Indonesia Juara FIFA ASEAN CUP 2026, Warganet: Ini Rasanya Jadi Orang Spanyol - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 6 Oktober 2026 | 12:41 WIB
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Kesuksesan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 disambut bahagia oleh warganet Tanah Air.
Timnas Indonesia secara dramatis keluar sebagai pemenang menyusul kemenangan atas Timnas Thailand dalam laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Dikatakan dramatis karena laga berjalan naik-turun bak roller coaster.
Indonesia unggul lebih dulu berkat gol Dean James pada menit ke-84.
Thailand, yang tampil dengan 10 pemain pasca-kartu merah Michelson, membalas tiga menit kemudian via iklas Sanron.
Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit selesai dimainkan.
Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Pantau Beberapa Pemain untuk Gabung ke Timnas Indonesia
Duel sengit berlanjut pada babak tambahan.
Sepanjang dua kali extra time, kedua tim saling berbalas gol.
Alhasil, kedudukan 2-2 memaksa pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Indonesia akhirnya keluar sebagai juara usai dua penendang Thailand gagal nyekor dari titik putih.
Suasana di stadion langsung 'meledak' selepas skuad Garuda memastikan gelar juara.
Euforia ini masih bertahan hingga keesokan harinya.
Satu hari selepas Kevin Diks dkk angkat trofi, netizen Indonesia masih membanjiri media sosial dengan berbagai komentar.
Beberapa dari mereka punya komentar serupa, yakni merasa seperti warga Spanyol setelah menjuarai Piala Dunia 2026.
Seperti diketahui bahwa Tim Matador merupakan jawara pesta sepak bola sejagat di Amerika Selatan.
"Oh begini rasanya jadi orang Spanyol, bangun bangun seneng habis angkat trofi," tulis seorang pengguna Threads.
"Sekarang ngerti gimana perasaan warga Spanyol abis juara pildun."
"Ternyata begini rasanya jadi orang Spanyol," kata warganet lain.
Bek sayap Indonesia, Calvin Verdonk, tak menampik bahwa tensi partai puncak berjalan sangat menegangkan bagi kedua kesebelasan.
"Nggak penting, yang penting kami menang. Trofi pertama," ujar sang palang pintu Lille.
"Ya, itu pertandingan yang gila."
"Kami harus main lebih baik lagi, tapi berhasil menang. Jadi, nggak ada masalah," ucap Verdonk.