Egy Maulana Vikri Sang Kreator Umpan Penentu, Dua Kali Penampilan Cameo Ubah Takdir Timnas Indonesia - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 6 Oktober 2026 | 10:00 WIB
Egy Maulana Vikri (kanan) dan Saddil Ramdani (kiri) sedang menjalani sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/5/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Egy Maulana Vikri menjadi pahlawan tak terduga dalam dua kemenangan penting Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Gelandang serang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, menjalani peran lebih dari sekadar supersub di FIFA ASEAN Cup 2026.
Egy merupakan pemain Dewa United yang kini berusia 26 tahun dan mengoleksi 33 caps internasional.
Sempat menjadi wonderkid di usia muda, masa dewasa si "Kelok 9" bertepatan dengan maraknya naturalisasi di tim Garuda.
Alhasil, ia nyaris tak pernah menjadi starter reguler di tim Merah Putih asuhan Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, hingga John Herdman.
Namun di FIFA ASEAN Cup 2026, ia secara mengejutkan menjadi penentu takdir Timnas Indonesia.
Pada laga terakhir Grup A melawan Bangladesh (1/10/2026), ia masuk saat Indonesia membukukan banyak gol untuk melompati Malaysia.
Laga sudah memasuki menit ke-96 saat Indonesia butuh satu gol lagi untuk melewati produktivitas gol Malaysia dan lolos ke final.
Egy dengan visinya melihat Ole Romeny memiliki lautan ruang di belakang pertahanan, sehingga memilih melepas umpan lambung dalam sentuhan pertama.
Baca Juga: Moto3 Indonesia 2026 - Veda Redam Ekspektasi Tinggi, Realistisnya Finis Lebih Baik di Mandalika
Umpan Egy tersebut dibawa Romeny ke kotak penalti untuk mengirim cutback yang diselesaikan MItchell Baker.
Hanya main 17 menit, Egy menciptakan umpan yang membawa Indonesia lebih dekat ke trofi.
Pada laga final kontra Timnas Thailand, Senin (5/9/2026), Egy kembali menjalani peran cameo.
Ia masuk pada masa extra time saat Indonesia tertahan 1-1 oleh 10 orang pemain Thailand.
Parahnya, Thailand kembali membobol Emil Audero Mulyadi melalui gol Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111.
Lima menit kemudian, Egy berdiri di sisi sayap saat menerima umpan Rizky Ridho, dan mengembalikan bola ke kapten Persija yang underlap ke kotak penalti.
Umpan Egy tersebut diteruskan Ridho ke muka gawang yang ditepis kiper dan diselesaikan Elkan Baggott menjadi 2-2.
Hanya 19 menit di lapangan, Egy mengirim umpan yang tak pernah dilakukan Luke Vickery di posisi yang sama sepanjang laga.
Indonesia kemudian menang atas Thailand via adu penalti dengan skor 4-2.
"Tidak peduli seberapa sulit atau berapa lama waktu yang dibutuhkan, satu-satunya hal yang penting adalah mengangkat trofi untuk kalian semua, untuk negara ini, dan membuat kalian bangga," ujar pelatih John Herdman.
Egy dan Ridho membuktikan bahwa di tengah para pemain naturalisasi, para produk dalam negeri tetap punya peran penting.