Asisten Pelatih Bangladesh asal Vietnam Bela Malaysia, Kecam Kemenangan Timnas Indonesia - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 2 Oktober 2026 | 11:25 WIB
Skuad Timnas Bangladesh saat berlaga di FIFA ASEAN CUP 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (25/9/2026). (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)
SUPERBALL.ID - Pelatih asal Vietnam yang jadi asisten pelatih Timnas Bangladesh, Nguyen Hoang Lan, mengaku tidak puas melihat kemenangan Timnas Indonesia.
Timnas Bangladesh harus menerima kekalahan telak dengan skor 2-9 dari Timnas Indonesia di laga pamungkas babak penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Kemenangan itu berdampak besar, tak hanya meloloskan Timnas Indonesia ke final tapi juga memunculkan sejumlah kontroversi yang tak bisa diterima lawan.
Salah satu pihak yang tidak terima dengan kemenangan Indonesia adalah asisten pelatih Timnas Bangladesh asal Vietnam, Nguyen Hoang Lan.
Alasan Hoang Lan tak bisa menerima hasil pertandingan karena perubahan menit tambahan waktu di babak kedua, yang awalnya dua menit menjadi tujuh menit.
Bagi Hoang Lan, kemenangan yang diraih Indonesia tak hanya tidak adil bagi Bangladesh tetapi juga untuk Timnas Malaysia.
Menurut Hoang Lan, usaha keras Malaysia memenangi laga melawan Singapura tidak dapat dirampok dengan kontroversi Indonesia.
"Hasil pertandingan hari ini tidak adil bagi kami, tetapi juga tidak adil bagi Malaysia," kata Nguyen Hoang Lan usai pertandingan.
"Malaysia telah berusaha sangat keras, dan menurut saya, mereka pantas mendapatkan hasil yang lebih baik di turnamen ini."
Baca Juga: Skandal 7 Menit, Federasi Malaysia Murka Tuntut FIFA Selidiki Laga Timnas Indonesia Bangladesh
Sindiran keras pun dilontarkan Hoang Lan untuk Indonesia, wasit akan memberi tambahan waktu baru jika Bangladesh mampu mencetak gol lain.
"Ada kemungkinan jika kita mencetak satu atau dua gol lagi, mereka akan memasang papan waktu tambahan lagi, kita tidak pernah tahu," kata Hoang Lan.
Kontroversi tambahan waktu di laga Indonesia melawan Bangladesh juga dianggap serius oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Melalui unggahan akun Instagram resmi, FAM menuntut keadilan ke FIFA agar menyelidiki laga Timnas Indonesia tersebut.
FAM berdalih tuntutan ini untuk mendapatkan penjelasan resmi secara rinci atas perubahan tambahan waktu, bukan untuk menolak hasil pertandingan.
"Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menganggap serius masalah waktu tambahan selama pertandingan Indonesia dan Bangladesh," bunyi pernyataan FAM.
"Pertandingan tersebut melibatkan periode waktu tambahan selama dua menit, yang kemudian diubah menjadi tujuh menit."
"FAM akan mengajukan permintaan resmi kepada FIFA untuk menjelaskan dasar, prosedur, dan kondisi yang menyebabkan perubahan periode waktu tambahan."
Baca Juga: Pelatih Bangladesh Sebut Wasit Sengaja Bantu Timnas Indonesia Cetak Gol
Malaysia gagal lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalah selisih gol dari Timnas Indonesia, padahal sudah menang besar 6-0 atas Singapura.
Kemenangan besar itu juga menimbulkan pertanyaan besar, Singapura yang tampil solid saat melawan Malaysia dengan mudahnya kebobolan enam gol.
Spekulasi liar soal pengaturan pertandingan memang sudah mencuat sejak beberapa hari sebelum laga terakhir babak penyisihan Grup A digelar.
Menarik dinantikan kejutan apa yang akan muncul seiring kontroversi dan drama yang terjadi dalam pertandingan malam tadi.