Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Featured Padel Spesial Tenis

    Diremehkan sebagai Olahraga FOMO, Mantan Petenis Indonesia Buktikan Padel Bisa Bawa Medali Asian Games 2026 - tvone

    15 min read

     



    Tim Ganda Putri Padel Indonesia, Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati melaju ke final usai menghancurkan pasangan Filipina Danna Abad/Joshea Malazarte dengan kemenangan telak 6-0, 6-0 di Nagoya City Higashi Sport Center, Jumat (2/10/2026)

    • Reporter :

      Tim Sport tvonenews.com

    • Editor :

    Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:17 WIB

    Pasangan Padel Putri Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati

    Sumber :

    • NOC Indonesia / Tetuko Mediantoro

    Jakarta, tvOnenews.com - Satu medali sudah dipastikan milik Indonesia dari nomor ganda putri cabang olahraga padel. Mendapatkan julukan olahraga FOMO, ganda putri Indonesia Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati memastikan medali usai lolos ke babak final Asian Games 2026. 

    Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati melaju ke final usai menghancurkan pasangan Filipina Danna Abad/Joshea Malazarte dengan kemenangan telak 6-0, 6-0 di Nagoya City Higashi Sport Center, Jumat (2/10/2026).

    Hasil tersebut sekaligus menjadi jawaban bagi anggapan bahwa padel hanya olahraga yang berkembang karena tren. Fadona bahkan menyebut pencapaian di Asian Games 2026 membuktikan bahwa olahraga tersebut bisa menjadi jalan bagi atlet Indonesia untuk meraih prestasi.

    “Apalagi padel diremehkan di Indonesia kan, katanya olahraga FOMO. Tapi kita bisa buktikan pulang bawa medali,” kata Fadona seusai pertandingan.

    Menariknya, Fitriani dan Fadona bukanlah atlet yang sejak awal berkarier di padel. Keduanya sebelumnya merupakan petenis sebelum akhirnya mengambil keputusan besar untuk beralih cabang olahraga karena melihat peluang prestasi yang lebih terbuka.

    Fadona menjadi sosok yang lebih dulu mengajak Fitriani mencoba padel. Setelah merasa cocok, keduanya kemudian serius menekuni olahraga tersebut, terlebih kesempatan bertanding di tenis nasional dinilai tidak sebanyak yang mereka harapkan.

    Baca Juga

    “Kita melihat juga kalau padel ini kita ada chance besar di sini, beda dengan tenis. Makanya kita langsung *switch* ke padel, maka dari itu kita sudah fokus yang bisa di titik sekarang,” ujar Fadona.

    Meski memiliki fondasi tenis, perpindahan cabang olahraga tetap membutuhkan proses adaptasi. Fadona mengaku harus mempelajari penggunaan kaca, *gameplay*, hingga *positioning* yang menjadi bagian penting dalam permainan padel.

    “Sebenarnya susah gampang ya, karena kita sudah ada padel itu kan dari basic tenis juga. Cuma kalau untuk belajar di padel itu belajar di kaca, sama gameplay, positioning itu mungkin cukup lama juga. Kita sudah mau dua tahun, satu tahun,” kata Fadona.

    Kini perjuangan mereka berbuah hasil besar dengan kepastian medali pada debut padel di Asian Games. “Yang pasti enggak nyangka, bangga, senang banget, campur aduk rasanya. Campur aduk, bisa di titik sekarang, ternyata padel bisa bikin kita seperti ini,” ujar Fadona.

    Fitriani/Fadona selanjutnya menunggu pemenang semifinal antara Putria Novela/Beatrice Gumulya melawan pasangan Jepang Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto untuk menentukan lawan di partai final.
     

    Jangan Lewatkan

    Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

    Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

    Indonesia berhasil menampilkan seluruh wakilnya di babak final panjat tebing nomor lead putri dan putra Asian Games 2026.

    Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

    Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

    Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.

    Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

    Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

    Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.

    Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

    Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

    • News

    • 3/10/2026 - 01:02

    Berbagai pihak turut mengambil peran dalam menyokong perkembangan pengusaha muda di Indonesia.

    Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

    Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

    Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.

    MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

    MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

    • News

    • 3/10/2026 - 00:38

    Mahkamah Agung mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang. Ini tahapan selanjutnya

    Komentar
    Additional JS