Beckham Putra Bicara Beratnya Tugas saat Membela Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:15 WIB
Beckham Putra akui membela Timnas Indonesia memiliki tanggung jawab besar. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Beckham Putra akui ada tanggung jawab besar saat membela Timnas Indonesia.
Timnas sempat hampir lolos ke Piala Dunia 2026 dengan melaju sampai putaran keempat.
Setelah Patrick Kluivert mengambil alih tim justru performa tim menjadi kurang maksimal.
Perjuangan ini sempat didokumentasikan lewat film The Longest Wait yang akan dirilis secara umum pada tanggal 28 Oktober.
Skuad Garuda sudah banyak membuat kejutan dan tentu bisa mendapatkan apresiasi positif.
Beckham Putra menjelaskan bahwa bermain di Timnas Indonesia dan klub sangat berbeda.
Mereka harus berusaha memberikan segalanya dan bertarung demi negara.
Semua pemain sadar dengan konsekuensi yang ada termasuk saat mereka dinilai kurang maksimal dan suporter akan menilai.
Tentunya, Skuad Garuda sudah cukup solid meski masih harus menjaga mimpi ke Piala Dunia.
"Ya tentunya ini jadi pembelajaran hidup juga karena ego kita adalah ego masing-masing pasti punya beda-beda," kata Beckham Putra dilansir BolaSport.com dari laman Kompas.com.
Pemain asal Persib Bandung ini melanjutkan, mimpi ke level tertinggi menjadi tugas semua pemain di lapangan.
Dia menilai bahwa masyarakat tentu memiliki harapan besar agar Skuad Garuda terus berprestasi.
Ini yang menjadi motivasi bagi semua pemain yang bermain untuk timnas di setiap laga.
"Tapi dengan kita ada di tim nasional, pastinya itu jadi satu."
"Jadi satu misi juga bahwa masyarakat Indonesia itu adalah tergantung kita," terangnya.
Baca Juga: Bicara Tentang Kesatuan, Shayne Pattynama Ajak Suporter Timnas Indonesia Lakukan Ini
Selain itu, Beckham menilai bahwa suasana tim berpengaruh besar kepada tim.
Mereka harus melepaskan ego dan selalu dituntut bisa menjalankan instruksi dengan baik.
Menurutnya, ini menjadi kekuatan timnas dan mereka harus siap berjuang dalam semua kondisi.
"Karena kita sudah mewakili mereka untuk berjuang di lapangan."
"Tentunya ini jadi pembuktian kita juga jangan sampai ego kita malah jadi merusak suasana tim."
"Kalau kita mau jadi satu, kita satukan ego kita dan realisasikan kita di lapangan," tutupnya.