Eks Naturalisasi Timnas Indonesia Johnny van Beukering Dihukum 30 Bulan usai Bogem Rahang Pemain - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:41 WIB
Mantan pemain timnas Indonesia, Johnny van Beukering disanksi Komdis KNVB 30 bulan usai tinju rahang pemain. (INSTAGRAM.COM/JOHNYVANBEUKERING)
SUPERBALL.ID - Nasib Johnny van Beukering disanksi KNVB selama 30 bulan usai memukul rahang pemain, hanya bisa pasrah dan ingin lanjutkan hidup.
Perkembangan keributan yang melibatkan Johnny van Beukering hingga membuatnya meninju pemain lawan tepat pada rahangnya hingga pendarahan.
Saat itu Van Beukering menjadi asisten pelatih GVVV san memukul rahang pemain IJsselmeervogels, Quiermo Dumay, dalam sebuah pertandingan.
Setelah penyelidikan, Komite Disiplin Sepak Bola Profesional Belanda kemudian menjatuhkan sanksi berat kepada eks naturalisasi Timnas Indonesia itu.
Awalnya Van Buekering terancam hukuman 18 bulan tetapi setelah melihat kejadian seluruhnya, Komdis memperberat hukuman itu menjadi 30 bulan.
"Pedoman untuk pelanggaran tersebut adalah hukuman delapan belas bulan," bunyi pernyataan Komdis KNVB.
"Namun, baik jaksa penuntut maupun komite disiplin menganggap cedera yang diderita sebagai faktor penting."
"Oeh karena itu hukuman yang lebih tinggi telah dijatuhkan," imbuhnya.
Sementara itu, Van Beukering cukup pasrah dan menerima sanksi dari Komdis KNVB tanpa perlawanan serta hanya bisa mengucapkan terima kasih.
Baca Juga: Brutal, Van Beukering Dipecat Klub Amatir Belanda usai Pukul Pemain Lawan hingga Gigi Rontok
"Seperti yang telah Anda baca dan dengar, KNVB ingin menskors saya selama 30 bulan," kata Van Beukering, dikutip oleh De Telegraaf .
"Itu hak prerogatif mereka dan tidak ada hal lain yang dapat Anda lakukan. Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih."
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang-orang yang mengenal saya secara pribadi atas dukungan mereka."
"Ada orang-orang yang menghakimi Anda, ada orang-orang yang mendukung Anda," imbuhnya.
Tak sampai di situ, sanksi dua tahun lebih tak terlalu dipikirkan olehnya, Van Beukering tetap santai dan mengaku akan melanjutkan hidupnya yang indah.
Pernyataan ini disampaikan Van Beukering dengan mengunggah video keributan hingga pemukulan yang ia lakukan.
Meski Van Beukering tahu bahwa unggahan tersebut tidak akan berdampak atau bahkan mengubah keputusan Komdis KNVB.
"Yang ingin saya katakan adalah saya tetap berpegang pada hal-hal indah dalam hidup," kata Van Beukering lagi.
"Hukuman skorsing 30 bulan tidak mengubah apa pun tentang itu. Itu tidak membuat hukuman skorsing menjadi kurang signifikan."
"Saya hanya ingin mengungkapkan isi hati saya. Kepada orang-orang yang meragukan atau pernah meragukan skorsing saya.
"Saya secara pribadi memposting rekaman yang menyebabkan skorsing 30 bulan saya Setelah hari ini, saya akan mengakhiri semuanya dan hidup terus berjalan."
"Saya akan melanjutkan hal-hal yang membuat saya bahagia," pungkasnya.