Bayang-Bayang Tandukan ke Materazzi dalam Duel Prancis Vs Italia, Zidane: Saya Tak Bangga, Itu Bagian dari Perjalanan - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 2 Oktober 2026 | 06:20 WIB
Pelatih Timnas Prancis, Zinedine Zidane, mendapatkan pertanyaan soal laga melawan Timnas Italia yang mengingatkannya pada tandukan ke dada Marco Materazzi. (FRANCK FIFE / AFP)
BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas Prancis, Zinedine Zidane, merespons pertanyaaan terkait momen tandukan ke Marco Materazzi yang fenomenal jelang laga melawan Timnas Italia di UEFA Nations League.
Partai besar pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026-2027 hadir di Stade de France, Sabtu (2/10/2026) pukul 01.45 WIB.
Stadion itu akan menjadi venue bentrokan akbar antara Prancis dan Italia.
Laga tersebut tergolong emosional bagi pelatih Timnas Prancis, Zinezine Zidane.
Mantan kapten Les Bleus itu bakal menghadapi salah satu lawan yang memberinya mimpi buruk 2 dekade silam semasa masih aktif sebagai pemain.
Publik tentu masih ingat dengan kejadian fenomenal tandukan kepala Zidane ke dada mantan bek Timnas Italia, Marco Materazzi, dalam final Piala Dunia 2006.
Pria berkepala plontos tersebut menanduk Materazzi yang dianggap telah melecehkan ibu dan saudara perempuannya.
Wasit final Piala Dunia kala itu, Horacio Elizondo, segera memberikan kartu merah kepada Zidane pada menit ke-110 karena melihat tindakannya sebagai pelanggaran berat.
Padahal Zidane sempat membuat Prancis unggul 1-0 atas Italia di final lewat gol penalti panenka-nya pada menit ke-7.
Gli Azzurri lantas menyamakan skor 1-1 via gol Materazzi pada menit ke-19.
Prancis kala itu harus bermain dengan 10 orang sejak Zinedine Zidane dikeluarkan dan akhirnya kalah via adu penalti atas Italia dengan agregat 4-6.
Kini, Zidane akan kembali berhadapan dengan Timnas Italia, tetapi dari pinggir lapangan bukan sebagai pemain lagi.
Terkait pertandingan terakirnya sebagai pemain melawan Italia di final Piala Dunia 2006, ia angkat bicara.
"Tahun 2006? Gambar-gambar itu selalu mengingatkan saya pada tahun itu, gambar-gambar tersebut ditayangkan di mana-mana sepanjang waktu," ucap Zidane sambil tersenyum seperti dikutip dari Tuttomercatoweb.
"Saya lebih memikirkan kenangan yang positif soal Italia."
"Juventus adalah tempat yang istimewa bagi saya, di sanalah saya menjadi pemain penting," imbuhnya.
Baca Juga: Jago Banget dalam Debut Timnas Prancis, Buah Karya Cesc Fabregas di Como Dipuji Zidane
Lebih lanjut, Zinedine Zidane merespons pertanyaan soal tandukan kepalanya ke Marco Materazzi dengan jawaban bijak.
"Saya tidak bangga atas apa yang telah saya lakukan," ucapnya melanjutkan.
"Itu bagian dari perjalanan karier."
"Kita semua melakukan hal-hal yang tidak luar biasa."
"Yang terpenting adalah apa yang terjadi selanjutnya, apa yang terjadi dengan tim nasional Prancis," pungkasnya.
Zinedine Zidane jelas ingin memberikan hasil maksimal bagi Timnas Prancis sembari melupakan kenangan buruk.
Kali terakhir berhadapan dengan Timnas Italia di UEFA Nations League, Les Bleus mampu meraih kemenangan 3-1 pada November 2024.
Namun, mereka justru kalah dengan skor serupa saat menjadi tuan rumah dalam laga yang dihelat di Parc des Princes pada September 2024.
Bentrokan melawan armada asuhan Roberto Mancini akan menjadi pertemuan ke-42 bagi kedua tim.
Italia masih unggul dengan memetik 20 kemenangan berbanding 13 milik Prancis sejauh ini.