Arema FC dan PSIM Pecat Pelatih Karena Kalah dari Persija, Shin Tae-yong Sedih dan Prihatin - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:15 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Persija Training Ground, Sawangan, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengaku prihatin usai mendengar PSIM Yogyakarta dan Arema FC pecat juru taktik mereka usai kalah dari Macan Kemayoran.
Seharusnya, setiap tim tidak boleh langsung memecat pelatih meskipun klub tersebut kalah.
PSIM menjadi contoh pertama yang memecat Jean-Paul van Gastel usai kalah 0-4 dari Persija pada pekan keempat Super League 2026/2027, 10 Oktober 2026.
Juru taktik asal Belanda itu dipecat pada 17 Oktober 2026, satu pekan usai kalah dari Persija.
Terbaru ada Arema FC yang memecat Marcos Santos usai Singo Edan kalah 1-5 dari Persija pada pekan keenam Super League 2026/2027, 21 Oktober 2026.
Juru taktik asal Brasil itu didepak Arema FC pada 23 Oktober 2026, atau dua hari usai kalah dari Persija.
Baca Juga: Kata Shin Tae-yong dan Denis Kolinger Jelang Laga Persija Vs Persik
Shin Tae-yong tidak pernah berpikir terlalu jauh nasib dari pelatih-pelatih lain usai dipecat karena kalah oleh Persija.
Ia selalu menganggap pelatih tersebut merupakan rekan kerjanya.
"Sebagai sesama pelatih dan insan sepak bola, saya menganggap mereka sebagai rekan kerja sekaligus keluarga karena kami berada di bidang yang sama," kata Shin Tae-yong kepada awak media termasuk BolaSport.com.
Juru taktik asal Korea Selatan itu mengaku sedih dan prihatin mengetahui nasib Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos.
Ia merasa tidak nyaman dengan situasi tersebut.
Shin Tae-yong mempunyai perasaan yang sama sesama pelatih.
Ia pun pernah juga merasakan dipecat oleh klub ketika dinilai gagal.
"Karena itu, setiap kali mendengar kabar seperti ini, saya merasa sedih."
"Saya juga merasa tidak nyaman dengan situasi tersebut."
"Saya selalu merasa prihatin setiap kali mendengar kabar seperti itu," tutup Shin Tae-yong.