Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita FAM Featured Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Malaysia

    Desak FAM Berhenti Buru Pelatih Asing, Pakar Malaysia: Mereka Cuma Kejar Uang dan Fasilitas Gratis - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas Senior
  • Senin, 19 Oktober 2026 | 22:00 WIB

    Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) diminta berhenti memburu pelatih asing untuk memimpin Harimau Malaya.Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) diminta berhenti memburu pelatih asing untuk memimpin Harimau Malaya. (FAM.ORG.MY)

    SUPERBALL.ID - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah disarankan untuk tidak terlalu antusias mengandalkan jasa pelatih asing untuk memimpin tim nasional.

    Saran tersebut diungkapkan oleh mantan pemain Timnas Malaysia, Azlan Johar.

    Menurut Azlan, kecenderungan untuk menaruh harapan besar pada pelatih asing perlu dievaluasi ulang secara mendalam.

    Terlebih investasi besar dan gaji menggiurkan yang ditawarkan belum tentu menjamin kesuksesan atau perubahan berkelanjutan bagi tim nasional.

    Baca Juga: Gagal Gaet Hajime Moriyasu, Malaysia Diminta Pertahankan Tan Cheng Hoe

    Azlan juga menilai pelatih asing tidak akan membawa solusi konkret jika perkembangan dan kualitas pemain lokal masih berada pada level yang sama.

    "Sebagai mantan pemain tim nasional, saya melihat bahwa kita tidak bisa terlalu mengagungkan pelatih asing."

    "Terkadang di atas kertas mereka terlihat hebat dengan berbagai teori dan taktik yang menarik."

    "Tetapi pada kenyataannya hasil di lapangan masih belum sesuai harapan," kata Azlan, dikutip SuperBall.id dari Arena Metro.

    Azlan menilai mayoritas pelatih asing yang datang ke Malaysia hanya mencari keuntungan finansial dan menikmati fasilitas gratis.

    "Sebagian besar dari mereka datang ke sini hanya untuk mengejar keuntungan finansial dan menikmati berbagai fasilitas gratis."

    "Kami memperlakukan mereka seperti minyak yang penuh dengan berbagai imbalan, tetapi ketika masalah muncul atau mereka menerima tawaran yang lebih menggiurkan dari luar, mereka meninggalkan kami tanpa ragu-ragu."

    "Lihat saja kasus para manajer sebelumnya di mana kami memberi mereka apa pun yang mereka inginkan lebih dari pelatih lokal."

    "Tetapi pada akhirnya, ketika tawaran lain datang, mereka tetap memilih untuk meninggalkan tim," kata Azlan.

    Baca Juga: Ironi Pemain Keturunan Asli Malaysia, 13 Tahun Karier Tanpa Caps Timnas Pensiun di Umur 29 Tahun

    Oleh karena itu, Azlan meminta FAM untuk berhenti memburu pelatih asing guna memimpin skuad Harimau Malaya.

    Sebaliknya, ia mendesak FAM fokus sepenuhnya pada upaya membangun kembali reputasi dan kredibilitas Harimau Malaya melalui pelatih lokal.

    Lebih lanjut, Azlan menyebut fakta sejarah telah membuktikan bahwa prestasi dan trofi yang pernah diraih Malaysia berasal sentuhan pelatih lokal.

    "Sejarah dengan jelas membuktikan bahwa terakhir kali kita merasakan kegembiraan meraih gelar juara adalah melalui sentuhan pelatih lokal seperti Datuk K Rajagobal dan Datuk Ong Kim Swee."

    "Para pelatih asing yang datang berturut-turut sebelumnya belum pernah mempersembahkan trofi besar untuk negara ini."

    "Jadi, saya pikir lebih tepat bagi kita untuk mempercayai pelatih lokal yang kita miliki," katanya.

    Menurut Azlan, keahlian Tan Cheng Hoe sudah terbukti cukup untuk mengemban tugas sebagai pelatih Timnas Malaysia.

    Terlebih ia berhasil membawa Malaysia mengalahkan Timnas Vietnam dalam laga perebutan tempat ketiga di FIFA ASEAN Cup 2026.

    Keberhasilan tersebut sekaligus membuat Malaysia mengakhiri rekor tanpa kemenangan melawan Vietnam selama 11 tahun.

    Komentar
    Additional JS