Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AFF Berita Featured Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Vietnam

    Eks Pejabat AFF Ngamuk, Vietnam Hancur di FIFA ASEAN Cup karena Pemain Naturalisasi Cupu - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • BOLA
  • Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:54 WIB

    Pemain naturalisasi Timnas Vietnam asal Brasil, Rafaelson atau Nguyen Xuan Son (kiri) dan Hendrio atau Hoan Hen (kanan). Pemain naturalisasi Timnas Vietnam asal Brasil, Rafaelson atau Nguyen Xuan Son (kiri) dan Hendrio atau Hoan Hen (kanan). (DOK-THETHAO247.VN)

    SUPERBALL.ID - Mantan Wakil Presiden AFF tak terima melihat Vietnam dikalahkan Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026, pemain naturalisasi jadi sasaran amukannya. 

    Nestapa Timnas Vietnam selaku juara Piala AFF di FIFA ASEAN Cup 2026, menelan kekalahan pahit dari Timnas Thailand. 

    Akibat kekalahan itu, asa Vietnam menuju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 nyaris dipastikan tertutup jika melihat jadwal terakhir fase grup. 

    Vietnam akan bersua Pakistan, sementara Thailand bertemu Filipina, kemenangan tidak akan berarti apa-apa nantinya. 

    Di sisi lain, kekalahan dari Thailand masih tidak dapat diterima salah satu tokoh sepak bola Vietnam yang juga mantan wakil presiden Federasi Sepak Bola Asia Tenggara. 

    Duong Vu Lam mencari alibi kekalahan itu mulai dari situasi Vietnam yang tidak dapat menurunkan pemain terbaik saat melawan Thailand. 

    "Vietnam kalah karena kami tidak menurunkan pemain terbaik kami untuk pertandingan ini," kata Duong Vu Lam. 

    "Sementara Thailand telah mengumpulkan pemain terbaik mereka untuk turnamen tahun ini."

    "Perbedaan susunan pemain menyebabkan perbedaan efektivitas kedua tim."

    Baca Juga: Usai Dikalahkan Thailand, Vietnam Hanya Berlatih dengan 20 Pemain

    "Tanpa personel yang tepat, tim nasional Vietnam tidak dapat menerapkan gaya bermain yang sesuai," imbuhnya. 

    Menurutnya, skuad yang diturunkan Vietnam saat itu hanya bisa untuk menahan imbang Thailand, meski pada akhirnya menelan kekalahan. 

    "Kami hanya bermain imbang sepanjang laga tanpa terobosan atau ledakan kecepatan yang tak terduga."

    "Para pemain top Vietnam yang pandai mengubah jalannya pertandingan, semuanya cedera," katanya lagi. 

    Kemudian, Duong Vu Lam menyoroti kualitas pemain naturalisasi yang di bawah standar karena sudah termakan usia. 

    Dua pemain asal Brasil yakni Hendrio dan Gervane Magno tidak dapat diandalkan karena usia keduanya sudah terlalu tua, sehingga kalah dalam duel-duel tertentu. 

    "Kami memiliki banyak pemain naturalisasi," kata Duong Vu Lam melanjutkan. 

    "Akan tetapi kami juga perlu mempertimbangkan apakah tingkat keterampilan dan usia mereka masih sesuai untuk bermain di tim nasional saat ini."

    Baca Juga: Usai Kehilangan Nguyen Xuan Son akibat Cedera, Vietnam Ditinggal Satu Striker Lagi karena Alasan Lain

    "Hoang Hen dan Tai Loc semakin tua dan kecepatan serta kemampuan mereka untuk menahan pemain bertahan telah menurun secara signifikan," imbuhnya. 

    Karena level pemain naturalisasi Vietnam yang tersedia tidak begitu bagus alias cupu, Thailand pun tak gentar dalam menghadapinya. 

    Duong Vu Lam pun meminta Federasi Vietnam (VFF) tidak asal dalam mencomot pemain naturalisasi yang kualitasnya tidak berbeda jauh dari pemain lokal. 

    "Jelas bagi semua orang bahwa para pemain bertahan berpengalaman Thailand tidak gentar menghadapi pemain naturalisasi Vietnam," kata Duong Vu Lam lagi. 

    "Jika pemain naturalisasi tidak lebih baik dari pemain Asia Tenggara murni dalam hal kecepatan dan kekuatan fisik, mereka tidak berbeda dengan pemain domestik," pungkasnya. 

    Komentar
    Additional JS