Cari Bibit untuk Timnas Indonesia, Liga Sepak Bola Putri U-15 dan U-18 Diikuti 110 Tim - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:48 WIB
Liga Sepak Bola Putri akan digelar (Istimewa )
BOLASPORT.COM - Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menyelenggarakan liga sepakbola putri bertajuk HYDROPLUS Soccer League (HSL).
Pada musim 2026/2027 ini, pertarungan menuju gelar juara semakin kompetitif dengan melibatkan 110 tim pada dua kategori usia, yakni U-15 dan U-18.
Liga ini akan diselenggarakan secara bergelombang mulai pertengahan Oktober 2026 di lima kota yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Kudus dan Surakarta.
Bergulirnya musim kedua ini tak lepas dari keberhasilan penyelenggaraan musim perdana.
Diikuti oleh 1.723 peserta, HSL tahun lalu berhasil mengantarkan 53 pesepakbola putri menggapai impian membela Timnas U-16 Indonesia di ajang Srikandi Merdeka Cup.
Bahkan, jebolan HSL yang tergabung di skuad Garuda Pertiwi sukses meraih posisi runner-up di turnamen yang melibatkan delapan tim dan tujuh negara Asia tersebut.
Melangkah lebih jauh lagi, sebanyak 21 jebolan HSL tergabung dalam 23 punggawa Timnas Putri Indonesia di Kualifikasi AFC U-17 2027.
Baca Juga: Waspadai Persijap, Bali United Incar Pertahankan Tren Positif di Kandang
Program Director HSL, Teddy Tjahjono, mengatakan berlanjutnya kompetisi ini semakin memperkuat komitmen Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam membangun ekosistem pembinaan sepakbola putri yang berkesinambungan.
Dengan adanya pertandingan yang bergulir secara rutin setiap pekan diharapkan dapat menjadi ajang bagi pesepakbola putri mengembangkan kemampuan sekaligus menapaki jenjang karier menuju level profesional.
“Kehadiran HSL melengkapi piramida pembinaan sepakbola putri di Tanah Air yang digagas Djarum Foundation.”
“Di lapisan paling dasar, kami memiliki MilkLife Soccer Challenge untuk U-8, KU-10 dan KU-12, lalu HYDROPLUS Soccer League di kategori usia U-15 dan U-18.”
“Dua kompetisi ini dapat mengantarkan pesepakbola putri menapaki jenjang yang lebih tinggi seperti Indonesia Women's League yang pada akhirnya akan membantu mereka menggapai mimpi menjadi punggawa Timnas Putri Indonesia.”
“Dan di sisi lain, ini akan memperkokoh ekosistem sepakbola putri di Tanah Air,” tutur Teddy.
Guna mewujudkan hal tersebut, HSL di musim ini menambah kota penyelenggaraan yakni Surakarta karena tingginya antusiasme peserta di wilayah Jawa Tengah.
“Sehingga kami membagi Jawa Tengah menjadi dua kota penyelenggaraan, di Kudus dan Surakarta.”
“Hal ini juga bertujuan untuk menjangkau tim-tim yang bermarkas di area selatan Pulau Jawa seperti Yogyakarta,” Teddy menjelaskan.
Selain itu, demi meningkatkan iklim yang lebih kompetitif dan profesional, HSL musim ini juga menerapkan sejumlah regulasi baru.
Diantaranya ialah ikatan kesepakatan antara tim dan orangtua tentang proses rekrutmen pemain dan benefit yang diterima selama membela tim tersebut di HSL.
Selain itu, layaknya liga profesional, kompetisi ini juga menyediakan jendela transfer pemain di awal dan di pertengahan musim.
“Langkah ini kami susun agar jalannya kompetisi semakin profesional dan para pesepakbola putri juga mulai memiliki gambaran tentang bagaimana industri sepakbola yang sebenarnya.”
Baca Juga: Penantian 35 Tahun hingga Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
“Jadi kami berharap, tidak hanya piawai di lapangan hijau, tetapi mereka juga mulai memahami regulasi dan aturan-aturan dalam dunia sepakbola,” tandas Teddy.
Berikut jadwal dan jumlah peserta HSL 2026/2027:
Regional Jakarta (Bergulir mulai 10 Oktober 2026)
U-15: 18 tim
U-18: 10 tim
Regional Bandung (Bergulir mulai 17 Oktober 2026)
U15: 17 tim
U18: 9 tim
Regional Surabaya (Bergulir mulai 18 Oktober 2026)
U15: 13 tim
U18: 6 tim
Regional Kudus (Bergulir mulai 25 Oktober 2026)
U15: 15 tim
U18: 9 tim
Regional Surakarta (Bergulir mulai 25 Oktober 2026)
U15: 13 tim