Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Para Games Berita Featured Para Panahan Spesial

    Ken Swagumilang/Arif Firmansyah Sabet Perak Pertama Para Panahan Asian Para Games - RRI

    3 min read

     



    Poin Utama
    • ra Panahan Indonesia mencatatkan sejarah dengan meraih medali perak pertama sepanjang keikutsertaan di Asian Para Games berkat Ken Swagumilang dan Arif Firmansyah yang berjuang hingga tembus final
    • Ken/Arif berjumpa melawan pasangan Thailand, Teerasak Phiarthanee/Comsan Singpirom di final yang berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Rabu 21 Oktober 2026 dan meraih skor akhir 147-150 untuk kemenangan Thailand
    Ken Swagumilang/Arif Firmansyah Sabet Perak Pertama Para Panahan Asian Para Games
    Pasangan Para Panahan Indonesia Ken Swagumilang dan Arif Firmansyah sabet perak dari nomor ganda putra compound ajang Asian Para Games 2026 (Foto: IG/ NPCIndonesia)

    RRI.CO.ID, Jakarta – Para Panahan Indonesia mencatatkan sejarah dengan meraih medali perak pertama sepanjang keikutsertaan di Asian Para Games. Sang pembuat sejarah itu adalah pasangan muda, Ken Swagumilang dan Arif Firmansyah.

    Mereka mempersembahkan medali perak dari nomor ganda putra compound ajang Asian Para Games 2026. Capaian ini melampaui target perunggu yang dipasang tim pelatih untuk pasangan yang belum genap dua tahun bermain bersama ini.

    Final berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Rabu 21 Oktober 2026. Ken/Arif berjuang ketat melawan pasangan Thailand, Teerasak Phiarthanee/Comsan Singpirom.

    Kedua pasangan sama-sama membuka laga dengan nilai 36, imbang 38 di rangkaian ketiga, sebelum Thailand menutup laga dengan skor 150-147. Sehari sebelumnya, Ken/Arif tampil impresif di semifinal dengan menyingkirkan India lewat skor tipis 156-155.

    Dalam keterangan resminya, Ken Swagumilang mengaku senang dengan torehan medali perak ini. Lebih hebat lagi, Ken/Arif menjadi pasangan Indonesia pertama yang berlaga di nomor ganda putra compound.

    “Alhamdulillah, tadi kita mendapatkan perak. Kemarin di semifinal, Alhamdulillah juga, kita bisa mengalahkan India dengan skor 156-155,” ujar Ken.

    Bagi Ken dan Arif, perak ini terasa istimewa. Keduanya baru dipasangkan pada 2025 dan menjalani debut bersama di Beijing pada Juli tahun itu.

    “Kita ini terhitung sebagai pasangan baru. Baru 2025 debut pertama, di Beijing, bulan Juli. Kalau sampai sekarang, hitungannya bahkan belum sampai dua tahun. Dan kita bersyukur sudah bisa sampai di final,” kata Ken.

    Nagoya juga menjadi pengalaman pertama Arif di ajang multicabang sebesar Asian Para Games. Ia merasakan langsung bedanya tekanan di panggung final.

    “Pengalaman pertama di Asian Para Games ini. Pressure panggung final sama di lapangan kualifikasi sangatlah berbeda jauh. Dan kondisi angin pun juga beda, cukup mengganggu,” kata Arif.

    Ken dan Arif sendiri sudah memasang target untuk tahun depan. Mereka akan mengincar medali emas di ASEAN Para Games Malaysia dan meraih tiket menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.

    “Di tahun depan ada dua event besar. Di ASEAN Para Games Malaysia, semoga kita mendapatkan medali emas untuk nomor ganda para compound putra,” kata Ken.

    “Kemudian ada juga World Championship, di situ ada rebutan tiket untuk ke Paralimpiade Los Angeles 2028. Semoga kita bisa mendapatkan medali atau mendapatkan tiket di situ,” ujar Ken.

    Komentar
    Additional JS