Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Como 1907 Featured Feyenoord Liga Champions Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Como Kalah dari Feyenoord, Fabregas: Kecewa, tetapi Kami Belajar - Kompas

    7 min read

     

    KOMPAS.com – Pelatih Cesc Fabregas mengakui kekecewaannya setelah Como kalah 2-3 dari Feyenoord pada laga perdana mereka di Liga Champions 2026-2027.

    Hasil Feyenoord vs Como pada matchday kedua Liga Champions bergulir di Stadion De Kuip, Rotterdam, Rabu (14/10/2026).

    Como 1907 sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui Assane Diao pada menit ke-18.

    Baca juga: Kata-kata Paulo Fonseca Usai Milan Hancurkan Sassuolo 6-1

    Namun, Feyenoord mampu membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya.

    Persib Bandung Epic Comeback! Libas Wakil Thailand Port FC 3-1 di ASEAN Club Championship

    Gjivai Zechiel menyamakan kedudukan pada menit ke-20, sebelum Anis Hadj Moussa membawa Feyenoord berbalik unggul pada menit ke-52.

    Gol bunuh diri Robert Sanchez pada menit ke-81 memperbesar keunggulan tuan rumah, sedangkan Como hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Anastasios Douvikas pada menit ke-90+3.

    Baca juga: Feyenoord Vs Como 3-2: Pasukan Fabregas Tersungkur di Rotterdam

    Pentingnya Konsentrasi

    Usai pertandingan, Fabregas menyoroti pentingnya menjaga konsentrasi saat menghadapi tim-tim di level tertinggi.

    Meski kecewa dengan hasilnya, pelatih asal Spanyol tersebut menilai pertandingan itu menjadi pengalaman penting bagi Como untuk memahami tuntutan kompetisi elite Eropa.

    "Rasa kecewa terhadap hasil sangat besar karena ketika bermain di level seperti ini, kesalahan sekecil apa pun dalam menjaga konsentrasi bisa berakibat fatal," ujar Fabregas seperti dikutip dari Tuttocomo.

    "Kami mengawali pertandingan dengan berani, tetapi kebobolan gol penyama kedudukan sesaat setelah unggul mengubah momentum psikologis pertandingan."

    Baca juga: Como Ingin Terus Gebrak Liga Champions, Nico Paz Serap Ilmu Fabregas

    "Liga Champions merupakan kompetisi  sangat sulit dan menuntut, bahkan lebih intens dibandingkan Piala Dunia."

    "Pertandingan seperti ini membantu kami memahami apa yang dibutuhkan untuk bisa bersaing secara konsisten dengan tim-tim papan atas," katanya.

    Fabregas Soroti Cedera Assane Diao dan Rotasi Pemain

    Selain hasil pertandingan, Fabregas juga menyoroti kondisi Assane Diao yang harus meninggalkan lapangan setelah mencetak gol pembuka Como.

    Baca juga: Jadwal Liverpool Vs Man City, Isak dan Gakpo Diragukan Tampil

    Pemain tersebut langsung menderita cedera dalam proses membawa timnya unggul 1-0.

    Fabregas menjelaskan bahwa Diao merasakan sesuatu dan menyadari dirinya tidak mampu melanjutkan permainan dengan kondisi tersebut.

    Absennya sang pemain turut memengaruhi pilihan Como dalam melancarkan serangan.

    "Diao merasakan tekanan dan langsung menyadari bahwa dia tidak bisa berlari lebih jauh. Dia pemain penting untuk serangan-serangan kami dari lini belakang. Kami berharap bisa menariknya keluar sebelum kondisinya memburuk," kata Fabregas.

    Baca juga: Hasil Lengkap Liga Champions: Real Madrid Comeback Dramatis, Como 1907 Takluk

    Pelatih berusia 39 tahun itu juga mengakui bahwa menangani tiga kompetisi sekaligus membutuhkan pertimbangan matang, termasuk dalam menentukan susunan pemain dan rotasi skuad.

    Fabregas tidak menutup kemungkinan bahwa keputusannya turut berpengaruh terhadap hasil pertandingan.

    Namun, ia menilai Como menunjukkan karakter kuat pada 30 menit terakhir dengan terus berusaha menekan dan menciptakan peluang.

    Baca juga: Jadwal Isenmulang vs Persebaya, Tavares Minta Tim Tampil Seperti di Final Liga Champions

    "Ketika bermain dalam tiga kompetisi, Anda harus membuat sejumlah penilaian, dan mungkin saya melakukan kesalahan," tuturnya.

    "Namun, pada 30 menit terakhir, tim mendominasi lapangan dengan karakter kuat. Kami terus berusaha menciptakan peluang hingga detik terakhir, seperti yang ditunjukkan oleh gol Douvikas."

    Como Alihkan Fokus ke Fiorentina

    Fabregas meminta para pemain Como tetap tenang dan tidak melupakan perjalanan yang telah membawa mereka tampil di Liga Champions.

    Baca juga: Persebaya Menang Tipis atas Isenmulang FC, Tavares Soroti Kondisi Lapangan

    Menurut dia, partisipasi di kompetisi tersebut merupakan penghargaan atas pencapaian klub pada musim sebelumnya.

    Ia juga menekankan pentingnya mengevaluasi kesalahan, terutama dalam bertahan, sebelum Como kembali menjalani pertandingan berikutnya.

    "Kami tidak boleh kehilangan ketenangan atau melupakan dari mana kami memulai. Bermain di Liga Champions merupakan penghargaan pantas atas pencapaian kami musim lalu," ujar Fabregas.

    Baca juga: Arteta Nilai Dampak 3 Pemain Pengganti Arsenal saat Comeback Lawan Leeds

    "Perkembangan tentu datang melalui kemunduran seperti ini. Sekarang, kami harus tetap tenang, menganalisis kesalahan dalam bertahan, dan mengubah kemarahan ini menjadi energi positif untuk pertandingan melawan Fiorentina pada Minggu," katanya.

    Como kini mengalihkan perhatian ke pertandingan liga melawan Fiorentina pada Minggu.

    Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Fabregas dan anak asuhnya untuk merespons kekalahan dari Feyenoord sekaligus menerapkan evaluasi dari penampilan mereka di De Kuip.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Komentar
    Additional JS