Erick Thohir Tegaskan Pemain Muda Harus Dilindungi Usai Penyerangan Bus EPA Persib - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:15 WIB
Penampakan bus Persib EPA U-18 yang mengalami penyerangan oknum orang tidak dikenal di Rest Area Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026) (ISTIMEWA)
BOLASPORT.COM - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya perlindungan terhadap pemain muda setelah terjadinya penyerangan terhadap bus yang membawa rombongan Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung.
Erick menilai keselamatan pemain muda harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia.
Terlebih, kompetisi EPA merupakan bagian dari proses pembinaan pemain yang dipersiapkan untuk menjadi masa depan sepak bola nasional.
Menurut Erick, insiden penyerangan terhadap bus yang membawa rombongan EPA tidak boleh dianggap sebagai persoalan rivalitas antarsuporter semata.
Tindakan tersebut, terlebih jika disertai perusakan dan kekerasan, sudah mengarah pada ranah kriminalitas.
"Apalagi yang diserang Elite Pro Academy, yang mungkin masa depan pembinaan pemain kita," kata Erick Thohir.
Baca Juga: Timnas Indonesia Terancam Batal Bermain di Kandang Yordania
Ia menegaskan perlindungan terhadap pemain muda harus berlaku untuk seluruh klub yang berkompetisi, tanpa membedakan identitas maupun asal daerah mereka.
"Saya tidak bicara ini Elite Pro Academy klub mana."
"Semua klub kita harus lindungi karena mereka kan bertanding juga ke klub-klub lain."
"Nah, ini kita harus lindungi," ujarnya.
Erick juga mengapresiasi respons cepat kepolisian dalam menangani kasus penyerangan yang terjadi di luar stadion tersebut.
Ia mengaku telah menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan Kabareskrim atas langkah yang dilakukan aparat dalam merespons insiden tersebut.
Menurut Erick, penanganan oleh kepolisian diperlukan karena aksi penyerangan sudah berada di luar konteks pertandingan sepak bola dan harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Pihak kepolisian saya terima kasih."
Baca Juga: Bung Ferry Konfirmasi ke Persib yang Bawa Tongkat Baseball Bukan Penyerangan ke Bus EPA
"Saya sudah ucapkan juga dengan Pak Kapolri, Pak Kabareskrim, bahwa mereka langsung responsif," ucap Erick.
Ia juga mengungkapkan berdasarkan informasi yang diterimanya, lebih dari satu orang telah diamankan terkait kasus tersebut.
"Karena mereka tahu ini di luar sepak bola, di luar stadion, dan ada tindakan kriminalitas yang saya dengar individu yang ditangkap sudah lebih dari satu," tuturnya.
Erick berharap insiden serupa tidak kembali terjadi, terutama dalam kegiatan yang melibatkan pemain-pemain muda.
Menurutnya, sepak bola seharusnya menjadi ruang pembinaan dan pengembangan bakat, bukan tempat yang membahayakan keselamatan para pemain.
"Saya tidak bicara ini elite pro akademi klub mana, semua klub kita harus lindungi karena mereka kan bertanding juga ke klub-klub lain. Nah, ini kita harus lindungi," tutup Erick Thohir.