Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Hajime Moriyasu Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Malaysia

    ​Khayalan Tingkat Tinggi? Media Jepang Bongkar Alasan Moriyasu Takkan Mau Latih Malaysia - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • BOLA
  • Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:40 WIB

    Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, disebut mustahil mau melatih Timnas Malaysia. Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, disebut mustahil mau melatih Timnas Malaysia. (DANTRI.COM.VN/AFC)

    SUPERBALL.ID - Publik Jepang menolak mentah-mentah spekulasi Hajime Moriyasu bergabung Timnas Malaysia, tidak sepadan dan bertolak belakang dengan prinsip. 

    Publik Jepang merespons gencarnya kabar yang menyebut Hajime Moriyasu akan bergabung Timnas Malaysia usai Piala Asia 2027.

    Isu Hajime Moriyasu menjadi target Malaysia memang sudah banyak diperbincangkan, bahkan sekelas menteri sampai buka suara. 

    Para pengamat sepak bola Malaysia sangat antusias dengan kabar itu, hingga meminta federasi tak ragu mengeluarkan gaji tinggi. 

    Salah satu pengamat bahkan meminta federasi rela mengeluarkan dana hingga Rp1 miliar per bulan untuk gaji Hajime Moriyasu. 

    Meski begitu, respons bebeda ditunjukkan publik Negeri Matahari Terbit yang tak setuju melihat Moriyasu bergabung Malaysia. 

    Salah satu media Jepang, Nikkan Gendai, menilai gabung Timnas Malaysia tidak sepadan dengan karier yang selama ini dibangun Moriyasu. 

    Ketimbang Malaysia, media Jepang ini menyebut Moriyasu lebih cocok bergabung klub lokal negerinya sesuai latar belakangnya. 

    "Daripada melatih tim nasional yang berkumpul beberapa kali setahun untuk pertandingan singkat lalu bubar," tulis Nikkan Gendai.

    Baca Juga: Blak-blakan Menteri Malaysia saat Naturalisasi Eks Bek Tottenham Distop, Dokumen Dipalsukan FAM Lagi?

    "Melatih satu klub tempat Anda berlatih bersama setiap hari dan menyaksikan pertumbuhan langsung para pemain jauh lebih sesuai dengan kepribadiannya."

    Lebih dari itu, media Jepang ini membeberkan bahwa level Moriyasu melatih adalah di level Eropa, bukan lagi Asia apalagi Asia Tenggara. 

    Itulah mimpi Moriyasu selain membawa Jepang ke final Piala Dunia, ia ingin menjadi pelatih Jepang pertama yang memimpin klub Eropa. 

    "Ambisi seumur hidup Moriyasu setelah Piala Asia adalah menjadi manajer Jepang pertama yang memimpin klub Eropa," tulis Nikkan Gendai lagi. 

    Respons media Jepang ini seperti tamparan keras untuk Malaysia agar bisa sadar diri dan tak berkhayal terlalu tinggi soal pelatih top. 

    Level Malaysia masih sangat jauh di bawah, angan untuk mendapatkan Moriyasu sebagai pelatih yang memimpin tim nasional mereka. 

    "Lingkaran sepak bola Jepang menganggap prospek kepindahannya ke tim nasional Asia Tenggara lainnya sebagai sesuatu yang sepenuhnya bertentangan dengan jalur kariernya yang sebenarnya," tulis Sakanowa. 

    Sementara FAM sendiri juga masih belum mengeluarkan pernyataan resmi soal siapa yang bakal direkrut sebagai pelatih tim nasional.

    Baca Juga: Lawak AFC Masukkan Malaysia ke Nominasi Federasi Terbaik, Kekuatan Orang Dalam!

    Tan Cheng Hoe masih berstatus pelatih interim meski baru saja membawa Malaysia menorehkan sejarah bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026.

    Meski tidak juara, Cheng Hoe sukses membawa Malaysia keluar sebagai peringkat ketiga turnamen tanpa kekalahan dan kebobolan sekalipun. 

    Menarik dinantikan siapa yang bakal menukangi Harimau Malaya dan memberikan kejutan menuju Piala Dunia 2030.

    Komentar
    Additional JS