Kerja Sama dengan Benfica Berlanjut, Rahman Darmawan Pimpin Akademi Merah Putih di Ternate - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:30 WIB
Rahmad Darmawan, ditunjuk menjadi Direktur Akademi Merah Putih di Ternate. (DWI WIDIJATMIKO/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Lama dikenal sebagai pelatih sepak bola senior yang sarat pengalaman, kini nama Rahmad Darmawan akan identik dengan pengembangan sepak bola usia dini.
Sosok yang pernah menangani Persikota, Persija, Persipura, Sriwijaya FC, Timnas U-23 Indonesia, dan Timnas Indonesia itu menjadi pemimpin Akademi Merah Putih, yang merupakan kerja sama antara Java United dengan klub elite Liga Portugal, SL Benfica.
Kerja sama dengan Benfica diumumkan saat Java United masih memakai nama Malut United pada 16 Mei 2026 di Stadion Kie Raha, Ternate.
Malut United kemudian pindah ke Semarang dan berganti nama menjadi Java United, tetapi kerja sama dengan Benfica dan niat mengembangkan akademi sepak bola di Ternate tetap dilakukan.
Persiapan terus dilakukan untuk mencari dan melakukan seleksi siswa akademi.
Dibantu oleh manajemen Java United FC, persiapan untuk memulai kegiatan Akademi Merah Putih dengan target siswa yatim piatu dan dari keluarga tidak mampu berusia 7-9 tahun terus dilakukan.
Penunjukan Rahmad Darmawan sebagai Direktur Akademi Merah Putih juga menjadi bagian dari persiapan struktur organisasi dan kepelatihan akademi.
Baca Juga: Kontrak 5 Tahun, Malut United Resmikan Kerja Sama dengan Benfica untuk Akademi Merah Putih
"Saya sangat senang dan tertantang mendapatkan kepercayaan dari pemilik klub untuk memimpin sebuah akademi dengan misi yang sungguh mulia," ucap Rahmad Darmawan.
Setelah berkecimpung dalam kepelatihan sepak bola senior sejak 1998, pensiunan TNI AL berpangkat mayor ini ingin mengabdikan diri dalam pembangunan sepak bola usia dini di Indonesia.
"Apalagi, mimpi pemilik klub tidak tanggung-tanggung. Selain kuat dalam misi sosial, bekerja sama dengan klub SL Benfica memperlihatkan keseriusan pemilik klub untuk melahirkan pemain sepak bola berkualitas," ujar pria yang akrab disapa Coach RD tersebut.
Saat ini, manajemen akademi terus melakukan persiapan penyambutan siswa yatim dan piatu asal Maluku Utara dan Maluku yang sudah terdaftar.
Mereka juga akan segera menggelar seleksi terbuka di Kota Ternate dan Ambon yang akan dipantau langsung oleh jajaran pelatih akademi, termasuk pelatih asal SL Benfica.
Seluruh biaya seleksi dan kegiatan siswa Akademi Merah Putih selama di training camp akan ditanggung oleh manajemen yang kini juga mengelola klub Java United FC.
"Kami tengah berkoordinasi dengan tim pelatih Benfica dan akan segera menginformasikan waktu dan lokasi seleksi terbuka untuk anak-anak berusia 7-9 tahun yang berasal dari keluarga tidak mampu serta anak yatim dan piatu," kata Rahmad Darmawan.
Pelatih dengan sejarah keberhasilan membawa Sriwijaya FC (2007-2008)dan Persipura (2005) menjuarai kompetisi tertinggi sepak bola di Indonesia ini punya mimpi melihat anak didiknya bermain di panggung sepak bola internasional dan menjadi pilar Tim Nasional Indonesia.
"Dengan niat baik, visi yang sama, serta kebersamaan dan dukungan semua pihak yang terlibat, saya yakin Akademi Merah Putih akan berkontribusi bagi kemajuan sepak bola Indonesia," tutur Coach RD.