Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Bangladesh Timnas Indonesia Timnas Malaysia

    Kecewa Timnas Indonesia Bantai Bangladesh 9-2, Pakar Malaysia: Tim Lemah Seharusnya di Divisi 2 - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    .

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas Senior
  • Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:24 WIB

    Ole Romeny (kiri) saat Timnas Indonesia melawan Bangladesh dalam laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).Ole Romeny (kiri) saat Timnas Indonesia melawan Bangladesh dalam laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)

    SUPERBALL.ID - Pakar sepak bola asal Malaysia, Datuk Richard Scully, mengaku kecewa berat melihat Timnas Indonesia membantai Timnas Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

    Timnas Indonesia tampil sebagai juara pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Jakarta dan Bandung.

    Indonesia memastikan gelar juara usai mengalahkan Timnas Thailand 4-2 lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2 di final.

    Kemenangan 9-2 atas Bangladesh di laga terakhir Grup A berkontribusi besar dalam keberhasilan Indonesia melangkah ke final.

    Baca Juga: Alih-alih Pertahankan Tan Cheng Hoe, Malaysia Diminta Tunjuk Pelatih Asing demi Jadi Raja ASEAN

    Berkat kemenangan tersebut, tim asuhan John Herdman itu unggul produktivitas gol atas Timnas Malaysia di klasemen akhir Grup A.

    Alhasil, Malaysia harus puas finis kedua di Grup A meski menang 6-0 atas Timnas Singapura pada saat yang bersamaan.

    Skuad Harimau Malaya kemudian menang 1-0 atas Timnas Vietnam dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.

    Harimau Malaya finis di posisi ketiga tanpa kebobolan dalam empat pertandingan di bawah pelatih interim Tan Cheng Hoe.

    Mengomentari penampilan Malaysia, Scully memuji pendekatan positif mereka alih-alih menggunakan strategi defensif.

    "Mereka cukup berani untuk memainkan sepak bola positif. Mereka tidak bermain bertahan atau hanya duduk santai," kata Scully.

    Namun, Scully mengaku sangat kecewa melihat tim-tim lemah menelan kekalahan dengan skor telak di FIFA ASEAN Cup 2026.

    Oleh karena itu, ia menyerukan agar FIFA mempertimbangkan perubahan struktural untuk tim-tim yang lebih lemah.

    Ia menilai FIFA seharusnya mempertimbangkan untuk menempatkan tim-tim tersebut di divisi kedua alih-alih divisi pertama.

    Baca Juga: Malaysia Sirik Dengar Timnas Indonesia Mau Rekrut 2 Pemain Naturalisasi Baru

    "Saya sangat kecewa dengan tim-tim yang kebobolan enam dan sembilan gol," kata Scully, dikutip SuperBall.id dari New Straits Times.

    "Sungguh memalukan kebobolan sebanyak itu di turnamen ini."

    "FIFA seharusnya mempertimbangkan untuk menempatkan tim-tim tersebut di kualifikasi Tier 2 sebelum mengizinkan mereka masuk ke Tier 1," tambahnya.

    Lebih lanjut, Scully juga membela kehadiran tiga pemain keturunan dan naturalisasi baru di skuad Harimau Malaya.

    Scully menilai ketiga pemain tidak menyingkirkan talenta lokal, melainkan mendorong mereka untuk meningkatkan standar permainan mereka.

    "Yang membuat perbedaan adalah tiga pemain naturalisasi atau keturunan, apa pun sebutan yang ingin diberikan orang kepada mereka," kata Scully.

    "Mereka menaikkan standar, sehingga para pemain lokal kita yang tampil sebagai pemain pengganti dan pemain inti terdorong untuk meningkatkan standar performa mereka sendiri," tambahnya.

    Scully menilai Bergson Da Silva menyibukkan para bek lawan dan menciptakan ruang bagi winger Malaysia, Arif Aiman ​​Hanapi dan Faisal Halim.

    "Dia menyulitkan pertahanan lawan," kata Scully soal peran penting penyerang Johor Darul Ta'zim itu.

    "Itu memudahkan Arif Aiman ​​untuk beroperasi di sisi kanan dan memberi Faisal waktu, ruang, dan kesempatan untuk menimbulkan ancaman dari sisi kiri."

    "Itu adalah nilai tambah yang besar," tambahnya.

    Komentar
    Additional JS