70.098 Penonton Padati SUGBK, Final Indonesia Vs Thailand Jadi Lautan Merah - Viva

Jakarta, VIVA – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, benar-benar berubah menjadi lautan merah saat Timnas Indonesia menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin, 5 Oktober 2026.
Baca Juga
Besarnya antusiasme suporter terlihat dari jumlah penonton yang memadati stadion. Layar elektronik di dalam SUGBK mencatat 70.098 penonton hadir untuk menyaksikan langsung perjuangan skuad Garuda dalam perebutan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Angka tersebut membuat atmosfer final terasa berbeda dibanding pertandingan biasa. Hampir seluruh tribun SUGBK dipenuhi suporter yang mengenakan atribut merah-putih, membawa bendera Indonesia, hingga terus menyanyikan dukungan untuk Kevin Diks dan kawan-kawan.
Baca Juga
Sebelumnya, panitia penyelenggara memang telah mengonfirmasi bahwa 67.000 tiket final Indonesia vs Thailand sudah terjual habis.
PSSI menyebut tingginya penjualan tiket menjadi gambaran besarnya antusiasme masyarakat untuk memberikan dukungan langsung kepada Timnas Indonesia.
Baca Juga
"Antusiasme suporter Indonesia untuk menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 membludak. Panitia penyelenggara mengonfirmasi sebanyak 67 ribu tiket pertandingan final Indonesia melawan Thailand telah terjual habis atau sold out," demikian keterangan resmi PSSI.
Namun, jumlah penonton yang tercatat di stadion pada malam final bahkan mencapai 70.098 orang. SUGBK pun penuh sesak oleh suporter yang datang dengan satu harapan: melihat Indonesia mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup edisi perdana.
Thom Haye Jadi Salah Satu Pemain yang Dinanti Suporter
Besarnya dukungan dari tribun juga tidak terlepas dari komposisi pemain yang dipilih John Herdman untuk menghadapi Thailand.
Pelatih asal Inggris tersebut melakukan sejumlah perubahan dibandingkan pertandingan terakhir melawan Bangladesh.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kembalinya Thom Haye ke starting XI.
Gelandang senior tersebut sebelumnya harus absen setelah menerima kartu merah. Pada laga final, Herdman kembali mempercayakan posisi di lini tengah kepadanya untuk berduet dengan Joey Pelupessy.
Indonesia turun menggunakan formasi 3-4-3. Emil Audero kembali dipercaya mengawal gawang, sementara Kevin Diks, Elkan Baggott, dan Justin Hubner menjadi tiga bek tengah.
Di sisi sayap terdapat Calvin Verdonk dan Luke Vickery. Sementara itu, Thom Haye dan Joey Pelupessy mengisi lini tengah.
Untuk lini depan, Herdman memasang Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny di kedua sisi untuk mendukung Mitchell Baker yang menjadi ujung tombak.
Komposisi tersebut membuat kembalinya Thom Haye menjadi salah satu perhatian tersendiri bagi suporter Indonesia di SUGBK.
Salah satu suporter Garuda, Rizal, mengaku menjagokan Thom Haye.
"Saya paling menjagokan Thom Haye malam ini. Dia sempat absen karena kartu merah, jadi saya penasaran bagaimana pengaruhnya setelah kembali. Kalau Thom bisa mengontrol lini tengah dan memberikan umpan-umpan ke depan, saya yakin permainan Indonesia bisa lebih hidup," kata Rizal di SUGBK.
Pilihan terhadap Haye cukup masuk akal mengingat perannya sebagai salah satu pemain yang diharapkan mampu menjaga keseimbangan permainan Indonesia.
Apalagi Thailand memiliki sejumlah pemain berbahaya di lini tengah dan depan, termasuk Chanathip Songkrasin serta Supachai Chaided.
Final Indonesia vs Thailand bukan sekadar pertandingan untuk menentukan juara. Pertandingan ini juga menjadi panggung bagi puluhan ribu suporter Indonesia untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangan mereka.
Dengan 70.098 penonton tercatat hadir, SUGBK menjadi salah satu pusat perhatian pada malam final FIFA ASEAN Cup 2026.
![]()
Panas di Luar Lapangan, Suporter Thailand Sindir Skuad Garuda Sebagai 'Tim Cadangan Belanda'
Kolom komentar akun Changsuek diserbu warganet suporter Timnas Thailand dengan nada sindiran sebut Timnas Indonesia 'Tim Eropa' saat final FIFA ASEAN Cup 2026.

VIVA.co.id
5 Oktober 2026