Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup John Herdman Juara Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia Timnas Thailand

    Alasan John Herdman Andalkan Bek di Adu Penalti Indonesia Vs Thailand - Kompas

    5 min read

     


    KOMPAS.com - Timnas Indonesia menang adu penalti atas Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengandalkan algojo yang semuanya pemain bertahan.

    Duel final FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026) tuntas 2-2 setelah kedua tim bertanding selama 120 menit.

    Alhasil, pemenang pun mesti ditentukan melalui adu penalti.

    Timnas Indonesia unggul lebih dulu setelah tembakan bebas Dean James masuk gawang Thailand lantaran mengenai badan Iklas Sanron pada menit ke-84.

    Hasil Timnas Indonesia Vs Thailand Babak 1 Final ASEAN Cup, Garuda Buntu, Skor Imbang

    Thailand merespons cepat dan mampu membalas berkat gol Iklas Sanron (87'). Skor 1-1 pun bertahan sampai 90 menit tuntas, sehingga babak tambahan waktu mesti dilangsungkan.

    Baca juga: Perjalanan Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Lalui Drama 9-2 dan Libas Thailand di Final

    Siapa sangka, Thailand yang sejak menit ke-81 mentas dengan 10 orang karena Nicholas Mickelson diganjar kartu merah, malah berbalik unggul pada menit ke-111 via sepakan Peeradol Chamratsamee.

    Duel memanjang ke adu penalti begitu Elkan Baggott mencetak gol dan menjadikan kedudukan 2-2 pada menit ke-116.

    Empat Eksekutor Pemain Belakang

    Dalam babak tos-tosan, Timnas Indonesia mendapati empat penendang mereka yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama menjalankan eksekusi dengan sempurna.

    Baca juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

    Hal yang menarik, empat eksekutor pertama Timnas Indonesia merupakan pemain bertahan.

    "Kemudian ada adu penalti. Kami berlatih penalti kemarin. Kami menghabiskan banyak waktu bersama para pemain untuk mempersiapkan aspek mental mereka," kata John Herdman menjelaskan komposisi penendang Indonesia di adu penalti.

    "Setiap pemain diberi kesempatan. Kami menganalisis para pemain yang mengambil penalti dan mereka yang akhirnya ditunjuk adalah pemain yang paling klinis dalam latihan kemarin."

    "Elkan Baggott adalah salah satunya. Saya bahkan mengatakan kepadanya untuk mencetak gol dengan kepalanya, tetapi dia tampil luar biasa."

    Baca juga: Timnas Indonesia Juara, Gebah Hantu Adu Penalti Lawan Thailand

    "Dean James, Shayne Pattynama, dan pemain-pemain lainnya juga sangat klinis dalam penyelesaian akhir pada latihan kemarin," tutur Herdman menjelaskan dalam konferensi pers usai final FIFA ASEAN Cup 2026 yang turut dihadiri oleh KOMPAS.com.

    Sejatinya, ketika adu penalti berlangsung Timnas Indonesia masih menyisakan sejumlah pemain depan semodel Mitchell Baker, Egy Maulana Vikri, dan Rayhan Hannan.

    "Beberapa pemain depan justru tidak terlalu baik dalam latihan dan tidak terlalu percaya diri," ucap Herdman.

    Baca juga: Usai Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Lalu Lintas Sekitar GBK Macet Parah hingga Dini Hari

    "Sering kali, ketika seorang pemain belum mampu melakukannya dalam latihan, Anda memberikan kesempatan kepada pemain yang terlihat sedang berada dalam kondisi terbaik."

    "Kami selalu berlatih situasi seperti ini dan latihan akhirnya membuahkan hasil," tutur pelatih kelahiran Consett, Inggris, itu.

    Pilihan Herdman terbukti berbuah manis. Sementara, ada dua Thailand yang mengalami kegagalan. 

    Baca juga: Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Warga Jakut: Mau Teriak, Mau Nangis Juga

    Momen-momen Kecil yang Menentukan

    Tembakan Sarach Yooyen kena tiang dan eksekusi Nattapong Sayriya bisa diamankan oleh Emil Audero.

    Indonesia pun menang 4-2 dalam adu penalti dan memastikan diri jadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

    "Ya, pertama-tama, final adalah final. Pertandingan seperti ini akan ditentukan oleh momen-momen kecil. Akan ditentukan oleh mentalitas, semangat, dan keinginan untuk menang," kata John Herdman.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Link Streaming Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kickoff 20.00 WIB

    Komentar
    Additional JS