's Long Jump T42-T44-T61-T62-T63-T64)
- Rica Oktavia (Para Athletics/Women's Long Jump T20)
- Muh Al Imran (Para Badminton/Men's Singles SL3)
- Ikhtiar Qonitah Syakuroh (Para Badminton/Women's Singles SL3)
- Khalimatus Sadiyah (Para Badminton/Women's Singles SL4)
- Rina Marlina (Para Badminton/Women's Singles SH6)
- Dimas Tri Aji/Subhan (Para Badminton/Men's Doubles SH6)
- Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah (Para Badminton/Women's Doubles SL3-SU5)
- Sufyan Saori (Para Cycling/Men's C4-5 1000m Time Trial)
- Nur Fendi (Para Cycling/Men's B Time Trial)
- Nur Fendi (Para Cycling/Men's B Road Race)
- Vanza Mifthahul Jannah (Para Cycling/Women's B 4000m Individual Pursuit)
- Fajar Pambudi (Para Judo/Men's J1-95kg)
- Dheny Marsyelina (Para Judo/Women's J1-60kg)
- Ni Nengah Widiasih (Para Powerlifting/Women's 41kg)
- Hilman (Para Powerlifting/Men's 54kg)
- Margono (Para Powerlifting/Men's 65kg)
- Shebrioni (Para Powerlifting/Women's 61kg)
- Elsa Dewi Saputri (Para Powerlifting/Women's +86kg)
- Theradina Audria Lie (Para Swimming/Women's 100m Freestyle S10)
- Jendi Pangabean/Abdil Majid Rahman, Mutiara Cantik Harsanto, Zahra Nur Azizah (Para Swimming/Mixed 4x100 Medley 34 points)
- Barce Layaba (Para Table Tennis/Men's Singles Class 4-5)
- Komet Akbar (Para Table Tennis/Men's Singles Class 10)
- Hamida (Para Table Tennis/Women's Singles Class 8)
- Adyos Astan/Yayang Gunaya (Para Table Tennis/Men's Doubles MD8)
- Leli Marlina/Osrita Muslim (Para Table Tennis/Women's Doubles WD10)
- Yayang Gunaya/Osrita Muslim (Para Table Tennis/Mixed Doubles XD7)