Hasil Final Sepak Bola Asian Games 2026: Bungkam Jepang 0-1, Korea Selatan Juara Lagi - Kabar Baik

KabarBaik.co, Jepang — Timnas sepak bola Korea Selatan kembali menunjukkan mental juara. Bermodal permainan yang jauh dari dominan dalam penguasaan bola, Taeguk Warriors berhasil menuntaskan final sepak bola putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan mempertahankan mahkota juara di panggung Asia.
Menghadapi tuan rumah Jepang di Toyota Stadium, Sabtu (3/10) malam WIB, Korea Selatan hanya menguasai 42 persen bola. Sebaliknya, Jepang lebih banyak memegang kendali permainan dengan 58 persen penguasaan bola. Namun, statistik penguasaan bola itu tidak otomatis berbanding lurus dengan efektivitas di depan gawang.
Korea Selatan tercatat melepaskan lima tembakan dengan dua di antaranya tepat sasaran. Jepang lebih banyak melakukan percobaan, yakni 10 tembakan, tetapi hanya dua yang mengarah ke gawang. Perbedaan efektivitas inilah yang menjadi salah satu gambaran penting dari pertandingan final.
Gol Korea Selatan dicetak Eom Ji-sung. Pemain Swansea City tersebut menjadi sosok penting dalam perjalanan Korea Selatan di turnamen ini dan kembali mencatatkan namanya di papan skor pada pertandingan paling menentukan.
Gol tersebut sekaligus melanjutkan kontribusi besar Eom sepanjang Asian Games 2026. Sebelumnya, ia mencetak hat-trick ketika Korea Selatan mengalahkan Qatar 4-1 pada fase grup.
Korea Selatan datang ke final dengan momentum kuat. Di semifinal, mereka lebih dulu bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan China 2-1. Lee Young-jun mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-33, sebelum Bae Jun-ho mencetak gol kemenangan pada menit ke-82. Kedua gol tersebut lahir dari kontribusi Eom Ji-sung yang memberikan assist.
Menariknya, final justru memperlihatkan Korea Selatan tidak perlu mendominasi bola untuk menciptakan ancaman. Jepang mencatat penguasaan bola 58 persen dan melepaskan 10 tembakan, dua di antaranya tepat sasaran.
Korea Selatan, yang lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan langsung, menghasilkan lima tembakan dengan dua tembakan tepat sasaran. Jepang juga melakukan lebih banyak pelanggaran, 14 berbanding sembilan milik Korea Selatan.
Statistik tersebut menggambarkan pertandingan yang berlangsung ketat. Jepang memiliki lebih banyak bola dan percobaan serangan, tetapi Korea Selatan mampu memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan dengan lebih efektif.
Empat Emas Beruntun
Gelar ini memiliki arti khusus bagi Korea Selatan. Sebelum final, mereka sudah mengoleksi medali emas sepak bola putra dalam tiga Asian Games berturut-turut, yakni 2014, 2018, dan 2022. Kemenangan atas Jepang membuat Korea Selatan mengejar sekaligus menuntaskan target empat gelar emas secara beruntun.
Korea Selatan juga datang ke final sebagai negara tersukses dalam sejarah sepak bola putra Asian Games dengan enam gelar sebelum pertandingan ini. Mereka memastikan tempat di final setelah menyingkirkan China 2-1, sementara Jepang lolos melalui drama adu penalti 9-8 atas Uzbekistan setelah bermain 1-1 hingga extra time.
Pertemuan Korea Selatan dan Jepang juga menjadi final Asian Games ketiga secara beruntun. Dalam dua final sebelumnya, Korea Selatan juga berhasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1.
Kali ini, Eom Ji-sung kembali muncul sebagai salah satu tokoh penting. Ketika Jepang lebih banyak menguasai bola, Korea Selatan menunjukkan bahwa efektivitas dan kemampuan memanfaatkan momen dapat menjadi pembeda dalam pertandingan sebesar final Asian Games. (*)
Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini
Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy




