Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured John Herdman Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Shin Tae-yong Spesial Timnas Indonesia

    Habis Shin Tae-yong Terbitlah John Herdman - Viva

    6 min read

     

    Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026

    VIVA – Perjalanan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir seperti melewati satu babak ke babak lainnya. Shin Tae-yong datang membawa perubahan, Patrick Kluivert sempat dipercaya melanjutkan perjuangan, sebelum John Herdman hadir dan akhirnya menciptakan sejarah.

    Baca Juga

    Herdman berhasil membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Gelar tersebut diraih setelah skuad Garuda mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 dalam final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, (5/10/2026).

    Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Drama adu penalti kemudian menjadi penentu dan membawa Indonesia mengangkat trofi.

    Baca Juga

    Bagi sepakbola Indonesia, gelar tersebut sangat berarti. Sebab, ini menjadi trofi juara senior pertama setelah penantian 35 tahun sejak Indonesia meraih medali emas SEA Games 1991 di Manila.

    Herdman pun mencatatkan namanya dalam sejarah. Menariknya, perjalanan pelatih asal Inggris tersebut tidak selalu berjalan mulus. Bahkan sebelum akhirnya membawa Indonesia menjadi juara, Herdman sempat mendapat sorotan setelah performa Garuda di fase awal FIFA ASEAN Cup 2026 menuai kritik. Nama Shin Tae-yong bahkan sempat diteriakkan suporter.

    Baca Juga

    Namun, Herdman menjawab keraguan tersebut dengan trofi. "Untuk saat ini, (menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026) merupakan pencapaian terbaik saya di sepak bola," kata Herdman dalam konferensi pers seusai final.

    Lima Tahun Era Shin Tae-yong

    Sebelum Herdman, Indonesia lebih dulu melewati periode lima tahun bersama Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu ditunjuk pada akhir 2019. Ia kemudian menjalani masa kerja hingga Januari 2025 sebelum PSSI mengakhiri kontraknya.

    Selama menangani Timnas Indonesia, Shin tercatat memimpin 57 pertandingan dengan 26 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 17 kekalahan. Meski tidak berhasil mempersembahkan trofi untuk tim senior, Shin meninggalkan sejumlah pencapaian penting.

    Salah satunya membawa Indonesia lolos ke Piala Asia 2023. Di turnamen tersebut, Garuda untuk pertama kalinya berhasil menembus babak 16 besar Piala Asia. Indonesia kemudian tersingkir setelah kalah 0-4 dari Australia.

    Shin juga membawa Indonesia menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pencapaian itu menjadi sejarah karena Garuda untuk pertama kalinya mencapai fase tersebut.

    Di level U-23, Shin turut membawa Indonesia menembus semifinal Piala Asia U-23 2024. Garuda Muda bahkan hanya selangkah lagi menuju Olimpiade Paris setelah kalah dalam perebutan tempat ketiga.

    Era Shin juga identik dengan regenerasi. Ia memberikan ruang kepada pemain-pemain muda sekaligus memanfaatkan pemain keturunan yang berkarier di Eropa.
    Perlahan, fondasi Timnas Indonesia berubah.

    Januari 2025, Shin Tae-yong Pergi

    Namun, perjalanan tersebut berakhir pada Januari 2025. PSSI secara resmi mengakhiri kontrak Shin Tae-yong pada 6 Januari 2025. Keputusan itu diambil ketika Indonesia masih berjuang dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

    VIVA mencatat keputusan PSSI berkaitan dengan evaluasi terhadap tim, termasuk persoalan komunikasi dan taktik. Pemecatan tersebut menjadi salah satu keputusan paling ramai diperbincangkan dalam perjalanan Timnas Indonesia. Pasalnya, Shin baru saja memperpanjang kontraknya hingga 2027 pada pertengahan 2024.

    PSSI kemudian menunjuk Patrick Kluivert sebagai pengganti. Kluivert datang dengan target besar: membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Namun, perjalanan mantan penyerang Timnas Belanda itu hanya bertahan beberapa bulan.

    Indonesia akhirnya gagal melaju ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak pada putaran keempat kualifikasi. PSSI kemudian berpisah dengan Kluivert pada Oktober 2025.

    Setelah era Kluivert berakhir, PSSI menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru pada 3 Januari 2026. Nama Herdman sebenarnya memiliki rekam jejak kuat. Ia pernah membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, sekaligus mengakhiri penantian 36 tahun negara tersebut untuk tampil di turnamen sepak bola terbesar dunia.

    Herdman datang dengan misi membangun "Garuda baru". Ia bahkan menyebut target jangka panjangnya adalah membawa Indonesia tampil di Piala Dunia 2030.
    Akan tetapi, perjalanan awalnya bersama Indonesia tidak sepenuhnya mulus.

    Performa Garuda sempat membuat publik kecewa. Kritik bermunculan dan nama Shin Tae-yong kembali disebut-sebut oleh sebagian suporter. Tekanan tersebut semakin besar karena masyarakat Indonesia sudah lama menunggu trofi. Herdman akhirnya mendapatkan jawabannya di SUGBK.

    Penantian 35 Tahun Terputus

    Pada malam (5/10/2026), Herdman membawa Indonesia melewati Thailand dalam final dramatis FIFA ASEAN Cup. Indonesia sempat tertinggal, bangkit, kembali tertinggal di masa perpanjangan waktu, lalu menyamakan kedudukan sebelum akhirnya memenangkan adu penalti.

    Trofi pun menjadi milik Garuda. Setelah 35 tahun, Indonesia kembali merasakan gelar juara senior. Bagi Herdman, keberhasilan tersebut memiliki makna yang sangat besar. Ia mengatakan sepak bola di Indonesia bukan sekadar pertandingan, melainkan bagian dari kehidupan masyarakat.

    "Ini merupakan pencapaian besar bagi semua orang. Spesial, spesial," ujar Herdman.

    Dari Shin Tae-yong yang membangun fondasi, Patrick Kluivert yang datang dengan misi membawa Indonesia ke Piala Dunia, hingga Herdman yang akhirnya mengangkat trofi, perjalanan Timnas Indonesia dalam tujuh tahun terakhir penuh perubahan.

    Shin meninggalkan sejumlah rekor dan fondasi penting. Kluivert gagal menyelesaikan misi Piala Dunia. Herdman kemudian datang, sempat diragukan, tetapi justru menjadi pelatih yang mengakhiri penantian panjang Indonesia.

    Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

    Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2030 Zona Asia: Timnas Indonesia Mulai dari Putaran Kedua

    Timnas Indonesia langsung lolos ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia. Simak jadwal lengkap, pot Garuda, dan agenda drawing 15 Desember 2026.

    img_title

    VIVA.co.id

    10 Oktober 2026

    Komentar
    Additional JS