Hasil Final French Open 2026 - Ubed Kocar-kacir dalam Laga Karet, Indonesia Pulang Tanpa Gelar Juara - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:53 WIB
Reaksi tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, setelah memenangi laga semifinal French Open 2026 di Paris, Prancis, 24 Oktober 2026. (PBSI)
BOLASPORT.COM - Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed belum berhasil mewujudkan harapan tunggal putra Indonesia untuk berjaya pada final French Open 2026.
Menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang tersisa pada French Open 2026, Ubed gagal memenangkan laga final saat bersua wakil Prancis, Christo Popov.
Tampil di Arena Grand Paris, Paris, Prancis pada Minggu (25/10/2026) Ubed kalah usai berjuang melalui rubber game 11-21, 21-14, 13-21 dalam 61 menit.
Hasil ini membuat Ubed harus puas menjadi runner-up turnamen BWF Super 750 tersebut.
Ubed mengawali perjuangan pada gim pertama dengan jalan yang tidak mulus di mana dia harus kehilangan 3 poin beruntun dari Popov.
Defend-defend yang kurang baik membuat Ubed kesulitan untuk lepas dari tekanan pemain nomor 3 dunia itu dengan tertinggal 5-0.
Melalui drop shot akuratnya, Ubed berhasil meraih poin pertama dan mampu melanjutkan momentum positif tersebut.
Momentum dua poin beruntun Ubed terhenti setelah Popov menampilkan permainan yang lebih sabar melalui reli-reli panjang.
Tanpa kesulitan berarti, Popov merebut interval pertama dengan unggul 11-5 atas pemain nomor 28 dunia tersebut.
Usai jeda, Ubed masih kesulitan untuk mengembangkan permainannya di mana dia belum bisa lepas dari kesalahan sendiri.
Popov memanfaatkan situasi ini dengan baik di mana dia kembali menjauh dengan raihan 3 poin secara beruntun.
Momentum sempat didapatkan Ubed dengan meraih tiga poin secara beruntun sebelum akhirnya Popov menutup gim pertama dengan kemenangan 21-11.
Awal yang baik ditunjukkan Ubed pada gim kedua dengan meraih poin terlebih dulu sebelum Popov kembali mendominasi permainan.
Total 4 poin beruntun didapatkan Popov untuk mulai menciptakan jarak dengan Ubed yang masih kesulitan menemukan sentuhan terbaik.
Tak ingin menyerah begitu saja, perlawanan mulai ditunjukkan Ubed untuk membalikkan keadaan usai menorehkan 4 poin beruntun.
Dengan berjibaku dan permainan lebih disiplin, Ubed menutup interval kedua dengan unggul 11-5 atas Popov.
Usai jeda, perlawanan yang intens langsung ditunjukkan oleh Popov yang signifikan dalam memangkas ketertinggalannya.
Meski demikian, Ubed masih mampu bertahan dan mendulang 6 angka beruntun untuk mendapatkan match point pertamanya.
Dua kali tertahan, Ubed berhasil merebut kemenangan pada gim kedua dengan skor 21-14.
Gim ketiga berjalan, tensi persaingan langsung berjalan panas di mana Ubed dan Popov berbagi angka hingga tiga kali.
Permainan Ubed cenderung menurun dengan kesalahan-kesalahan sendiri yang dilakukannya.
Popov memanfaatkan hal itu dengan baik, dia berhasil melejit untuk menjauh setelah menorehkan 6 poin secara beruntun.
Ubed pun harus menyerah pada interval gim ketiga dengan tertinggal 3-11 dari Popov.
Usai jeda, Ubed langsung berupaya secara maksimal untuk mengejar ketertinggalan dengan menorehkan 6 poin secara beruntun.
Popov kembali bangkit di masa krusial usai meredam tekanan dari Ubed, dia mampu menjauh melalui raihan 4 poin beruntun.
Walau tersendat beberapa kali, Popov memupuskan harapan Ubed usai memenangkan gim ketiga dengan skor 21-13.