Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Bangladesh Timnas Indonesia

    John Herdman Jelaskan Kisruh Injury Time dari 2 Menit jadi 7 Menit: Wasit Sempat Salah Kasih Waktu - Viva

    6 min read

     


    Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman usai mengalahkan Bangladesh 9-2 pada FIFA ASEAN Cup 2026

    Jakarta, VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjelaskan kisruh tambahan waktu dalam pertandingan kontra Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10/26). Injury time yang semula ditunjukkan selama dua menit kemudian berubah menjadi tujuh menit setelah terjadi sejumlah pengecekan VAR.

    Baca Juga

    Situasi tersebut sempat membuat pertandingan berlangsung tegang pada penghujung laga. Para pemain Timnas Indonesia bahkan sempat mempertanyakan keputusan ofisial setelah papan tambahan waktu menunjukkan hanya dua menit.

    Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Herdman mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan teknis perubahan tambahan waktu tersebut. Namun, ia menyebut ada kesalahan ketika papan menunjukkan dua menit.

    Baca Juga

    "Ketika mereka mengangkat papan 2 menit itu, saya rasa setiap orang di stadion tahu bahwa itu sebuah kesalahan," ujar Herdman usai laga.

    Menurut Herdman, pertandingan memang sempat beberapa kali dihentikan karena proses pengecekan VAR. Ia kemudian meminta klarifikasi kepada ofisial keempat mengenai tambahan waktu yang diberikan.

    Baca Juga

    "Ketika menanyakan kepada ofisial keempat, 'Apakah ini sebuah kesalahan?', dia menjawab, 'Ya,'" kata Herdman.

    Situasi semakin rumit karena Bangladesh kemudian mampu mencetak gol, skor menjadi 7-2, ketika para pemain Indonesia masih berada dalam kondisi kebingungan. Herdman menilai momen tersebut cukup sulit bagi skuad Garuda, tetapi para pemain mampu segera mengembalikan fokus.

    "Pada saat itu, lawan mencetak gol. Karena para pemain kebingungan. Mereka kehilangan fokus," tuturnya.

    Namun, Indonesia justru menunjukkan respons luar biasa setelah situasi tersebut. Herdman mengungkap bahwa mentalitas para pemain sudah ditempa dalam latihan sehari sebelum pertandingan.

    Dalam sesi latihan, Herdman mengaku sempat memberikan simulasi kepada para pemain dengan menanyakan berapa banyak gol yang mungkin dicetak dalam waktu 30 detik. Para pemain menjawab tiga gol, sesuatu yang awalnya dianggap mustahil oleh sang pelatih. Faktanya, Indonesia mampu mencetak tiga gol hanya dalam 37 detik.

    "Mereka percaya. Dan terlepas dari keputusan wasit atau apa pun itu, setiap orang bisa berbuat salah," kata Herdman.

    Menurut Herdman, respons para pemain dalam situasi tersebut menjadi bukti karakter skuad Indonesia. Ia menilai anak asuhnya tetap menunjukkan komitmen meski pertandingan berada dalam kondisi yang penuh tekanan.

    "Anda memiliki sekelompok pria yang begitu berkomitmen untuk negaranya. Ini dua pertandingan berturut-turut di mana mereka mati-matian di lapangan demi negara ini," ujar Herdman.

    Kemenangan atas Bangladesh sekaligus memastikan Timnas Indonesia finis di puncak Grup A dan melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

    Herdman pun memilih tidak berlarut-larut membahas keputusan wasit. Menurutnya, fokus Indonesia kini harus segera beralih kepada pertandingan final dan proses pemulihan pemain.

    "Kita punya langkah lebih besar yang harus dihadapi dalam dua, tiga hari ke depan," kata Herdman dalam konferensi pers.

    Indonesia selanjutnya akan menghadapi Thailand di partai final. Herdman menyebut laga tersebut akan menjadi tantangan berbeda karena Thailand merupakan tim kuat di Asia Tenggara.

    Jalannya Pertandingan Indonesia Vs Bangladesh

    Kemenangan atas Bangladesh memastikan Timnas Indonesia finis di puncak Grup A dan melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, sebelum memastikan tiket tersebut, skuad Garuda harus melewati pertandingan yang berjalan penuh drama hingga menit-menit akhir.

    Indonesia tampil agresif sejak awal pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis malam WIB (1/10/26). Mitchell Baker membuka keunggulan pada menit ke-10 setelah menerima umpan Ole Romeny.

    Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor sembilan menit kemudian. Rizky Ridho kemudian membawa Indonesia unggul 3-0 pada menit ke-31 melalui tembakan keras.

    Bangladesh sempat memperkecil ketertinggalan lewat Sahariar Emon pada menit ke-35. Namun, respons Indonesia datang hanya semenit berselang. Baker kembali mencetak gol sekaligus melengkapi hattrick.

    Indonesia semakin menggila menjelang turun minum. Baker mencetak gol keempat pada menit ke-43 sebelum Justin Hubner ikut mencatatkan namanya di papan skor pada masa tambahan waktu. Babak pertama berakhir 6-1 untuk keunggulan Garuda.

    Selepas jeda, Indonesia tetap tampil menekan meski sudah unggul jauh. Gol tambahan baru tercipta pada menit ke-89 melalui Luke Vickery.

    Bangladesh kembali memperkecil ketertinggalan menjadi 7-2 lewat Farhaan Ali Wahid pada menit ke-90. Namun, Indonesia belum berhenti menyerang.

    Pada masa tambahan waktu, Garuda mencetak dua gol. Mitchell Baker kembali mencetak gol pada menit 90+7 sekaligus melengkapi koleksi lima golnya dalam pertandingan tersebut. Satu gol lainnya membuat Indonesia menutup laga dengan kemenangan telak 9-2.

    Hasil tersebut mengantarkan Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengoleksi tujuh poin, meskipun poin dan selisih golnya sama dengan Malaysia, Indonesia unggul produktivitas gol atas yang membuat Garuda melaku ke Final.

    Presiden FIFA, Gianni Infantino

    4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Presiden FIFA Gianni Infantino Kirim Pesan Duka: Janji Wujudkan Sepak Bola Indonesia Aman

    Presiden FIFA Gianni Infantino mengenang 4 tahun Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang. FIFA menegaskan komitmen membantu transformasi sepak bola Indonesia.

    img_title

    VIVA.co.id

    3 Oktober 2026

    Komentar
    Additional JS