Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Makassar Spesial Stadion Untia

    Indahnya Wajah Stadion Untia Makassar, Didominasi Warna Merah - Tribunnews

    5 min read

     


    Tribun Timur/ Siti Aminah/Siti Aminah A-A+ MAKET STADION - Maket Stadion Untia dipajang di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (29/9/2026). Stadion yang dirancang berkapasitas sekitar 15.000 hingga 16.000 penonton itu mengusung konsep modern dengan dominasi warna merah-putih. 

    TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memperlihatkan maket Stadion Untia yang akan berdiri di Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulsel.

    Maket tersebut diberikan oleh pemenang proyek Stadion Untia, PT Sinar Cerah Sempurna.

    Maket tersebut diperlihatkan kepada awak media di Rumah Jabatan Wali Kota Jl Penghibur, Kecamatan Ujung Pandang, Selasa (29/9/2026).

    Stadion tersebut dirancang dengan mengusung konsep arsitektur modern minimalis yang didominasi perpaduan warna merah dan putih.

    Berdasarkan pengamatan pada maket perencanaan tersebut, struktur utama stadion dikelilingi oleh tribun penonton beratap penuh di keempat sisinya dengan warna atap abu-abu terang.

    Pada bagian sudut luar bangunan, terdapat aksen desain geometris menonjol berwarna merah terang yang memberikan kesan kokoh dan futuristik. 

    Fasad depan stadion juga memperlihatkan identitas bangunan dengan tulisan "UNTIA STADIUM".

    Di bagian dalam kompleks, lapangan sepak bola utama dirancang dengan rumput hijau standar serta dilengkapi garis lapangan dan gawang di kedua ujungnya.

    Sementara itu, untuk penataan kawasan luar ruangan (lanskap), kompleks stadion dikelilingi oleh akses jalan beraspal melingkar (loop road) serta area bundaran di bagian luar untuk memudahkan sirkulasi kendaraan.

    Fasilitas pendukung seperti area parkir kendaraan roda empat juga tertata rapi di bagian depan. 

    Kawasan ini turut dipercantik dengan keberadaan pohon-pohon rindang serta lampu penerangan taman di sepanjang jalur akses.

    "Jadi kan kemarin itu ada disampaikan dari ULP/Pokja bahwa sudah ada penetapan pemenang. Dan pemenangnya membawa maket ke kita untuk memperlihatkan bahwa seperti inilah," kata Munafri.

    Menurut Munafri, secara umum desain yang ditampilkan melalui maket telah sesuai dengan perencanaan.

     Stadion tersebut memiliki kapasitas terpasang sekitar 15.000 penonton.

    Namun, kapasitas itu masih memungkinkan bertambah hingga sekitar 16.000 orang. 

    "So far sih oke. Jadi kapasitasnya sekitar 15.000. Tapi kemungkinan ini menjadi 16.000," ujarnya.

    Untuk tempat duduk penonton, Stadion Untia akan menggunakan model single seat. 

    Konsep tersebut dipadukan dengan tribun yang mengelilingi lapangan agar penonton dapat menyaksikan pertandingan dari area tribun.

    Munafri juga memastikan Stadion Untia memang dipersiapkan khusus sebagai stadion sepak bola. 

    Bangunan tersebut tidak menggunakan lintasan atletik yang memisahkan tribun dengan lapangan pertandingan.

    "Enggak ada, kita bikin stadion bola, bukan stadion atletik," tegasnya.

    Saat ini proyek pembangunan Stadion Untia masih berada dalam tahapan masa sanggah setelah penetapan pemenang tender. 

    Jika seluruh proses tersebut selesai, tahapan berikutnya adalah penetapan kontrak kerja dengan perusahaan pemenang.

    Sebelum konstruksi utama dimulai, pemerintah akan memastikan pekerjaan penimbunan lahan sesuai dengan luasan kawasan stadion. 

    Tahapan tersebut menjadi perhatian karena kondisi lahan harus disiapkan terlebih dahulu sebelum pembangunan fisik dilanjutkan.

    Munafri menargetkan pekerjaan penimbunan dapat dituntaskan sekitar Januari 2027.

    Setelah seluruh area yang dibutuhkan selesai ditimbun, pekerjaan konstruksi stadion akan dilanjutkan.

    "Targetnya itu kalau umpamanya bisa selesai sampai di bulan 1, sudah penimbunan semuanya. Setelah itu lanjut konstruksi," ungkapnya.

    Munafri meminta kontraktor menyiapkan pola kerja secara matang karena waktu pengerjaan cukup ketat. 

    Pemerintah juga mengantisipasi pekerjaan penimbunan yang berpotensi berhadapan dengan musim penghujan. 

    Sementara itu, Sekda Makassar Andi Zulkifly menyebut, proyek ini menghubungkan penganggaran tahun jamak atau multiyears (2026-2027).

    Pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp350 miliar. 

    Pembangunan dilakukan menggunakan skema desain and build atau metode rancang bangun.(*)

    Komentar
    Additional JS