Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Para Games Berita Featured Para Panahan Spesial

    Ken Swagumilang Ukir Sejarah Para Panahan Asian Para Games - RRI

    2 min read


    Atlet para panahan asal Jawa Timur, Ken Swagumilang (kanan) pada Asian Para Games 2026 di Aichi–Nagoya, Jepang (Foto: Dok. NPCI Jatim)

    RRI.CO.ID, Surabaya – Atlet para panahan asal Jawa Timur, Ken Swagumilang, menorehkan pencapaian bersejarah bagi Indonesia pada Asian Para Games 2026 di Aichi–Nagoya, Jepang. Ken berhasil meraih dua medali perak dari nomor beregu compound, sekaligus menjadi bagian dari pencapaian penting Indonesia dalam cabang olahraga para panahan.

    Medali perak pertama diraih Ken bersama Arif Firmansyah pada nomor ganda putra compound, Rabu, 21 Oktober 2026. Pasangan Indonesia melaju hingga babak final, sebelum harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Teerasak Phiarthanee dan Comsan Singpirom, dengan skor 147–150.

    Hasil tersebut menjadi medali perak pertama Indonesia dari cabang para panahan sepanjang keikutsertaan dalam Asian Para Games. Pencapaian itu juga menandai penampilan pertama Indonesia pada nomor ganda putra compound di ajang tersebut.

    Sehari berselang, Ken kembali menyumbangkan medali perak melalui nomor beregu campuran compound bersama Teodora Audi Ayudia Ferelly. Pasangan Indonesia harus puas di posisi kedua setelah kalah dari wakil India, Sheetal Devi dan Toman Kumar, dengan skor 148–151.

    Medali kedua tersebut menambah catatan penting bagi Indonesia di nomor beregu campuran compound. Dua pencapaian Ken sekaligus memperlihatkan kontribusi atlet Jawa Timur dalam persaingan olahraga para di tingkat Asia.

    Ketua Komite Paralimpiade Indonesia (NPCI) Provinsi Jawa Timur, Imam Kuncoro, mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah memberikan kontribusi bagi Kontingen Indonesia. Ia menilai pencapaian di Asian Para Games merupakan hasil proses panjang yang melibatkan atlet, pelatih, dan berbagai pihak dalam pembinaan.

    "Prestasi ini merupakan hasil kerja panjang para atlet, pelatih, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan. Kami bersyukur atlet-atlet asal Jawa Timur dapat memberikan kontribusi bagi Indonesia. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana hasil ini menjadi pijakan untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi pada ajang internasional berikutnya," ujar Imam dari Jepang.

    Wakil Sekretaris NPCI Jawa Timur, Roy Agustinus Soselisa, mengatakan pencapaian Ken perlu menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga prestasi bagi penyandang disabilitas di Jawa Timur. Menurutnya, peningkatan prestasi membutuhkan proses latihan yang terukur dan didukung penerapan ilmu keolahragaan secara konsisten.

    "Rekor Maulana dan pencapaian bersejarah Ken harus menjadi pijakan pembinaan olahraga prestasi di Jawa Timur. Prestasi tidak cukup dibangun melalui intensitas latihan semata, tetapi membutuhkan penerapan ilmu keolahragaan secara konsisten agar proses pembinaan lebih terukur, potensi atlet berkembang optimal, dan prestasi yang diraih dapat terus berkelanjutan," kata Roy.

    Hingga Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB, enam atlet asal Jawa Timur telah membukukan 13 catatan medali individual di Asian Para Games 2026. Rinciannya terdiri atas dua emas, lima perak, dan enam perunggu dari empat cabang olahraga, yakni para renang, para panahan, para atletik, dan para bulu tangkis.

    NPCI Jawa Timur berharap pencapaian tersebut dapat memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan, mulai dari penjaringan bakat, peningkatan kualitas pelatih, hingga penyediaan kompetisi dan fasilitas latihan yang memadai. Dengan demikian, atlet-atlet Jawa Timur diharapkan terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia pada kompetisi internasional berikutnya.

    Komentar
    Additional JS