Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Jawa Tengah Lintas Peristiwa Porprov Jateng Spesial

    Atlet Selam Meninggal, KONI Jateng Evaluasi Total Prosedur Keamanan - Kompas

    4 min read

     

    SEMARANG, KOMPAS.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah (Jateng) mengevaluasi pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026 menyusul meninggalnya atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, saat bertanding di Awann Costa, Kota Semarang, Minggu (25/10/2026).

    Ketua KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, menyampaikan bahwa evaluasi menyeluruh akan difokuskan pada aspek keselamatan serta mitigasi risiko bagi para atlet yang berlaga di cabang olahraga (cabor) selam laut.

    "Evaluasi pasti ada. Karena tadi juga ada dua lagi (yang kelelahan). Satu dari Kota Magelang kena ubur-ubur sampai harus dirawat di rumah sakit. Satu lagi Cilacap, fisik kelelahan," kata Sujarwanto di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu malam.

    Baca juga: Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Putri Meninggal Saat Bertanding di Porprov Jateng 2026

    Sujarwanto menerangkan bahwa nomor pertandingan selam laut dengan jarak tempuh panjang menuntut ketahanan fisik ekstra dari para peserta.

    BEGINU : Cerita Membuat Orang Belajar Tanpa Digurui

    Oleh sebab itu, kesiapan sarana penyelamatan dan penanganan medis di lokasi perlombaan harus diperketat.

    Guna mengantisipasi terulangnya insiden serupa, KONI Jateng bakal menambah alokasi tim medis serta fasilitas kapal evakuasi di titik-titik rawan.

    "Jujur berat renang 3 km, maka akan kami tambah tim medis, kapal untuk penyelamatan, kita pastikan safe meski sebenarnya sudah safe," ujar Sujarwanto.

    Perubahan SOP Penyelamatan dan Pemeriksaan Kesehatan

    Selain memperkuat dukungan medis, KONI Jateng juga akan memasukkan prosedur pemeriksaan kesehatan (skrining) fisik secara ketat kepada setiap atlet sebelum mengarungi lintasan tanding.

    Langkah ini diambil guna mengonfirmasi kelayakan kondisi fisik atlet, terutama pada nomor perlombaan yang menguras daya tahan.

    Tak hanya itu, Sujarwanto menginstruksikan perubahan total pada pendekatan tim penyelamat (rescue) di lapangan.

    Baca juga: Detik-Detik Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026

    Jika sebelumnya tim pertolongan sempat ragu bergerak sebelum atlet memberikan sinyal menyerah lantaran khawatir menggagalkan status pertandingan, kini keselamatan jiwa diutamakan tanpa negosiasi.

    "Nanti tambahan prosedur pemeriksaan sebelum bermain untuk pastikan kesehatan fisik. Tim penyelamat (awalnya) tak berani kalau atlet belum menyerah, karena menyangkut nasib tanding mereka, tetapi sekarang kalau ada kejadian begitu tak tunggu menyerah, langsung ambil langkah," tegas Sujarwanto.

    Profil dan Rekam Jejak Prestasi Syabilla

    Sebelumnya, Syabilla dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami insiden tenggelam di tengah jalannya pertandingan selam laut Porprov Jateng 2026. Ia diduga mengalami kelumpuhan fisik akibat kelelahan parah saat memasuki putaran ketiga.

    Syabilla dikenal sebagai sosok atlet berprestasi yang kerap mengharumkan nama Kabupaten Jepara.

    Pada gelaran Porprov Jateng 2026 ini, atlet berusia 22 tahun tersebut sempat menyumbangkan dua medali dari cabang olahraga selam kolam nomor 100 meter dan 200 meter bifins putri.

    Di luar karier olahraganya, Syabilla tercatat sebagai mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2023.

    Ia telah menggeluti olahraga renang sejak menginjak bangku sekolah dasar dan aktif sebagai anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Renang UGM.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Satpam Jatiluhur Tewas Terbogol, Diduga Sempat Tegur Pemuda yang Lakukan Vandalisme

    Komentar
    Additional JS