Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Featured Juara Medali Emas Sepak bola Sepak bola Asian Games Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Jepang U-23 Timnas Korea Selatan U-23

    Asian Games 2026 - Korea Selatan Quattrick Medali Emas Sepak Bola, Korban Timnas Indonesia Menggila - Semua Halaman - Bolasport

    8 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Internasional
  • Sabtu, 3 Oktober 2026 | 23:49 WIB

    Eom Ji-sung (kiri) mencetak gol penentu kemenangan Timnas Korea Selatan di final sepak bola Asian Games 2026 melawan Jepang, Sabtu (3/10/2026).Eom Ji-sung (kiri) mencetak gol penentu kemenangan Timnas Korea Selatan di final sepak bola Asian Games 2026 melawan Jepang, Sabtu (3/10/2026). (KFA.OR.KR)

    BOLASPORT.COM - Timnas U-23 Korea Selatan berhasil meraih medali emas cabor sepak bola putra Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.

    Kepastian tersebut diperoleh tim beralias Tigers of Asia setelah membungkam tuan rumah, Timnas U-23 Jepang, pada final di Toyota Stadium, Sabtu (3/10/2026).

    Korea Selatan menyegel kemenangan 1-0 melalui gol tunggal Eom Ji-sung pada menit ke-61.

    Winger sekaligus kapten Korsel U-23 itu memanfaatkan bola muntah hasil upaya keras Yang Min-hyeok setelah bermanuver dari sisi kanan.

    Yang melepaskan crossing sebelum bola keluar garis untuk ditepis kiper lawan, Rui Araki.

    Tepisan Araki malah jatuh di kaki Eom. Ia mengontrolnya di dalam kotak penalti, mengecoh satu pemain, lalu melepaskan tembakan jitu dengan kaki kiri.

    Torehan tunggal pemain Swansea City itu cukup menghadirkan rekor bersejarah bagi Negeri Ginseng.

    Secara perkasa, Korea Selatan melanjutkan dominasi dengan memenangi medali emas empat kali secara beruntun alias quattrick di cabor sepak bola putra Asian Games!

    Sebelum berjaya di Aichi-Nagoya 2026, Korsel U-23 menjuarai edisi Incheon 2014, Jakarta-Palembang 2018 dan Hangzhou 2022.

    Hal menarik, Timnas U-23 Jepang selalu menjadi lawan mereka dan keok di tiga pertandingan final terakhir.

    Secara beruntun, Korsel mengalahkan tetangganya itu selalu dengan skor ketat pula, yaitu 2-1 (2018), 2-1 (2022) dan kini 1-0 (2026).

    Baca Juga: Hasil Uji Coba - Eks Bomber Flop Liverpool Bikin 2 Gol, Korea Selatan Dibantai Korban Jepang

    Dengan kemenangan ini, Timnas Korea Selatan semakin menancapkan dominasi mereka di jagat sepak bola putra Asian Games.

    Negeri Ginseng menambah koleksi medali emas menjadi 7 buah yang merupakan rekor terbanyak sepanjang sejarah kejuaraan.

    Raihan 7 emas tersebut semakin jauh melampaui pesaing-pesaing mereka, yakni Iran (4 kali), India (2), Myanmar (2) dan Taiwan (2).

    Di lain pihak, Jepang sebagai salah satu kekuatan sepak bola terbesar di Asia baru merasakan sekali juara pada 2010.

    Keberhasilan Timnas U-23 Korea Selatan merajai turnamen kali ini erat dengan kontribusi sang kapten, Eom Ji-sung.

    Sebagai salah satu dari tiga personel overage atau di atas batas usia yang diperbolehkan, Eom menjadi nyawa permainan tim.

    The man of the hour. Eom Ji-sung. ????

    Scored Korea's first goal. Scored Korea's last goal. ????

    Put this team on his back and won military exemption. Making club and country proud as hell.

    Take it all in EOM!!! You deserve every drop of success and glory. ????????????????#SCFC pic.twitter.com/KyNoX8IMAO

    — Joel Kim (@KNTFootball) October 3, 2026

    Korban Garuda Muda

    Selain mempersembahkan emas, pemain 26 tahun asal Gimje ini menyudahi turnamen sebagai top scorer.

    Eom mencetak 4 gol di Aichi-Nagoya 2026 untuk berbagi tempat dengan pemain Uzbekistan, Sardorbek Bakhromov.

    Emas tahun ini bak membayar kegagalan lama Eom bersama tim nasional kategori usia muda ketika berkiprah di Piala Asia U-23 2024.

    Saat itu Eom bersama Korea Selatan menjadi korban kekalahan dari Timnas Indonesia.

    Pada babak perempat final turnamen di Qatar, skuad Garuda Muda secara perkasa menyingkirkan Korsel melalui adu penalti super-dramatis.

    Baca Juga: Wakil Asia di Piala Dunia - Indonesia Paling Awal, Korea Selatan Paling Hebat

    Disebut begitu karena kedua tim harus melakukan 21 kali eksekusi sampai ditemukan pemenang.

    Babak tos-tosan ditempuh setelah mereka bermain sama kuat 2-2, di mana dua gol Indonesia diborong Rafael Struick.

    Saat adu penalti, eksekusi Pratama Arhan sebagai penendang terakhir Indonesia menjadi kunci, sedangkan algojo penutup Korsel, Lee Kang-hee, gagal menjalankan tugas.

    Pasukan Garuda Muda asuhan Shin Tae-yong maju ke semifinal, tetapi harus puas finis di peringkat keempat setelah dikalahkan Uzbekistan dan Irak.

    Medali Emas Sepak Bola Putra Asian Games

    • Korea Selatan: 7 kali (1970, 1978, 1986, 2014, 2018, 2022, 2026)
    • Iran: 4 (1974, 1990, 1998, 2002)
    • India: 2 (1951, 1962)
    • Myanmar: 2 (1966, 1970)
    • Taiwan: 2 (1954, 1958)
    • Jepang: 1 (2010)
    • Korea Utara: 1 (1978)
    • Irak: 1 (1982)
    • Uzbekistan: 1 (1994)
    • Qatar: 1 (2006)

     

    Komentar
    Additional JS