Justin Hubner Minta Suporter Timnas Indonesia Penuhi SUGBK di Laga Final Lawan Thailand - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 3 Oktober 2026 | 14:00 WIB
Justin Hubner meminta suporter agar memenuhi SUGBK, Jakarta dalam laga melawan Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (5/10/2026). (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, meminta suporter untuk datang memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand.
Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (5/10/2026).
Timnas Indonesia sukses mengunci tiket ke babak final usai memetik kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh pada laga pamungkas Grup A di SUGBK, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Tentu saja ini menjadi modal bagus buat Timnas Indonesia untuk menghadapi Thailand.
Apalagi tim berjuluk Gajah Perang tersebut dalam laga terakhir Grup B menelan kekalahan 1-2 dari Filipina, Jumat (2/10/2026).
Skuad Garuda dijadwalkan bakal melakoni pertarungan sengit memperebutkan trofi juara kontra tim kuat Asia Tenggara, Thailand.
Walaupun tim asuhan Anthony Hudson menelan kekalahan dalam laga terakhir, tentu saja tak bisa dianggap remeh, karena mereka memang melakukan rotasi dalam laga terakhir.
Untuk itu, mereka akan tetap menjadi lawan yang tak mudah buat Justin Hubner dan kawan-kawan.
Keberhasilan Timnas Indonesia melangkah ke final tentu saja membuat para pemain merasa senang, karena tinggal selangkah lagi bisa mengangkat trofi.
Namun, di balik kegembiraan tersebut, mantan pemain Wolverhampton Wanderers itu secara jujur menyentil kehadiran penonton di SUGBK yang dinilainya belum maksimal.
Tercatat, pada laga kontra Bangladesh lalu, jumlah suporter yang memadati tribune stadion termegah di Indonesia tersebut hanya menyentuh angka sekitar 33 ribuan penonton, kurang dari separuh kapasitas maksimal SUGBK yang mencapai lebih dari 77.000 kursi.
Menatap partai final kontra Thailand, Justin Hubner secara terang-terangan menuntut suporter untuk tidak lagi pilih-pilih pertandingan dan segera memenuhi stadion.
"Sejujurnya, saya mengharapkan stadion penuh," ujar JUstin Hubner kepada awak media termasuk BolaSport.com, di SUGBK, Jakarta.
"Bukan berarti karena kita bermain melawan Bangladesh lalu penontonnya hanya 30.000, dengan segala hormat," ucapnya.
Bagi bek Fortuna Sittard tersebut, dedikasi skuad Garuda di atas lapangan layak mendapatkan ganjaran gemuruh tribune yang penuh sesak di setiap laga, tanpa memedulikan profil tim yang menjadi lawan.
Oleh karena itu, ia pun berharap suporter akan memberikan dukungan penuh untuk tim Merah Putih dalam laga final nantinya.
"Saya mengharapkan stadion penuh. Mau kita bermain melawan Bangladesh, Argentina, Brasil, atau siapa pun, saya berharap stadion terisi penuh," kata Justin Hubner.
Baca Juga: Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks Jadi Wajah Kesuksesan Bintang Bundesliga di Jeda Internasional
Pemain berdarah Belanda-Indonesia itu menambahkan, dukungan masif dari suporter adalah elemen krusial yang pantas didapatkan oleh tim Merah Putih.
Apalagi Indonesia telah membuktikan kapasitas mentalitas mereka dengan membalikkan situasi menegangkan di masa injury time untuk menyingkirkan Malaysia dari perebutan tiket final.
Pemain berusia 23 tahun tersebut bahkan sempat menyinggung bagaimana skuad Harimau Malaya sudah merayakan kelolosan lebih dulu usai menang 6-0 atas Singapura, sebelum akhirnya dipatahkan oleh gol-gol telat skuad Garuda.
"Iya, kami tidak tahu jika kami sudah memenanginya dan lolos (ke babak final)," ungkap Justin.
"Saya melihat Malaysia sudah berselebrasi setelah laga (melawan Singapura). Jadi, kami berpikir mereka yang akan pergi ke final."
Namun, menurutnya saat ini dua tim terbaik sudah dipastikan melaju ke final.
Oleh karena itu, ia berharap suporter akan memberikan dukungan penuh dan luar biasa saat tim berjuang di final nantinya.
"Tapi, pada akhirnya negara terbaik di turnamen ini yang bermain di final," tuturnya.