Denmark Open 2026 - Obat Sindrom Laga Penting Putri KW saat Balas Kekalahan dari Katethong - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:57 WIB
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, ketika tampil pada babak pertama Denmark Open 2026 di Odense, Denmark, 14 Oktober 2026. (PBSI)
BOLASPORT.COM - Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, cukup senang dengan hasil yang diraihnya pada babak pertama Denmark Open 2026.
Putri Kusuma Wardani mencatat revans atas Supanida Katethong (Thailand) dalam pertandingan yang digelar di SJF Bank Arena, Odense, Denmark, Rabu (14/10/2026).
Kemenangan dengan skor 21-16, 21-13 membawa pemain peringkat enam dunia itu melaju ke babak kedua Denmark Open 2026.
"Alhamdulillah hari ini bisa membalas kekalahan," kata Putri setelah pertandingan melalui PBSI.
"Saya coba berpikirnya nothing to lose saja karena dua kekalahan saat itu menurut saya terjadi di pertandingan yang cukup penting."
"Jadi tadi hanya fokus cara bermainnya dan menikmatinya. Kemenangan ini bisa menaikkan kepercayaan diri saya."
Baca Juga: Hasil Denmark Open 2026 - 1 Mimpi Buruk Jonatan Berakhir, Selanjutnya Ladeni Alwi di 16 Besar
"Tidak banyak yang diubah secara permainan. Supanida pukulan atasnya cukup bagus, saya paling membatasi itu tapi tidak perlu takut kalau terpaksa mengangkat bola."
"Pada gim kedua setelah unggul 10-7, saya sempat terbawa ritme dia yang bermain cepat. Itu menguntungkan dia dan akhirnya dia bisa menyusul sampai 10-11.
"Setelah interval saya mengembalikan ritme dan pola permainan yang saya mau," imbuh anak didik Imam Tohari ini.
Putri sebelumnya telah dikalahkan Katethong dalam empat pertandingan dengan dua pil pahit di antaranya diraih dalam dua pertemuan terakhir.
Katethong mengalahkan Putri pada semifinal perorangan SEA Games 2025 dan final Swiss Open 2026. Panggung besar dan dua-duanya lewat straight game.
Padahal, secara peringkat Putri berada di atas Katethong yang berada di luar 20 besar dunia.
Di sisi lain, kalimat Putri tentang kekalahan dalam pertandingan penting mengangkat tren minor yang mendera setelah mampu menembus peringkat atas.
Walau telah menembus 10 besar ranking dunia sejak akhir Juli lalu dan bahkan tidak banyak bergerak dari peringkat 6, Putri belum menambah koleksi trofinya.
Gelar juara terakhir didapat Putri dua tahun yang lalu di Korea Masters Super 300.
Baca Juga: Hasil Denmark Open 2026 - Dejan/Felisha Debut Pahit, Racikan Baru Nova Widianto Tersisih
Tahun ini, dari 8 penampilannya di perempat final turnamen individual, hanya dua kali Putri dapat memenangkan pertandingannya.
Sedangkan di turnamen sangat penting: Kejuaraan Dunia dan Asian Games Aichi-Nagoya, Putri justru tersingkir lebih cepat walau diunggulkan.
PR Putri lainnya ialah mengatasi kebuntuan berkelanjutan di hadapan para jawara seperti An Se-young, Akane Yamaguchi, Wang Zhi Yi, dan Chen Yu Fei.
Sinyal positif muncul di Japan Open ketika Putri akhirnya bisa mengalahkan salah satu dari empat besar tunggal putri yakni Wang Zhi Yi.
Juara Asia dua kali dari China itu berpotensi dihadapinya lagi jika sama-sama lolos ke delapan besar Denmark Open pekan ini.
Putri terlebih dahulu harus melewati adangan Huang Yu-Hsun (Taiwan) pada babak kedua dari ajang bertaraf BWF World Tour Super 750 ini.